Pelajaran 4-4

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bagian

 1    2    3    4    5    6    7    8    9   10  11. 12  13  14  15  16  17

Pelajaran 4 – الدَّرْسُ الرَّابِعُ

Istifham | Kalimat Tanya (الاسْتِفْهَامُ – istifhām)

Kita masih berada pada pelajaran keempat dari kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus bahasa Arab ini dilengkapi dengan gambar, video, dan audio yang akan membantu Anda belajar bahasa Arab.

Pada bagian pelajaran 4 ini, kita akan mempelajari pembentukan kalimat tanya atau istifham (الاسْتِفْهَام – al-istifhām) dalam bahasa Arab, insya Allah.

 Episode 11 – Pelajaran 4B

Cara Mengajukan Pertanyaan dalam Bahasa Arab

Dalam seri ini kita akan belajar bahasa Arab melalui contoh-contoh.

Pengertian Istifham

Kita mengetahui bahwa istifham adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan sekumpulan kata yang dipakai untuk mengajukan pertanyaan.

Contohnya:

  • Di mana buku itu?
  • Apa yang ada di atas buku?
  • Apakah kunci ada di atas buku?
  • Siapa yang ada di atas batu?

Semua contoh tersebut disebut istifham.

Kata-kata yang digunakan untuk bertanya disebut kata tanya atau adat istifham (أَدَاةُ اسْتِفْهَام – adātu istifhām).

Adat Istifham

Contoh Istifham

Gambar
Indonesia
Transliterasi
(dibaca)
Arab
Madinaharabic.com lesson image
Di mana kunci tersebut?
ainal miftāħu?
Madinaharabic.com lesson image
Apa yang ada di atas buku itu?
māżā ‘alal kitābi?
Madinaharabic.com lesson image
Apakah ada sebuah kunci di atas buku itu?
a-miftāḥun ‘alal kitābi?
Madinaharabic.com lesson image
Siapa yang ada di dapur?
man fil maṭbakhi?
Madinaharabic.com lesson image
Apa yang ada di atas batu itu?
māżā ‘alal ḥaĵari?

مَاذَا عَلَىٰ الْحَجَرِ؟

Kaidah Penggunaan Adatu Istifham

Apabila adatu istifham datang sebelum kata benda atau isim (اِسْم – ism), maka isim tersebut berada dalam kasus nominatif atau marfu (حَالَةُ الرَّفْع – ḥālatu ar-raf‘), yaitu diakhiri dengan ḍammah (ـُ).

Contoh dan Penjelasan Kaidah

Kasus
Aturan
Arab
Adat istifham diikuti isim ma'rifah
Kata benda tertentu atau isim ma'rifah (اسم معرف – ismu ma‘rifah) mendapat satu ḍammah (ضمة واحدة – ḍammah wāḥidah) pada huruf terakhirnya.
Adat istifham diikuti isim nakirah
Kata benda tak tentu atau isim nakirah (اسم نكرة – ismu nakirah) mendapat dua ḍammah (tanwīn) (تنوين بالضم – tanwīn biḍ-ḍammpada huruf terakhirnya.
Adat istfham diikuti huruf jar
Kata depan atau huruf jar (حرف جر – ḥarf jarr) tidak berubah menjadi marfu

Kesimpulan Kaidah Isim

  • Isim ma‘rifah → satu ḍammah (ـُ)
  • Isim nakirah → dua ḍammah (ـٌ)
    Jika didahului oleh adat istifham.

 Adat Istifham yang Diawali oleh Huruf Jar


Huruf Jar  dan Adat Istifham

Apabila huruf jar  didahului oleh adat istifham , maka huruf jar tersebut tidak berubah harakat akhirnya, karena huruf jar bersifat mabni (tidak berubah) (مَبْنِيّ – mabnī).

Ini merupakan kaidah penting dalam tata bahasa Arab atau nahwuSebagian kaidah memiliki prioritas atas kaidah lainnya (تَقَدُّمُ الْقَوَاعِد – taqaddumu al-qawā‘id).

Contoh Istifham dan Jawaban

Gambar
Indonesia
Arab
Madinaharabic.com lesson image
Di mana Muhammad?
Muhammad ada di dalam ruangan.
Madinaharabic.com lesson image
Dan di mana Yasir?
Yasir ada di kamar mandi.
Madinaharabic.com lesson image
Di mana Aminah?
Aminah ada di dapur.
Madinaharabic.com lesson image
Di mana buku tersebut?
Buku tersebut ada di atas meja.
Madinaharabic.com lesson image
Dan di mana jam tangan itu?
Jam tangan itu ada di atas tempat tidur.
Madinaharabic.com lesson image
Apakah Muhammad ada di kamar mandi?
Tidak, tapi di dalam kamar.
Madinaharabic.com lesson image
Siapa yang ada di dapur?
Aminah ada di dapur.
Madinaharabic.com lesson image
Apa yang ada di atas tempat tidur?
Jam tangan itu ada di atas tempat tidur.

Catatan

Pada pelajaran 1-8 kita mempelajari adat istifham مَا yang berarti apa untuk menanyakan benda mati atau hewan. Pada kalimat ini kita menggunakan adat istifham  مَاذَا yang memiliki arti yang sama yaitu apa. Perhatikan kata tanya مَاذَا diikuti oleh huruf jar  dan kita tidak bisa menggunakan adat istifham مَا jika diikuti oleh huruf jar. Jadi istifham مَاذَا عَلَىٰ الْكِتَابِ tidak bisa diganti menjadi مَا عَلَىٰ الْكِتَابِ.

Penutup

Pada bagian pelajaran berikutnya, insya Allah, akan ada banyak latihan soal untuk menguji pemahaman Anda terhadap kaidah-kaidah yang telah dipelajari sejauh ini.

Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2