Pelajaran 26-4
Bilangan dari 13 hingga 19 - الأَعْدَادُ مِنْ ثَلاثَةَ عَشَرَ إلَى تِسْعَةَ عَشَرَ
Mari kita lanjutkan untuk mempelajari Bahasa Arab melalui kursus gratis Bahasa Arab kita. Kursus Bahasa Arab ini mencakup tata bahasa Arab, sintaksis Bahasa Arab, morfologi dan sebagainya.
Pada bagian ini kita akan mempelajari bilangan Arab dari 13 hingga 19. Bilangan Arab ini memiliki aturan yang sama, karena itu kita akan mempelajarinya di satu bagian Insya Allah.
Bilangan gabungan dari 13 hingga 19 – misal (ثَلاثَةَ عَشَرَ) "thalathata ξashara" (tiga belas) - terdiri dari dua bagian. Gender setiap bagian tergantung pada gender kata benda yang dirujuk. Bagian pertama selalu berlawanan dengan gender kata benda tersebut, dan bagian kedua memiliki gender yang sama dengan kata benda yang mengikuti bilangan.
Bagian pertama bisa feminim (ثلاثة) "thalathata" (tiga) atau bisa maskulin (ثلاث) "thalatha". Bagian kedua juga bisa feminim (عَشْرَةَ) "ξashrata" (sepuluh) atau bisa maskulin (عَشَرَ) "ξashara" (sepuluh). Seperti di atas, aturan yang kita terapkan disini berhubungan dengan kata benda (yang berada setelah bilangan). Ini beberapa contoh :
|
Transliterasi
|
Terjemahan
|
Arab
|
|
|
|
There are thirteen students in the class
|
في الفَصْلِ ثلاثةَ عَشَرَ طالِبًا |
|
|
ћađarat thalathu ξashrata mudarrisatan
|
Thirteen lady teachers attended
|
حَضَرَتْ ثَلاثَ عَشْرَةَ مُدَرِّسَة |
|
|
Dhabaћtu sittata ξashara diikan
|
I slaughtered sixteen roosters
|
ذَبَحْتُ سِتَّةَ عَشَرَ دِيكًا |
|
|
Hādha al-waladu ξumruhu tisξa ξashrata sanatan
|
This boy (young man) is nineteen years old
|
هذا الوَلَدُ عُمْرُهُ تِسْعَ عَشْرَةَ سَنَةً |
Dalam contoh-contoh ini, bagian pertama bilangan berlawanan dengan gender kata benda yang mengikuti bilangan, sedangkan bagian kedua mirip dengan gender kata benda yang mengikuti bilangan tersebut.
Sekarang kita akan menjelaskan akhiran kata dari bilangan dan akhiran kata yang mengikuti bilangan tersebut.
- Dua bagian dari bilangan gabungan untuk bilangan dari 13 hingga 19 – misal (ثلاثةَ عشرَ) "thalathata ξashara" (tiga belas) - memiliki vokal tetap, yaitu (فتحة) vokal pendek Fatћa, di akhir kedua bagian bilangan tersebut.
- Kata benda yang mengikuti bilangan dalam kasus ini selalu berakhiran dengan (فتحة) vokal pendek Fatћa. Perhatikan contoh-contoh berikut:
في قَرْيَتِي سَبْعَ عَشْرَةَ عَائِلَةً
Fi qaryati sabξa ξashrata ξā’ilatan
There are seventeen families in my village.
Ada tujuh belas keluarga di desa saya.
في فَصْلِي تِسْعَةَ عَشَرَ صَدِيقًا
Fi faŝli tisξata ξashara ŝadiiqan
There are nineteen friends in my class.
Ada sembilan belas teman di dalam kelas saya.- Perhatikan bahwa "n" di akhir ξā’ilatan dan ŝadiiqan adalah (تنوين) Tanwīn (harakat ganda; dasar pelafalan huruf N), tapi kedua kata berakhiran dengan vokal singkat Fatћa].
- Bagian pertama bilangan 13-19 (atau satuan) selalu berlawanan dengan gender kata benda tersebut, dan bagian kedua (atau puluhan) memiliki gender yang sama dengan kata benda yang mengikuti bilangan.
- Kata benda setelah bilangan tersebut selalu dalam bentuk tunggal kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْبِ).
- Bagian pertama bilangan 13-19 (satuan) dan bagian kedua (puluhan) selalu berakhiran fathah pendek vokal a pada kasus apapun.
Komentar
Posting Komentar