Pelajaran 18-8
Huruf Istifham | Kata Tanya “Berapa Banyak” (كَمْ – Kam)
Pada bagian pelajaran ini, kita akan mempelajari kata tanya atau huruf istifham (حَرْفُ اسْتِفْهَامٍ – ħarfu istifhām) baru dalam bahasa Arab, insyaallah. Kita telah mempelajari penggunaan huruf istifham pada Pelajaran 4 bagian 4.
Sebelumnya kita telah mempelajari bahwa kata benda atau isim (اِسْمٌ – ism) yang datang setelah huruf istifham biasanya berada dalam kasus nominatif atau marfu (مَرْفُوعٌ – marfū‘), yaitu:
- berharakat tunggal dhammah (ضَمَّةٌ – đammah) jika isim tersebut tertentu arau ma'rifah (مَعْرِفَةٌ – ma‘rifah)
- berharakat tanwin dhammah atau dhammatain (ضَمَّتَيْنِ – đammatain) jika isim tersebut bersifat umum/tak tentu atau nakirah (نَكِرَةٌ – nakirah).
Akan tetapi, kaidah tersebut tidak berlaku bagi isim yang mengikuti isim istifham كَمْ.
Kaidah Penggunaan Huruf Istifham كَمْ
Kaidah-kaidah berikut berlaku untuk penggunaan huruf istifham كَمْ
Kaidah 1
Contoh:
كَمْ كِتَابًا عِنْدَكَ؟
Berapa banyak buku yang kamu miliki?
كَمْ كُرَّاسَةً مَعَكَ؟
Berapa banyak buku tulis yang ada bersamamu?
Kaidah 2
Namun perlu diingat bahwa:
- Kata benda maskulin atau isim mudzakkar (اِسْمٌ مُذَكَّرٌ – ismun mużakkar) yang nakirah dalam bentuk manshub ditulis dengan alif tambahan sebelum tanwin fatḥah.
- Sedangkan kata benda feminin atau isim muannats (اِسْمٌ مُؤَنَّثٌ – ismun mu’annaş) yang diakhiri ta marbuthah (تَاءٌ مَرْبُوطَةٌ – tā’ marbūŧah) tidak menambahkan alif.
Contoh:
كَمْ قَمِيصًا هَذِهِ؟
Berapa banyak baju (isim mudzakkar) ini?
Contoh-Contoh Kalimat
Mari kita lihat beberapa contoh lainnya untuk pemahaman yang lebih baik tentang aturan ini:
Gambar | Indonesia | Arab |
| Berapa banyak saudara laki-laki yang kamu punya Wàhai Muhammad? Saya punya satu saudara laki-laki | |
| Dan berapa banyak saudara perempuan yang kamu punya? Saya punya dua saudara perempuan | |
| Berapa banyak roda yang dipunyai sebuah sepeda? Sepeda mempunyai dua roda | |
| Berapa banyak hari raya id yang ada di dalam setahun wahai Baqir? Ada dua hari raya id di dalam setahun: hari raya tersebut adalah Idul Fitri dan Idul Adha | كَمْ عِيدًا فِي السَّنَةِ يَا بَاقِرُ؟ فِي السَّنَةِ عِيدَانِ: هُمَا عِيدُ الْفِطْرِ، وَعِيدُ الأَضْحَى. |
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel




Komentar
Posting Komentar