Pelajaran 39-4

 PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


 Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8   9  10
 
Pelajaran 39 – الدَّرْسُ التَّاسِعُ وَالثَّلاثُونَ

Ketidakberubahan Kata Kerja Bentuk Lampau – بِنَاءُ الْفِعْلِ الْمَاضِي

Ketidakberubahan kata kerja bentuk lampau pada sukun –بِنَاءُ الْفِعْلِ الْمَاضِي عَلَى السُّكُونِ

Mari kita lanjutkan mempelajari bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini berisi tata bahasa Arab, sintaksis bahasa Arab, morfologi bahasa Arab, dan sebagainya .

Ini adalah kasus kedua dari ketidakberubahan kata kerja bentuk lampau bahasa Arab pada sukūn. Ini terjadi jika:
  1. Kata kerja bentuk lampau berakhiran kata ganti orang pertama tunggal ـتُ /-tu/, seperti ذَهَبْتُ /dhahab-tu/, تَرَكْتُ /tarak-tu/ dan سَافَرْتُ /sāfar-tu/, [contoh 1 dan 2 di bawah]

  2. Kata kerja bentuk lampau berakhiran kata ganti orang pertama jamak نَا /-na/, seperti سَافَرْنَا /sāfar-na/, [contoh 3 di bawah].

  3. Kata kerja bentuk lampau berakhiran kata ganti orang kedua tunggal maskulin ـتَ /-ta/, seperti كَتَبْتَ /katab-ta/, dan kata ganti orang kedua jamak maskulin ـتُمْ/-tum/, seperti كَتَبْـتُمْ (katab-tum), [contoh 4, 5  dan 6 di bawah].

  4. Kata kerja bentuk lampau berakhiran kata ganti orang kedua tunggal feminim ـتِ /-ti/, seperti قَرَأْتِ /qara'-ti/, dan kata ganti feminim orang kedua jamak ـتُنَّ /-tunna/, seperti قَرَأْتُنَّ /qara'-tunna/  dan مَلأْتُنَّ /mala'-tunna/, [contoh 7, 8, 9 dan 10 di bawah].
  5. Kata kerja bentuk lampau berakhiran kata ganti feminim jamak orang ketiga ـنَ /-na/, seperti سَاعَدْنَ /sāξad-na/ dan اِعْـتَنَـيْنَ /ξitanay-na/, [contoh 11 dan 12 di bawah].

Perhatikan contoh-contoh berikut di mana kata kerja bentuk  lampau tidak bisa berubah pada sukūn:

Gambar
Arti
Contoh
No.
I traveled to Mecca last year.

Saya pergi ke Mekkah tahun lalu

سَافَرْتُ إِلَى مَكَّةَ الْعَامَ الْمَاضِي¹

/sāfar-tu ila Makka al-ξāma al-māđī/

1

I left my work and moved to another

Saya meninggalkan pekerjaan saya dan pindah ke pekerjaan yang lain

تَرَكْتُ عَمَلِي، وَذَهَبْتُ إِلَى عَمَلٍ آخَرَ²

/tarak-tu ξamalī wa dhahab-tu ila ξamalin ākhar/

2

We traveled to Pakistan a month ago

Kami bepergian ke Pakistan sebulan yang lalu.

سَافَرْنَا إِلَى بَاكِسْتَانَ قَبْلَ شَهْرٍ³
/sāfar-na ila Pakistan qabla shahrin/
3

Have you written the lesson, Hazem?

Apakah kamu sudah menulis pelajarannya, Hazim?

هَلْ كَتَبْتَ الدَّرْسَ يَا حَازِمُ؟⁴

/hal katab-ta ad-darsa ya Hazim?/

4

Have you written the homework, students?

Apakah kalian sudah menulis pekerjaan rumah, wahai para siswa?

هَلْ كَتَبْتُمُ الْوَاجِبَ يَا طُلابُ؟⁵

/hal katab-tum al-waĵiba ya ŧullabu?/

5

You (plural) spoke eloquently in the meeting.

Kalian berbicara dengan fasih di pertemuan itu

أَنْتُمْ تَكَلَّمْتُمْ كَلامًا جَمِيلًا فِي الاجْتِمَاعِ⁶

/antum takallam-tum kalāman ĵamīlan fi al-iĵtimāξ/

6

Have you read the news today, Layla?

Apakah kamu sudah  membaca berita hari ini Layla?

