Pelajaran 5-7
Mari kita lanjutkan belajar bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus bahasa Arab ini mencakup tata bahasa Arab (النَّحْو – an-naḥwu), sintaksis, morfologi (الصَّرْف – aṣ-ṣarf), dan lainnya.
Pada bagian Pelajaran ke-5 ini, insya Allah, kita akan mempelajari beberapa hal berikut:
Kata panggilan
Kata panggilan adalah kata yang digunakan untuk memanggil seseorang. Dalam istilah tata bahasa Arab disebut حَرْفُ النِّدَاءِ (ḥarfu an-nidā’i = huruf/kata panggilan), atau secara singkat disebut النِّدَاءُ (an-nidā’u = panggilan).
Dalam bahasa Arab, kata yang digunakan sebagai kata panggilan adalah يَا (yā = wahai).
Kata yang datang setelah kata panggilan disebut الْمُنَادَىٰ (al-munādā = orang yang dipanggil). Kata الْمُنَادَىٰ biasanya berstatus raf‘ (مَرْفُوع – marfū‘ = berharakat ḍammah), namun hanya menggunakan satu ḍammah, baik kata tersebut ma‘rifah (مَعْرِفَة – ma‘rifah = definit) maupun nakirah (نَكِرَة – nakirah = indefinit).
Contohnya, ketika memanggil seorang anak laki-laki, yang benar adalah:
- يَا وَلَدُ (yā waladu = wahai anak laki-laki)
dan bukan - يَا وَلَدٌ (yā waladun)
Perhatikan dengan saksama contoh-contoh berikut, khususnya harakat akhir katanya:
Seorang Guru: Wahai guru | Allah (Tuhan): Ya Allah (Tuhan) | ||
Seorang Syekh: Wahai syekh | Abbas: Wahai Abbas | ||
Yasir: Wahai itu | Seorang Pria: Wahai Manusia | ||
Seorang dokter: Wahai dokter | Ammar: Wahai Ammar | ||
Ali: Wahai Ali | Khalid: Wahai Khalid |
Komentar
Posting Komentar