Pelajaran 41-3

 PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


 Bagian
 1   2   3   4   5   6   7 

Pelajaran 41 – الدَّرْس الحادي والأرْبَعُونَ

Kata Tanya (1 dari 3) – أدَوَات الاسْتِفْهام (١ من ٣)

Kata Tanya ما /mā/

Mari kita lanjutkan mempelajari bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini berisi tata bahasa Arab, sintaksis bahasa Arab, morfologi bahasa Arab, dan banyak lagi.

Mā (مَا) adalah kata tanya Arab dengan akhiran sukūn.

Penggunaan /mā/ (مَا) mirip dengan /man/ مَنْ, tetapi perbedaannya hanya digunakan untuk menanyakan benda mati dan hewan yang tunggal, ganda atau jamak (maskulin dan feminim). Pelajari contoh-contoh berikut:

Terjemahan
Jawaban
Terjemahan
Pertanyaan
Jumlah/gender
This is an elephant
Ini adalah seekor gajah
هَذا فِيلٌ

/Hādhā fīlun/
What is this?

Apa ini?

مَا هَذا؟

/Mā hādhā?/
Tunggal maskulin

Its price is one thousand dollars.

Harganya seribu dolar
ثَمَنُهَا أَلْفُ دُولارٍ²

/thamanuhā alf-u dulārin/

What is the price of the car?

Berapa harga mobil itu?
مَا ثَمَنُ السَّيَّارَة؟¹

/Mā thaman-u as-sayyāra-ti?/

This is a plane

Ini adalah sebuah pesawat

هَذِهِ طَائِرَة


/Hādhihī ŧā’iratun/

is this?

Apa ini?

مَا هَذِهِ؟


/Mā hādhihī?/

Tunggal, feminim

These are the two science books.

Ini adalah dua buku sains
هَذانِ كِتابا العُلُومِ³

/hādhān-i kitābān-i al-ulūm-i/

What are these two books?

Apa dua buku ini?

مَا هَذان الكِتابانِ؟


/Mā hādhān-i al-kitābān-i?/

Ganda, maskulin 

These are the two Kuwaiti planes

Ini adalah dua pesawat Kuwait
هَاتَانِ طَائِرَتا الكُوَيْتِ

/hātān-i ŧâ’iratā al-kuwayt-i./

What are these two planes?

Apa dua pesawat ini?

مَا هَاتَانِ الطَّائِرَتانِ؟

/Mā hātāni aŧ-ŧâ’iratān-i?/
Dualis, feminim

These are the doors of my new flat

Ini adalah pintu apartemen baru saya
هَذَهِ أَبْوَابُ شَقَّتِي الجَدِيدَة

/hādhihi abwābu shaqqati-ya al-ĵadīda./

What are these doors?

Pintu apa ini?
ما هٰذِهِ الأبْوابُ؟

/Mā hādhihi al-abwāb-u?/

Jamak, maskulin

These are the drawing tools

Ini adalah peralatan menggambar

هَذِهِ أَدوَات الرَّسْمِ


/hādhihi adawātu ar-rasm-i/

What are these thing?

Benda apa ini?
مَا هَذِهِ الأشْيَاءُ؟⁶

/Mā hādhihi al-ashyā-‘u?/
Jamak, feminim

Pada contoh terakhir, kita menggunakan kata tunjuk hādhihi sebelum kata benda  jamak benda mati karena setiap kata benda mati bentuk jamak diperlakukan seperti bentuk tunggal feminim, seperti pada contoh berikut:⁸

Terjemahan
Transliterasi
Contoh
 These are pens
Ini adalah pena-pena
Hādhihi aqlām-un
هَذِهِ أَقْلامٌ
These are doors
Ini adalah pintu-pintu
Hādhihi abwāb-un
هَذِهِ أَبْوَابٌ
These are watches
Ini adalah arloji-arloji
Hādhihi sāξāt-un
هَذِهِ سَاعَاتٌ

Catatan:
  1. ثَمَنُ السَّيَّارَة /thaman-u as-sayyāra-ti/ (harga mobil) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (lihat pelajaran 5-2).


  2. BILANGAN 1 dan 2 memiliki aturan klausa kata sifat (lihat pelajaran 9 dan pelajaran 19-2)


    Bilangan 1 (ْmaskulin (مُذَكَّر) 

    كِتَابٌ وَاحِدٌ /kitābun wāḥidun/ (nominatif) كِتَابًا وَاحِدًا /kitāban wāḥidan/ (akusatif)

    كِتَابٍ وَاحِدٍ /kitābin wāḥidin/ (genitif) 


    Bilangan 1 (feminim (مُؤَنَّثُ) 

    حَدِيقَةٌ وَاحِدَةٌ /hadīqatun wāḥidatun/


    Bilangan 2

    كِتَابَانِ اثْنَانِ /kitābāni iṯnāni/ (nominatif)

    كِتَابَيْنِ اِثْنَيْنِ /kitābayni iṯnayni/ (akusatif dan genitif) 

     

    BILANGAN 3-10 (perubahan kasus hanya mempengaruhi vokal akhir pada bilangan yaitu dammah, fathah dan kasrah (lihat pelajaran 19-4)