هَلْ قَرَأْتِ الأَخْبَارَ الْيَوْمَ يَا لَيْلَى؟⁷

/hal qara'-ti al-akhbāra al-yawma ya Layla?/

7

You worked much today, Khadiĵa

Kamu bekerja keras hari ini, Khadiĵa

أَنْتِ عَمِلْتِ الْيَوْمَ كَثِيرًا يَا خَدِيجَةُ

/anti ξamil-ti al-yawma khathīran ya Khadiĵa/

8

Have you read the news today, sisters?

Apakah kalian sudah membaca berita hari ini, saudari-saudari?

هَلْ قَرَأْتُنَّ الأَخْبَارَ الْيَوْمَ يَا أَخَوَاتِي؟⁹

/hal qara'-tunna al-akhbāra al-yawma ya akhawātī?/

9

You have filled your husbands' lives with happiness

Kalian telah mengisi kehidupan suami kalian dengan kebahagiaan.

أَنْتُنَّ مَلأْتُنَّ حَيَاةَ أَزْوَاجِكُنَّ سَعَادَةً¹⁰

/antunna mala'-tunna ħayata azwaĵikunna saξādatan

10

Nurses helped patients much

Para perawat banyak membantu pasien

الْمُمَرِّضَاتُ سَاعَدْنَ الْمَرْضَى كَثِيرًا¹¹
/al-mumarriđatu sāξad-na al-marđā kāthīran/
11

They (fem. plural) took care of the patients' health

Mereka (wanita) menjaga kesehatan pasien

وَهُنَّ اِعْتَنَيْنَ بِصِحَّةِ الْمَرْضَى¹²

/wa hunna iξtanay-na bisiħħati al-marđā/

12


Kita melihat bahwa semua kata kerja di atas pada tabel sebelumnya tidak bisa berubah pada sukūn.

Perhatikan tabel berikut di mana kata kerja كَتَبَ (kataba; menulis) berakhiran kata ganti orang pertama, kedua dan ketiga:

الْمِثَالُ
Contoh
الضَّمِيرُ الْمُتَّصِلُ
Kata Ganti Tertambat
الضَّمِيرُ الْمُنْفَصِلُ
Kata Ganti Terpisah
كَتَبْتُ
/Katab-tu/
ـتُ
-tu
أَنَا
ana (I = Saya)
كَتَبْتَ
/Katab-ta/
ـتَ
-ta
أَنْتَ
anta (amu; orang kedua tunggal ْmaskulin (مُذَكَّر))
كَتَبْتِ
/Katab-ti/
ـتِ
-ti
أَنْتِ
anti (kamu: orang kedua tunggal feminim (مُؤَنَّثُ))
كَتَبْتُمَا
/Katab-tumā/
ـتُمَا
-tumā
أَنْتُمَا
antuma (kalian: orang kedua ganda laki-laki/perempuan)
كَتَبْتُنَّ
/Katab-tunna/
ـتُنَّ
-tunna
أَنْتُنَّ
antunna (kalian: orang kedua jamak feminim (مُؤَنَّثُ))
كَتَبْتُمْ
/Katab-tum/
ـتُمْ
-tum
أَنْتُمْ
antum (kalian: orang kedua jamak maskulin (مُذَكَّر))
كَتَبَ
/Kataba/
....
هُوَ
huwa (dia: orang ketiga tunggal maskulin (مُذَكَّر))
كَتَبَتْ
/Katabat/
....
هِيَ
hiya (dia: orang ketiga tunggal feminim (مُؤَنَّثُ))
كَتَبَا
/Kataba-ā/
ـا
هُمَا
huma (mereka: orang ketiga ganda laki-laki/perempuan)
كَتَبْنَ
/Katab-na/
ـنَ
-na
هُنَّ
hunna (mereka: orang ketiga jamak feminim (مُؤَنَّثُ))
كَتَبُوا
/Katabu-ū/
ـوا
هُمْ
hum (mereka: orang ketiga jamak maskulin (مُذَكَّر))
كَتَبْنَا
/Katab-nā/
ـنَا
-nā
نَحْنُ
naħnu (kami: orang pertama jamak laki-laki/perempuan)

