Pelajaran 39-7
Ketidakberubahan kata kerja bentuk lampau pada đammah – بِنَاَءُ الْفِعْلِ الْمَاضِي عَلَى الضَّمِّ
|
The players got out of the playground before the end of the match
|
اللاعِبُونَ خَرَجُوا مِنَ الْمَلْعَبِ قَبْلَ نِهَايَةِ الْمُبَارَاةِ¹ /Al-lāξibūna kharaĵu-ū min al-malξab qabla nihayat al-mubārāh/ |
|
|
تَقَابَلَ الأَصْدِقَاءُ، وَذَهَبُوا إِلَى السِّينِمَا² /Taqābala al-aŝdiqā'u wa dhahabu-ū ila as-sinima/ |
|
|
Then ate dinner at the restaurant
|
ثُمَّ تَناوَلُوا الْعَشَاءَ فِي الْمَطْعَمِ³ /Thumma tanāwalu-ū al-ξashā'a fi al-maŧξam/ |
|
|
And then returned to their homes at night
|
ثُمَّ عَادُوا إِلَى بُيُوتِهِمْ فِي اللَّيْلِ⁴ /Thumma ξādu-ū ila buyūtihim fi al-layl/ |
|
|
They were tired and so they slept quickly
|
⁵وَكَانُوا مُتْعَبِينَ لِذَلِكَ نَامُوا بِسُرْعَةٍ /Wa kānu-ū mutξabīna lizhalika nāmu-ū bisurξah/ |
|
نَامُوا /nāmu-ū/ |
كَانُوا /kānu-ū/ |
عَادُوا /ξādu-ū/ |
تَنَاوَلُوا /tanāwalu-ū/ |
ذَهَبُوا |
خَرَجُوا /kharxaĵu-ū/ |
Kata Kerja
|
||||||
|
(they) slept
|
|
|
|
(they) went
|
|
|
|
يَنَامُوا /yanāmu-ū/ |
يَتَنَاوَلُوا /yatanāwalu-ū/ |
يَذْهَبُوا /yazhhabu-ū/ |
يَخْرُجُوا /yakhruĵu-ū/ |
Kata Kerja
|
||||
|
(they) eat slept
|
|
|
Terjemahan
|
قَبْلَ /qabla/ (sebelum) adalah objek keterangan waktu (ظَرْفُ زَمَانٍ) (pelajaran 16-6) yang berfungsi sebagai mudhaf.
نِهَايَةُ الْمُبَارَاةِ /nihāyatul mubārāti/ (akhir pertandingan) adalah ungkapan kepemilikan (الإضَافَةُ) (pelajaran 5-2).أَ
أَصْدِقَاءُ /ʾaṣdiqāʾu/ (teman-teman) adalah bentuk jamak dari صَدِيقٌ /ṣadīqun/
سِينِمَا /sīnimā/ (bioskop) adalah kata benda maqsur (pelajaran 27) yang ditandai oleh huruf Alif panjang di akhir kata. Bentuk tunggal kata ini memiliki bentuk yang sama untuk semua kasus.
عَشَاءٌ /ʿašāʾun/ (makan malam) adalah kata benda mamdud yang ditandai oleh akhiran berupa huruf hamzah (ء) yang didahului dengan Alif panjang (pelajaran 27-6).بُ
بُيُوتٌ /buyūtun/ (rumah-rumah) adalah bentuk jamak dari بَيْتٌ /baytun/.
ـهِمْ /him/ (mereka (kata ganti objek) ; punya mereka (laki-laki)) adalah bentuk enklitik dari ـهُمْ /hum/. Perubahan ini dipengaruhi oleh kata benda yang diikuti dalam posisi majrūr dengan Harakat akhir berupa kasrah.
كَانُوا /kānū/ (mereka (laki-laki) adalah (saat lampau)) adalah kata kerja lampau orang ketiga jamak maskulin (مُذَكَّر). Bentuk dasar kata kerja ini yang juga dalam bentuk lampau yaitu كَانَ /kāna/ (dia (laki-laki) adalah (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan yang ditandai oleh huruf Alif (ا) di tengah kata (pelajaran 32)).
مُتْعَبِينَ /mutʿabīna/ (lelah) adalah kata sifat dalam bentuk jamak beraturan (جَمْعٌ سَالِم) kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) karena posisinya sebagai objek (مَفْعُول) dari kata kerja كَانُوا. Dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) kata sifat ini berbentuk مُتْعَبُونَ /mutʿabūna/. Bentuk tunggalnya adalah مُتْعَبٌ /mutʿabun/. Kata sifat termasuk dari kelompok اسْمُ selain kata benda.
نَامُوا /nāmū/ (mereka (laki-laki) tidur (saat lampau)) adalah kata kerja lampau orang ketiga jamak maskulin (مُذَكَّر). Bentuk dasar kata kerja ini yang juga dalam bentuk lampau yaitu نَامَ /nāma/ (dia (laki-laki) tidur (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan yang ditandai oleh huruf Alif (ا) di tengah kata (pelajaran 32)).
Komentar
Posting Komentar