Pelajaran 26-7

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8   9  10 11 12 13

Pelajaran 26 – الدرس السَّادِسُ وَالْعِشْرُونَ

Bilangan Gabungan  (B) المركب العددي

Bilangan (20, 30, 40 … dst. - ألفاظ العقود

Kita masih berada pada pelajaran dua puluh enam kursus Bahasa Arab gratis kita. Kursus Bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari Bahasa Arab.

Dalam Bahasa Arab ada bilangan yang disebut (ألفاظ العقود) "alfaađh al-ξuquud" (20, 30, 40 … dan seterusnya):

Bilangan dalam kata
(kasus akusatif atau kasus genitif)
Bilangan dalam kata
(kasus nominatif)
Bilangan dalam digit
عشرين
/ξishriina/
عِشْرون
ξishruun
20
٢٠
ثلاثين /thalathiin/
ثلاثون
thalathuun
30
٣٠
أربعين
/arbaξiin/
أربعون
arbaξuun
40
٤٠
خمسين
/khamsiin/
خمسون
khamsuun
50
٥٠
ستين
/sittiin/
ستون
sittuun
60
٦٠
سبعين
/sabξiin/
سبعون
sabξuun
70
٧٠
ثمانين
thmāniin
ثمانون
thmānuun
80
٨٠
تسعين
/tisξiin/
تِسْعون
tisξuun
90
٩٠

Alfaađh al-ξuquud artinya bisa berubah yang mana aturan-aturan dari (جمع المذكر السالم) "ĵamξu mudhakkar sālim" (jamak maskulin beraturan) diberlakukan. Bilangan-bilangan tersebut selalu berakhiran dengan (ـون) "-uun" atau (ـين) "-iin" sesuai posisinya di dalam kalimat. Ini beberapa contoh:

Terjemahan
Transliterasi
Arab
Twenty Muslims came
Dua puluh muslim datang
Ĵā’a ξishruun musliman
جاءَ عِشْرُونَ مُسْلِمًا
The Muslims came
Para muslim datang
Ĵā’a al-muslimuun
جاءَ المُسْلِمُونَ
The Muslim came
Muslim tersebut datang
Ĵā’a al-muslimu
جاءَ المُسْلِمَُ
I saw twenty Muslims
Saya melihat dua puluh muslim
Ra'aytu ξishriin musliman
رَأَيْتُ عِشْرِينَ مُسْلِمًا
I saw the Muslims
Saya melihat para muslim tersebut
Ra'aytu al-muslimiin
رَأَيْتُ المُسْلِمِينَ
I saw the Muslim
Saya melihat muslim tersebut
Ra'aytu al-muslima
رَأَيْتُ المُسْلِمَ 
I live with twenty Muslims
Saya tinggal dengan dua puluh Muslim
Askunu maξa ξishriin musliman
أَسْكُنُ مَعَ عِشْرِينَ مُسْلِمًا
I live with the Muslims
Saya tinggal dengan para muslim
Askunu maξa al-muslimiin
أَسْكُنُ مَعَ المُسْلِمِينَ
I live with the Muslim
Saya tinggal dengan muslim tersebut
Askunu maξa al-muslimi
أَسْكُنُ معَ المُسْلِمِ

Kesimpulan:

Bilangan 20, 30, 40 … dst, sama dengan bilangan 11-19 yaitu diikuti kata benda tunggal dengan kasus akusatif. 

Kadang-kadang sebuah bilangan gabungan terdiri dari dua bilangan yang dihubungkan dengan (wa “dan”) seperti:

These are twenty-one teachers
Ini adalah dua puluh satu guru
هَؤُلاءِ وَاحِدٌ وَعِشرون أستاذًا
Hā’ulā’i wāћidun wa ξishruun ustādhan
These are twenty-one lady teachers
Ini adalah dua puluh satu guru wanita
هَؤُلاءِ إحْدَى وَعِشْرونَ أستاذةً
Hā’ulā’i iћda wa ξishruun ustādhatan
I read twenty-five books
Saya membaca dua puluh lima buku
قَرَأْتُ خَمْسَةً وَعِشْرين كِتابًا
Qara’tu khamsatan wa ξishruun kitāban
My friend read twenty-seven stories
Teman saya membaca dua puluh tujuh cerita
دَرَسَ صَدِيقي سَبْعًا وَعِشْرين قِصَّةً
Darasa ŝadiiqi sabξan wa ξishriin qissatan
The price of my clothes is fifty-five pounds.
Harga pakaian saya adalah lima puluh lima poundsterling
ثَوْبِي بِخَمْسَةٍ وَخَمسِينَ جُنَيْهًا
Thawbi bikhamsatin wa khamsiin ĵunaihan
I wrote the lesson in twenty-two papers.
Saya menulis pelajaran pada dua puluh dua kertas
كَتَبْتُ الدَّرْسَ في اثْنَتَينِ وَعِشرين وَرَقَةً
Katabtu ad-darsa fi ithnataini wa ξishriin waraqatan
I have twenty-two garments.
Saya memiliki dua puluh dua gamis
 عِنْدِي اِثْنانِ وعِشرونَ جِلْبابًا
ξIndi ithnān wa ξishriina ĵilbāban