Dari tabel di atas, kita melihat hal berikut:
  • Vokal dari semua kata kerja lampau di atas berubah dari fatħah menjadi sukūn, seperti كَتَبَ /kataba/ menjadi كَتَبْ /katab-/ kecuali untuk empat kata.
  • Dua kata kerja pertama di antaranya adalah كَتَبَ /kataba/ dan كَتَبَتْ /kataba-t/ karena kedua kata kerja tersebut tidak berakhiran kata ganti dan /-t/ pada kata kerja kedua adalah akhiran feminim ta'.
  • Dua kata kerja kedua di antaranya adalah كَتَبَا /kataba-ā/ dan كَتَبُوا /katabu-ū/ karena kata ganti pada kata kerja tersebut berakhiran sukūn panjang dan karena itu tidak bisa berubah pada sukun.
Catatan:
  1. إِلَى مَكَّةَ /ʾilā makkata/ (ke Mekah) adalah frasa kata depan dimana kata benda مَكَّةَ /makkata/ berharakat fathah bukan kasrah dalam posisi majrūr (مَجْرُوْرٌ) karena kata ini termasuk kata benda berharakat tunggal (lihat pelajaran 21).

    الْعَامَ الْمَاضِي (tahun lalu) merupakan klausa kata sifat (pelajaran 9) dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب).

    الْمَاضِي /al-māḍī/ (lampau) adalah kata sifat terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة) dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع), kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) dan bentuk informal. Dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) menjadi الْمَاضِيَ /al-māḍiya/. Jika tidak terdefinisi (إِسْمُ النَكِرَة) berbentuk مَاضٍ /māḍin) untuk kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر). Pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) menjadi مَاضِيًا /māḍiyan/.

  2. عَمَلُ آخَرَ /ʿamalu ʾāḵara/ (pekerjaan lain) adalah klausa kata sifat (lihat aturannya pada pelajaran 9).

    آخَرُ /ʾāḵaru/ (yang lain) adalah kata sifat berharakat tunggal (pelajaran 21). Perhatikan kata ini memiliki harakat fathah dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر), bukan kasrah.

  3. بَاكِسْتَانَ /bākistāna/ (Pakistan) adalah kata benda berharakat tunggal (lihat aturannya pada pelajaran 21) yang berharakat fathah pada kasus genitif (حَالَةُ الْجَر).

  4. يَا حَازِمُ؟ adalah frasa dengan kata penyeru يَا /yā/ (wahai). Kata benda nama حَازِمُ (Hazim) memiliki dhammah tunggal pada akhir kata (lihat pelajaran 5-7).

  5. طُلَّابٌ /ṭullābun/ (para siswa) adalah bentuk jamak dari طَالِبٌ /ṭālibun/.

  6. كَلامًا جَمِيلًا ((berbicara) dengan fasih) adalah klausa kata sifat (pelajaran 9). Jika diterjemahkan secara harfiah, artinya menjadi perkataan bagus.

  7. أَخْبَارٌ‎ /ʾaḵbārun/ (berita) adalah bentuk jamak dari خَبَرٌ /ḵabarun/.

  8. عَمِلَتْ /ʿamilat/ (dia (perempuan) bekerja (saat lampau)) merupakan kata kerja lampau orang ketiga tunggal feminim (مُؤَنَّثُ). Bentuk dasarnya yang juga dalam bentuk lampau adalah عَمِلَ /ʿamila/ (dia (laki-laki) bekerja (saat lampau)). Kata kerja عَمِلَتْ /ʿamilat/ yang berakhiran sukūn berubah menjadi akhiran kasrah jika diikuti kata sandang terdefinisi Al (الْ).

  9. أَخَوَاتٌ /ʾaḵawātun/ (saudara-saudara perempuan) adalah bentuk jamak dari أُخْتٌ /ʾuḵtun/.

  10. أَزْوَاجٌ /ʾazwājun/ (para suami) adalah bentuk jamak dari زَوْجٌ /zawjun/.

    حَيَاةُ أَزْوَاجِكُنَّ /ḥayātu ʾazwājikunna/ (para suami kalian) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة), lihat aturannya pada pelajaran 5-2.

  11. مَرْضَى /marḍā/ (orang-orang sakit) adalah bentuk jamak dari مَرِيضٌ /marīḍun/. Bentuk jamak ini sama untuk semua kasus.

  12. اِعْتَنَيْنَ /iʿtanayna/ (mereka (perempuan) menjaga/merawat) adalah kata kerja lampau orang ketiga jamak feminim (مُؤَنَّثُ). Bentuk dasarnya yang juga dalam bentuk lampau yaitu اِعْتَنَى /iʿtanā/ (dia (laki-laki) menjaga/merawat (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh huruf ya (ي) atau huruf Alif maksurah (ى) di akhir kata (lihat pelajaran 32). 

    صِحَّةُ الْمَرْضَى /siḥḥatul marḍā/ adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَة), lihat aturannya pada pelajaran 5-2.kd


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Twitter dan di Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2