Pelajaran 19-2

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Bagian
 1   2   3   4   5   6   7 

Pelajaran 19 – الدَّرْسُ التَّاسِعَ عَشَرَ

Frasa bilangan (dengan satu dan dua) - الْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ (مَعَ وَاحِدٍ وَاثْنَيْنِ)

Mari kita lanjutkan mempelajari Bahasa Arab melalui kursus Bahasa Arab gratis kita. Kursus Bahasa Arab ini membahas tata Bahasa Arab, sintaksis Bahasa Arab, Morfologi Bahasa Arab dan sebagainya.

Pada bagian ini kita akan mempelajari penggunaan dua bilangan pertama dalam Bahasa Arab, Insya Allah.

Dalam bahasa Arab frasa yang terdiri dari bilangan dan kata benda yang mengikuti bilangan itu disebut Frasa Bilangan yaitu الْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ.

Bilangan tersebut disebut /ξadad/ yaitu., الْعَدَد dan kata benda yang menerangkan bilangan itu disebut /Maξdūd/ الْمَعْدُود yaitu kata benda yang dihitung oleh bilangan.

Frasa bilangan untuk bilangan "satu" dan bilangan "dua" diperlakukan sebagai Frasa Kata Sifat. Kita telah mempelajari aturan untuk Frasa Kata Sifat pada (Pelajaran 9 bagian 2).

Kata benda untuk bilangan "satu" dan bilangan "dua" selalu mengawali bilangan tersebut yaitu kata benda tersebut berada sebelum bilangan, dan bilangan yang mengikuti  kata benda tersebut diperlakukan sebagai kata sifat dari kata benda ini, yakni bilangan akan memiliki kasus yang sama dengan kata benda dan memiliki gender yang sama.

Mari kita ambil beberapa contoh:

Satu buku diterjemahkan menjadi كِتَابٌ وَاحِدٌ.

Dua kursi diterjemahkan menjadi كُرْسِيَّانِ اثْنَانِ.

Dalam bahasa Arab bilangan (satu dan dua) yakni وَاحِدٌ - اثْنَان biasanya dihilangkan dan bentuk tunggal dan bentuk dualis dianggap cukup untuk menyatakan arti dari (satu dan dua), yaitu untuk.menyebutkan satu gelas, cukup mengatakan كَأْسٌ, dan untuk menyebutkan dua gelas cukup mengatakan كَأْسَانِ. Akan tetapi kata-kata وَاحِدٌ - اِثْنَان digunakan untuk penekanan.

Mari kita ambil beberapa contoh untuk memahami aturan ini:

Gambar
Terjemahan
Arab
One pen is on my desk
Satu pena ada di atas meja saya
عَلَى مَكْتَبِي قَلَمٌ وَاحِدٌ
I saw one soldier
Saya melihat satu tentara
رَأَيْتُ جُنْدِيًّا وَاحِدًا
Ali sat on one chair
Ali duduk di atas sebuah kursi
جَلَسَ عَلِيٌّ عَلَى كُرْسِيٍّ وَاحِدٍ
These are two brothers
Ini adalah dua saudara laki-laki
هَذَانِ أَخَوَانِ اثْنَانِ
I visited two friends
Saya mengunjungi dua teman
زُرْتُ صَدِيْقَيْنِ اثْنَيْنِ
You stood on two desks
Kamu duduk di atas dua meja
وَقَفْتَ عَلَى مَكْتَبَيْنِ اثْنَيْنِ

Kesimpulan:
  1. Kata benda untuk bilangan "satu" dan bilangan "dua" selalu mengawali bilangan tersebut yaitu kata benda tersebut berada sebelum bilangan


  2. Bilangan yang mengikuti  kata benda tersebut diperlakukan sebagai kata sifat dari kata benda ini, yakni bilangan akan memiliki kasus yang sama dengan kata benda dan memiliki gender yang sama
Harap diperhatikan bahwa bentuk dualis أَخٌ adalah أَخَوَانِ dan bukan أَخَانِ


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2