Pelajaran 19-4
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Frasa bilangan (dari 3 hingga 10) - الْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ (مِنْ ثَلاثَةٍ إِلَى عَشَرَةٍ)
- Bilangan selalu mendahului kata benda, yaitu kata benda selalu tampil setelah bilangan, contoh ¹ثَلاثَةُ أَقْلامٍ yang artinya "Tiga pena".
- Kata benda harus selalu dalam bentuk jamak sedangkan bilangan selalu tampil dalam bentuk tunggal, contoh ²أَرْبَعَةُ جُنُودٍ yang artinya "Empat tentara.
- Bilangan memiliki kasus berbeda sesuai situasi, tapi kata benda selalu memiliki kasus genitif, misal ³سَبْعَةُ أيَّامٍ yang berarti "Tujuh hari".
- Kata benda biasanya tidak terdefinisi; dan karena itu memiliki /kasrah/ ganda misal, ⁴عَشَرَةُ أَشْخَاصٍ yang artinya "Sepuluh orang".
- Bilangan kata benda maskulin selalu feminim dengan /tā’ marbūŧah/ sebagai huruf terakhir yaitu kapanpun ada kata benda maskulin, bilangan untuk kata benda itu harus selalu dalam bentuk feminim misal, ⁵خَمْسَةُ رِجَالٍ yang artinya "5 pria.
- Kata kerja (الْفِعْلُ) pada contoh di bawah adalah dalam bentuk lampau (فِعْلٌ مَاض).
- Bilangan (الْعَدَد) setelah kata kerja berfungsi sebagai objek (مَفْعُولٌ) karena itu selalu berakhiran fathah atau kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب.
|
Terjemahan
|
|
||
|
In the house there are three boys
|
⁶فِي الْبَيْتِ ثَلاثَةُ أَوْلادٍ
|
||
|
Ahmad sat with six teachers
|
جَلَسَ أَحْمَدُ مَعَ سِتَّةِ مُدَرِّسِينَ
|
||
|
Wajid ate nine grapes
|
أَكَلَ وَاجِدٌ تِسْعَةَ أَعْنَابٍ⁷
|
||
|
Khalida visited eight countries
|
زَارَتْ خَالِدَةُ ثَمَانِيَةَ بِلاَدٍ⁸
|
||
|
Nasir opened four doors
|
فَتَحَ نَاصِرٌ أَرْبَعَةَ أَبْوَابٍ⁹
|
||
|
In my bag there are five pens
|
فِي حَقِيبَتِي خَمْسَةُ أَقْلامٍ
|
- Bilangan 3-10 selalu mendahului kata benda.
- Kata benda harus selalu dalam bentuk jamak.
- Bilangan 3-10 memiliki kasus berbeda sesuai situasi, tapi kata benda selalu memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور.
- Kata benda biasanya tidak terdefinisi; dan karena itu memiliki /kasrah/ ganda.
- Bilangan kata benda maskulin (مُذَكَّر) selalu feminim (مُؤَنَّثُ) dengan /tā’/ marbūŧah (dan sebaliknya, lihat pelajaran 20).
- جُنُودٌ /junūdun/ (tentara) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari جُنْدٌ /jundun/.
أَقْلَامٌ /ʔaqlāmun/ (pena) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari قَلَمٌ /qalamun/.
أَيَّامٌ /ʔayyāmun/ (hari) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari يَوْمٌ /yawmun/.
أَشْخَاصٌ /ʔašḵāṣun/ (orang) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari شَخْصٌ /šaḵṣun/.
رِجَالٌ /rijālun/ (laki-laki dewasa) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari رَجُلٌ /rajulun/.
أَوْلَادٌ /ʔawlādun/ (anak laki-laki) adalah bentuk jamak dari وَلَدٌ /waladun/.
أَعْنَابٌ /ʔaʕnābun/ (anggur) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari عِنَبٌ /ʕinabun/.
بِلَادٌ /bilādun/ (negeri) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari بَلَدٌ /baladun/.
أَبْوَابٌ /ʔabwābun/ (pintu) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari بَابٌ /bābun/.






Komentar
Posting Komentar