Pelajaran 17-1
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Bagian
Pelajaran 17 – الدَّرْسُ السَّابِعَ عَشَرَ
Pendahuluan (مُقَدِّمَةٌ – Muqaddimah)
Ini adalah pelajaran ketujuh belas dari kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini dilengkapi dengan gambar dan audio yang akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.
Yang Akan Dipelajari dalam Pelajaran Ini
Insyaallah, pada pelajaran ini kita akan mempelajari hal-hal berikut:
1. Isim Berakal (Aqil) dan Isim Tidak Berakal (Ghairu Aqil)
Kita akan mempelajari bahwa dalam bahasa Arab terdapat dua kelompok atau jenis isim (اِسْمٌ – ism/kata benda) yang diperlakukan dengan cara yang berbeda, yaitu:
- Isim berakal atau isim aqil (عَاقِلٌ – ‘āqil), yaitu isim yang menunjukkan manusia atau makhluk yang berakal.
- Isim tidak berakal atau isim ghairu aqil (غَيْرُ عَاقِلٍ – gairu ‘āqil), yaitu isim yang menunjukkan benda, hewan, tumbuhan, atau selain makhluk berakal (dalam kaidah nahwu diperlakukan sebagai tidak berakal).
Kita juga akan mempelajari cara membedakan jenis suatu isim.
Contoh:
Indonesia | Transliterasi | Arab | ||
Seorang murid | ṭālibun | عَاقِلٌ | ||
Murid-murid | ṭullābun | |||
Sebuah buku | kitābun | غَيْرُ عَاقِلٍ | ||
Buku-buku | kutubun | |||
2. Pola Baru Jamak Taksir
Kita juga akan mempelajari pola baru kata benda jamak tidak beraturan atau jamak taksir (جَمْعُ التَّكْسِيرِ – jam‘ut-taksīr), yaitu bentuk jamak yang mengalami perubahan pada susunan huruf atau harakat kata.
Contoh:
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel
Komentar
Posting Komentar