    ثَلاثَةُ كُتُبٍ /ṯalāṯatu kutubin/ (bendanya ْmaskulin (مُذَكَّر)

    ثَلاثُ حَدِيقَةٍ /ṯalāṯu ḥadīqatin/ (bendanya feminim (مُؤَنَّثُ) 


    زَارَتْ خَالِدَةُ ثَمَانِيَةَ بِلاَدٍ (nominatif)

    فَتَحَ نَاصِرٌ أَرْبَعَةَ أَبْوَابٍ (akusatif)

    مَعَ سِتَّةِ مُدَرِّسِينَ (genitif)


    Aturannya:

    Kata benda (الْمَعْدُود) dan bilangan (الْعَدَد) gendernya berlawanan (lihat juga pelajaran 20)

    Kata bendanya (الْمَعْدُود) jamak dengan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau majrūr. 


    BILANGAN 11 dan 12 ((pelajaran 26-2)


    Bilangan 11 (perubahan gender hanya menambahkan huruf Alif maksurah pada kata أحدَ dan vokal awal berubah dari a menjadi i. Tidak ada perubahan pada kasus manapun)


    أحدَ عَشَرَ أُسْتَاذًا (gender ْmaskulin (مُذَكَّر) untuk semua kasus)

    إِحْدَى عَشْرَةَ أُسْتاذةً (gender feminim (مُؤَنَّثُ) untuk semua kasus)


    Bilangan 12 (Pada perubahan gender hanya menambahkan huruf ta setelah huruf nun pada kata اِثْنَا dan perubahan kasus terjadi perubahan huruf Alif menjadi huruf ya)  


    اِثْنَا عَشَرَ (gender ْmaskulin (مُذَكَّر) kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع). Contoh: اثْنَا عَشَرَ مُهَنْدِسًا

    اِثْنَيْ عَشَرَ (gender maskulin (مُذَكَّر) kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) dan kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب). Contoh: اِثْنَي عَشَر مُهَنْدِسًا


    اِثْنَتَا عَشْرَةَ‎‎ (gender feminim (مُؤَنَّثُ) kasus kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع). Contoh: اثْنَتا عَشْرَةَ مُهَنْدِسَةًً

    اِثْنَتَيْ عَشْرَةَ (gender feminim (مُؤَنَّثُ) kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر). Contoh: اثْنَتَيْ عَشْرَةَ مُهَنْدِسَةً


    BILANGAN 13-19 (sebagai contoh bilangan 13. Perhatikan gender bilangan satuan dan gender kata benda yang berlawanan. Tidak ada perubahan pada kasus manapun (pelajaran 26-4))


    ثَلاثَ عَشْرَةَ مُدَرِّسَة

    ثلاثةَ عَشَرَ طالِبًا


    BILANGAN PULUHAN (contoh bilangan 30 dan 50)


    ثَلَاثُونَ /ṯalāṯūna/ (nominatif)

    ثَلَاثِينَ /ṯalāṯīna/ (akusatif dan genitif)


    Bilangan gabungan puluhan (terjadi perubahan harakat bilangan satuan pada perubahan kasus. Yang kedua adanya perbedaan gender bilangan satuan dan kata benda kecuali untuk satuan 1 dan 2 (pelajaran 26-7))


    Bilangan puluhan dengan satuan 1

    وَاحِدٌ وَعِشرون أستاذًا (nominatif, maskulin) 

    إحْدَى وَعِشْرونَ أستاذةً (nominatif, feminim) 


    Bilangan puluhan dengan satuan 2

    اِثْنانِ وعِشرونَ جِلْبابًا (nominatif) 

    في اثْنَتَينِ وَعِشرين وَرَقَةً (genitif)


    Bilangan puluhan dengan satuan 3-9

    قَرَأْتُ خَمْسَةً وَعِشْرين كِتابًا (akusatif)

    بِخَمْسَةٍ وَخَمسِينَ جُنَيْهًا (genitif)


    BILANGAN RATUSAN (harakat akhir bilangan ratusan berubah sesuai kasus dan kata benda dalam bentuk tunggal dengan harakat kasrah) (pelajaran 26-10).


    مئةُ رَجُلٍ

    رَأَيْتُ مئَةَ رَجُلٍ

    مع مئةِ رَجُلٍ


    Perhatikan harakat pada huruf berwarna merah (kata benda setelah bilangan dalam bentuk tunggal kasus genitif (حَالَةُ الْجَر)


    ثَلَاثُمِئَةِ رَجُلٍ

    أَكْثَرَ من ثَمَانِمِئةِ عَامٍ

    قَرَأْتُ أَرْبَعَمِئَةِ بَيْتٍ 


    BILANGAN RIBUAN (memiliki aturan yang sama dengan bilangan ratusan) (pelajaran 26-10).