Kesimpulan:

Bilangan 20, 30.... dst yang memiliki satuan 3-9, kata benda sesudah bilangan tersebut memiliki aturan yang sama dengan bilangan 3-10 dimana gender bilangan satuan 3-9 berlawanan dengan gender kata bendanya. 

Kita perhatikan disini bahwa bilangan pertama sebelum (وَ) "wa" (dan) mirip dengan bilangan 1 dan 2, seperti yang kita pelajari pada bagian sebelumnya. Ini berarti bahwa bilangan (واحد) "wāћid" (satu) dan (اثنان) "ithnān" (dua) harus maskulin atau feminim sesuai dengan kata benda setelah bilangan. Sebagai contoh, bilangan- bilangan pada kalimat berikut adalah maskulin karena kata benda setelah bilangan tersebut masing-masingnya adalah maskulin.

هَؤُلاءِ وَاحِدٌ وَعِشرون أستاذًا
Hā’ulā’i wāћidun wa ξishruuna ustadhan
These are twenty-one teachers.
Ini adalah dua puluh satu guru

عِنْدِي اثْنَانِ وَعِشْرُونَ جِلْبَابًا
ξindi ithnāni wa ξishruun ĵilbāban
I have twenty-two garments.
Saya mempunyai dua puluh dua pakaian

Bilangan-bilangan pada kalimat berikut adalah feminim karena kata benda setelah bilangan tersebut masing-masingnya adalah feminim.

هَؤُلاءِ إحْدَى وَعِشرون أستاذةً
Hā’ulā’i iћda wa ξishruuna ustadhatan
These are twenty-one lady teachers.
Ini adalah dua puluh satu guru wanita.

كَتَبْتُ الدَّرْسَ في اثْنَتَينِ وَعِشرين وَرَقَة
Katabtu ad-darsa fi ithnatayni wa ξishriin waraqatan
I wrote the lesson in twenty-two papers.
Saya menulis pelajaran tersebut pada dua puluh dua kertas.

Seperti tinjauan pelajaran 19 dan 20 - kita telah mempelajari bahwa bilangan dari 3 hingga 9 harus berlawanan dengan kata benda setelah bilangan tersebut, misal bagian pertama harus maskulin jika kata benda setelah bilangan tersebut feminim. Contoh:

 دَرَسَ صَدِيقي سَبْعًا وَعِشْرين قِصَّة
Darasa ŝadiiqi sabξan wa ξishriin qiŝŝatan
My friend studied twenty-seven stories.
Teman saya mempelajari dua puluh tujuh cerita

Sebaliknya, bagian pertama harus feminim jika kata benda sesudah bilangan adalah maskulin. Contoh:

 ثَوْبِي بِخَمْسَةٍ وخَمسِينَ جُنَيْهًا
Thawbi bikhamsatin wa khamsiin ĵunayhan
(I bought) my garment (for) fifty-five pounds.
Saya membeli) pakaian saya (seharga) lima puluh lima poundsterling.

Catatan: kata benda setelah bilangan yang berada setelah bilangan puluhan selalu dalam bentuk tunggal dan kasus akusatif (mansūb منصوب) (berakhiran. lazimnya, dengan fathah pendek, a). Sebagai contoh:

Male professor/teacher
Profesor/guru laki-laki
أستاذًا
Ustādhan
 Female professor/teacher
Guru/profesor wanita
أستاذةً
Ustādhatan
Book
Buku
كِتابًا
Kitāban
Story
Cerita
قِصَّة
Qiŝŝatan
Pound
Poundsterling
جُنَيْهًا
Ĵunayhan
Paper
Kertas
وَرَقَة
Waraqatan
Long garment (for men and women)
Gamis (untuk pria dan wanita)
جِلْباب
Ĵilbāban


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2