Pelajaran 18-6
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Lanjutan
Kita masih berada pada pelajaran delapan belas dari kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus bahasa Arab yang dilengkapi dengan gambar dan audio ini akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.
Bentuk Mutsanna (Dua/Ganda) dari Dhamir Ghaib (Kata Ganti Orang Ketiga)
Pada bagian pelajaran ini, kita akan mempelajari bentuk ganda atau muṡanna (مُثَنًّى – muṡannā) dari kata ganti orang atau dhamir (ضَمِيرٌ – ḍamīr) untuk kata "dia" laki-laki dan perempuan. Dalam bahasa Arab, semua jenis dhamir memiliki bentuk ganda, tidak hanya kata tunjuk atau isim isyarah (اِسْمُ إِشَارَةٍ – ismu isyārah). Kita telah mempelajari bentuk tunggal atau mufrad (مُفْرَدٌ – mufrad) dari kata ganti orang ketiga atau dhamir ghaib (ضَمِيرُ الْغَائِبِ – ḍamīru al-gā'ib) untuk jenis maskulin atau mudzakkar (مُذَكَّرٌ – mużakkar) dan feminin atau muannats (مُؤَنَّثٌ – mu'annaṡ) pada (Pelajaran 4 bagian 7).
Pada bagian pelajaran ini, kita akan mempelajari mutsanna dari dhamir ghaib yang mewakili kata benda atau isim (اِسْمٌ – ism) mudzakkar dan muannats, insyaallah.
Cara Mengubah Dhamir Ghaib Menjadi Bentuk Mutsanna
1. Kata ganti orang ketiga laki-laki (dhamir ghaib)
Untuk mengubah dhamir ghaib yang mewakili kata benda maskulin atau isim mudzakkar (اِسْمٌ مُذَكَّرٌ – ismun mużakkar) ke bentuk mutsanna, langkah-langkah berikut perlu dilakukan:
- Huruf terakhir وَ (waw berharakat fatḥah) diganti dengan مَا (mim berharakat fatḥah diikuti alif panjang).
Contoh:
هُوَ → هُمَا
2. Kata ganti orang ketiga perempuan (dhamir ghaibah)
Untuk mengubah dhamir ghaibah, yaitu هِيَ (dia perempuan), menjadi bentuk mutsanna, lakukan langkah berikut:
- Harakat kasrah pada huruf هِ diubah menjadi dhammah, kemudian
- Huruf terakhir يَ (ya berharakat fathah) diganti dengan مَا (mim berharakat fathah diikuti alif panjang).
Contoh:
هِيَ → هُمَا
Contoh Kalimat
Mari kita lihat beberapa contoh lagi untuk memahami kaidah ini dengan lebih baik:
Gambar | Indonesia | Arab |
| Dia (laki-laki) adalah seorang murid Mereka berdua adalah murid | |
| Dia (perempuan) adalah seorang guru Mereka berdua adalah guru | |
| Anak laki-laki ini miskin, dia juga seorang anak yatim Dua anak laki-laki ini miskin, mereka berdua juga yatim | |
| Anak perempuan ini adalah seorang murid, dia sangat rajin Dua anak perempuan ini adalah murid, mereka berdua sangat rajin | هَذِهِ الْبِنْتُ طَالِبَةٌ، هِيَ مُجْتَهِدَةٌ جِدًّا. هَاتَانِ الْبِنْتَانِ طَالِبَتَانِ، هُمَا مُجْتَهِدَتَانِ جِدًّا. |
Catatan: Pada bentuk mutsanna, baik هُوَ maupun هِيَ sama-sama berubah menjadi هُمَا, sehingga satu bentuk isim dhamir digunakan untuk dua laki-laki maupun dua perempuan. Perbedaannya terlihat dari kata benda dan kata sifat yang mengikutinya, misalnya طَالِبَانِ (dua pelajar laki-laki) dan مُدَرِّسَتَانِ (dua guru perempuan).
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel




Komentar
Posting Komentar