Pelajaran 5-2
Kita masih berada pada pelajaran kelima dari kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini dilengkapi dengan gambar dan audio untuk membantu Anda belajar bahasa Arab.
Pada bagian pelajaran 5 ini, kita akan mempelajari sebuah kaidah baru yang disebut ungkapan kepemilikan dalam bahasa Arab (الإِضَافَةُ – al-iḍāfah), insya Allah. Ungkapan ini merupakan salah satu bentuk istilah tata bahasa Arab yang disebut iḍāfah.
Pengertian الإِضَافَةُ (al-iḍāfah)
Secara bahasa, iḍāfah berarti menambahkan atau menyandarkan. Dalam istilah tata bahasa, iḍāfah berarti menggabungkan dua kata benda (اسم – ism) untuk membentuk hubungan kepemilikan atau keterkaitan, yaitu satu benda dimiliki atau menjadi bagian dari benda lainnya (misalnya: buku guru).
Perhatikan contoh berikut yang menunjukkan perbedaan kepemilikan dan keterkaitan dalam iḍāfah:
Kepemilikan /iđâfa/ | Keterkaitan /iđâfa/ | ||
Arab | Indonesia | Arab | Indonesia |
Buku guru | Kota Roma | ||
Pena Muhammad | Puncak gunung | ||
Kaidah umum الإِضَافَةُ
- Kaidah ini diterapkan ketika dua kata benda digabungkan menjadi satu struktur.
- Dalam ungkapan iḍāfah terdapat:
- yang dimiliki, disebut مُضَافٌ (muḍāf)
- pemilik, disebut مُضَافٌ إِلَيْهِ (muḍāf ilaihi)
Contoh:
the teacher’s book (buku guru tersebut)
- “book (buku)” = مُضَافٌ (muḍāf)
- “teacher (guru)” = مُضَافٌ إِلَيْهِ (muḍāf ilaihi)
Perbandingan dengan bahasa Inggris
Dalam bahasa Inggris, kepemilikan dibentuk dengan:
- kata depan of → the book of Hamid (buku Hamid)
- atau ’s → Hamid’s book (buku Hamid)
Namun dalam bahasa Arab:
- yang dimiliki selalu didahulukan, sehingga secara harfiah dibaca:
“buku Hamid”, bukan “Hamid buku”.
Analisis contoh
كِتَابُ الْمُدَرِّسِ
(kitābu al-mudarrisi)
1️⃣ المُضَافُ (muḍāf – yang dimiliki)
- Kata pertama adalah مُضَافٌ (muḍāf), yaitu كِتَابُ (kitābu – buku).
- Aturan مُضَافٌ:
- Tidak boleh memakai ال (al-)
- Walaupun tanpa ال, maknanya definitif (bermakna “buku itu”, bukan “sebuah buku”)
- Tidak boleh memakai تنوين (tanwīn)
- Bisa ber-i‘rāb:
- رَفْعٌ (raf‘) → ḍammah
- نَصْبٌ (naṣb) → fatḥah
- جَرٌّ (jarr) → kasrah
2️⃣ المُضَافُ إِلَيْهِ (muḍāf ilaihi – pemilik)
- Kata kedua adalah مُضَافٌ إِلَيْهِ, yaitu الْمُدَرِّسِ (al-mudarrisi – guru).
- Aturannya:
- Selalu dalam keadaan جَرّ (majrūr) → berharakat kasrah
- Bisa ma‘rifah (معرفة – tertentu) atau nakirah (نكرة – tidak tentu)
Kaidah penting
Kaidah: | Contoh: | |
Indonesia: | Arab: | |
📌 Kaidah 1 مُضَافٌ bisa berubah-ubah i‘rāb-nya, sedangkan مُضَافٌ إِلَيْهِ selalu majrūr (berkasrah). | Buku siswa | |
Di atas meja guru | ||
📌 Kaidah 2 مُضَافٌ:
| Pintu rumah | |
Seorang imam masjid | ||
Dialog (perhatikan harakat akhir kata)
Gambar | Indonesia | Arab |
![]() | Saeed: Apakah ini buku Muhammad? Yasir: Bukan, ini buku Hamid. | |
![]() | Saeed: Di mana kitab Muhammad? Yasir: Kitab itu ada di atas meja. | |
![]() | Saeed: Di mana buku catatan Ammar? Yasir: Buku catatan itu ada di meja guru. | |
![]() | Saeed: Ini pena siapa? Ali: Ini pena guru. | |
![]() | Saeed: Di mana tas guru? Ali: Tasnya ada di bawah meja. |
Ringkasan kaidah iḍāfah (الإضافة)
1. Pengertian
Iḍāfah adalah gabungan dua kata benda dalam bahasa Arab untuk menunjukkan kepemilikan atau keterkaitan.
Contoh:
كِتَابُ الطَّالِبِ → buku siswa
2. Susunan iḍāfah
Urutannya selalu:
- Muḍāf (المُضاف) → yang dimiliki
- Muḍāf ilaihi (المُضاف إليه) → pemilik
📌 Bahasa Arab: buku siswa
📌 Bukan: siswa buku
3. Ciri-ciri muḍāf (yang dimiliki)
- Tidak boleh memakai al- (ال)
- Tidak boleh memakai tanwīn
- Bisa berharakat ḍammah, fatḥah, atau kasrah (tergantung posisi)
- Bisa bermakna definit atau indefinit (mengikuti Muḍāf Ilaihi)
Contoh:
بَابُ الْبَيْتِ → pintu rumah
إِمَامُ مَسْجِدٍ → seorang imam masjid
4. Ciri-ciri muḍāf ilaihi (pemilik)
- Selalu berharakat kasrah (majrūr)
- Bisa tertentu atau tidak tentu
- Boleh memakai al- dan tanwīn
Contoh:
كِتَابُ الطَّالِبِ
قَلَمُ مُحَمَّدٍ
5. Makna iḍāfah
Iḍāfah bisa bermakna:
- Kepemilikan → قَلَمُ مُحَمَّدٍ (pulpen Muhammad)
- Keterkaitan → قِمَّةُ الْجَبَلِ (puncak gunung)
6. Kesimpulan cepat (hafalan)
- Muḍāf: tanpa al-, tanpa tanwīn
- Muḍāf ilaihi: selalu kasrah
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel





Komentar
Posting Komentar