Pelajaran 18-8
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Berapa banyak – كَمْ
- Kata benda yang mengikuti kata tanya كَم umumnya kata benda tunggal tidak terdefinisi misal:
- كَمْ كِتَابًا عِنْدَكَ؟ yaitu, Berapa banyak buku yang kamu punya?
- كَمْ كُرَّاسَةً مَعَكَ؟ yaitu, Berapa banyak buku catatan yang ada padamu?
- Kata benda yang mengikuti kata tanya كَمْ selalu memiliki kasus akusatif yaitu /fatħatain/ atau //fatħah/ ganda pada akhir huruf. Harus diingat bahwa kata benda tak terdefinisi maskulin memiliki /Alif/ beserta /tanwīn/ pada kasus akusatif, tapi kata benda tak terdefinisi feminim yang berakhiran ة /tā’ marbūŧah/ tidak memiliki /Alif/, misal:
- كَمْ قَمِيصًا هَذِهِ؟ yaitu Berapa banyak kemeja ini?¹
- كَمْ سَاعَةً فِي حَقِيبَتِكَ؟ yaitu Berapa banyak arloji (kata benda feminim) yang ada di dalam tasmu?
|
Gambar
|
Terjemahan
|
Arab
|
||
|
How many brothers do you have Oh' Muhammad?
I have one brother
|
كَمْ أَخًا لَكَ يَا مُحَمَّدُ؟² لِي أَخٌ وَاحِدٌ³
|
|||
|
And how many sisters do you have?
I have two sisters
|
وَكَمْ أُخْتًا لَكَ؟ لِي أُخْتَانِ
|
|||
How many wheels does a bicycle have Oh' Hamid?
It has two wheels
|
كَمْ عَجَلَةً لِلدَّرَّاجَةِ يَا حَامِدُ؟ لَهَا عَجَلَتَانِ
|
|||
How many Eid festivals are there in a year Oh' Baquir?
There are two Eid festivals in a year: they are Eid-ul-Fitr and Eid-ul-Adha
|
كَمْ عِيدًا فِي السَّنَةِ يَا بَاقِرُ؟ فِي السَّنَةِ عِيدَانِ: هُمَا عِيدُ الْفِطْرِ، وَعِيدُ الأَضْحَى |
Kata tunjuk feminim (مُؤَنَّثُ) yaitu هَذِهِ (ini (tunggal)) digunakan untuk menyertai kata tanya ini karena jumlah kata benda yang ditanyakan (berarti bendanya jamak) merupakan kata benda tidak rasional (غَيْرُ عَاقِل) (lihat pelajaran 17 mengenai kata benda tidak rasional jamak).
Perbedaan لِ dan مَع dalam artian mempunyai lihat pelajaran 10-5. Kata yang sama bahasanya dengan لَكَ (kamu (laki-laki) mempunyai) pada contoh sesudahnya yaitu لِي (saya mempunyai), لِلدَّرَّاجَةِ (sepeda tersebut mempunyai) dan لَهَا (dia (feminim (مُؤَنَّثُ)) mempunyai).
يَا مُحَمَّدُ (wahai Muhammad) adalah frasa dengan kata penyeru (النِّدَاءُ) yaitu يَا (wahai). Kata yang mengikutinya memiliki dammah tunggal (pelajaran 5-7). Termasuk bahasan yang sama pada contoh berikutnya yaitu يَا حَامِدُ (wahai Hamid) dan يَا بَاقِرُ (wahai Baqir).
- أَخٌ وَاحِدٌ (satu saudara laki-laki) adalah frasa bilangan 1 yang mengikuti aturan klausa kata sifat (Insya Allah akan dibahas pada pelajaran 19-2 untuk bilangan 1 dan 2 dan lihat juga pelajaran 9 mengenai klausa kata sifat serta catatan no. 2 pada pelajaran 41-3).




Komentar
Posting Komentar