    أَلْفُ رَجُلٍ

    رَأَيْتُ أَلْفَ رَجُلٍ

    مع أَلْفِ رَجُلٍ

    ثَلاثَةُ آلافِ رَجُلٍ


    قَرَأْتُ ثَلاثَةَ آلافِ 

    مِنْ ثَلاثَةِ آلافِ جُنَيْهٍ


  3. كِتابا العُلُومِ /kitābā al-ʿulūmi/ (dua buku sains) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (pelajaran 5-2)

    كِتابا /kitābā/ (dua buku) merupakan bentuk mudhof dari كِتَابَانِ /kitābāni/ yang bentuk tunggalnya adalah كِتَابٌ /kitābun/ (sebuah buku). Pada saat berfungsi sebagai mudhof, maka huruf nun dihilangkan, (silakan pelajari pelajaran 18 untuk memahami kata benda dan kata ganti dualis/ganda).

    عُلُومٌ /ʿulūmun/ (ilmu alam) adalah bentuk jamak dari عِلْمٌ /ʿilmun/.


  4. طَائِرَتا الكُوَيْتِ /ŧâ’iratā al-kuwayt-i/ (dua pesawat Kuwait) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (pelajaran 5-2).

    طَائِرَتا /ŧâ’iratā/ (dua pesawat) merupakan bentuk mudhof dari طَائِرَتَانِ /ṭāʾiratāni/ yang bentuk tunggalnya adalah طَائِرَةٌ /ṭāʾiratun/ (sebuah pesawat). Terlihat adanya penghilangan huruf nun saat kata benda dualis ini berfungsi sebagai mudhof.


  5. أَبْوَابٌ /ʾabwābun/ (pintu-pintu) adalah bentuk jamak dari بَابٌ /bābun/. بَابٌ /bābun/ (pintu) merupakan kata benda irasional (غَيْرُ عَاقِل). Kata tunjuk (إِسْمُ الْإِشَارة) yang digunakan untuk kata benda jamak irasional (غَيْرُ عَاقِل) adalah kata tunjuk (إِسْمُ الْإِشَارة) feminim (مُؤَنَّثُ) dalam bentuk tunggal (مُفْرَد), yaitu هٰذِهِ /hāḏiḥi/ (ini) dan تلك /tilka/ (itu). Begitupun kata ganti orang (إِسْمُ الضَّمِيْر) dan kata sifat yang digunakan selalu dalam bentuk tunggal (مُفْرَد) feminim (مُؤَنَّثُ). Kata ganti tersebut adalah هِيَ /hiya/ (dia (feminim (مُؤَنَّثُ)) dan kata sifat feminim (مُؤَنَّثُ) tunggal (مُفْرَد) misalnya جَدِيدَةٌ /jadīdatun/ (baru). Itulah sebabnya bentuk frasanya هٰذِهِ الأبْوابُ bukan هَؤُلاءِ الأبْوابُ, (pelajaran 17-2).

    أَبْوَابُ شَقَّتِي (pintu-pintu apartemen saya) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة) dimana kata أَبْوَابُ (pintu-pintu) sebagai yang dimiliki (مُضَاف) dan شَقَّتِي (apartemen saya) sebagai pemilik (مُضَافٌ إِلَيْه) (lihat pelajaran 5-2). Kata شَقَّتِي (apartemen saya) juga termasuk ungkapan kepemilikan (إضَافَة). Kata شَقَّتِ (apartemen) berfungsi sebagai yang dimiliki (مُضَاف) dan ي (punya saya) sebagai pemilik (مُضَافٌ إِلَيْه) (lihat pelajaran 15-6).

    شَقَّتِي الجَدِيدَة (apartemen saya yang baru) merupakan klausa kata sifat (الْمُرَكَّبُ الْوَصْفِيُّ) (pelajaran 9) dimana salah satu aturannya adalah kata benda yang disifati (dalam hal ini شَقَّتِي) dan kata sifatnya (dalam hal ini الجَدِيدَة) harus sama-sama terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة). Kata شَقَّتِي adalah terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة) walau tidak diawali oleh artikel Al (الْ) karena kata ini sudah diketahui apartemen yang mana yaitu apartemen saya. Kata benda terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة) juga ditandai harakat tunggal pada akhir katanya 


  6. أَشْيَاءُ /ʾašyāʾu/ (hal: benda) adalah bentuk jamak dari شَيْءٌ /šayʾun/. Kasusnya sama dengan kata benda pada catatan no 5. Kata tunjuk (إِسْمُ الْإِشَارة) yang digunakan kata benda irasional (غَيْرُ عَاقِل) bentuk jamak ini adalah kata tunjuk untuk kata benda tunggal feminim (مُؤَنَّثُ) yang dalam hal ini yaitu هَذِهِ /hāḏihi/ (ini (feminim (مُؤَنَّثُ), tunggal (مُفْرَد)).

     

  7. أَدَوَاتٌ /ʾadawātun/ (alat-alat) merupakan bentuk jamak dari أَدَاةٌ /ʾadātun/. Gender dari kata ini adalah feminim (مُؤَنَّثُ) yang ditandai oleh huruf ta marbuthah (ة) di akhir kata benda tunggalnya.


    أَدوَات الرَّسْمِ (peralatan menggambar) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (pelajaran 5-2).


  8. Seperti catatan sebelumnya.


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Twitter dan di Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2