Pelajaran 37-3

 PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


 Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8 

Pelajaran 37 – الدَّرْسُ السَّابِعُ وَالثَّلاثُونَ

Perubahan Lima Kata Kerja – إعْرابُ الأَفْعالِ الخَمْسَةِ

Naŝb (Akusatif) dari Lima Kata Kerja

Kita masih berada pada pelajaran tiga puluh tujuh kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.

Sekarang kita akan mempelajari tanda Naŝb (Akusatif) Lima Kata Kerja Bahasa Arab. Sebelumnya kita mempelajari partikel Naŝb (Akusatif) أنْ dan لَنْ dan bagaimana kata kerja beraturan فِعْل صَحِيح atau kata kerja tidak beraturan فِعْل مُعْتَلّ berada dalam kasus Naŝb (Akusatif) dengan partikel-partikel ini.  Sebagai contoh:

أَنْ يَنَامَ
أَنْ نَخْرُجَ
لَنْ يَنْتَصِرَ
لَنْ يَضِيعَ
Kata Kerja
an yanām-a
an nakhruĵ-a
lan yantaŝir-a
lan yađhīξ-a
 Transliterasi
to sleep
Tidur
to get out
Keluar
will not win
tidak akan menang 
will not be lost
tidak akan kalah
Arti

Bagaimana dengan kasus Naŝb (Akusatif) dengan Lima Kata Kerja. Perhatikan contoh-contoh berikut:

Terjemahan 
Contoh

The Prophet (peace be upon him) said: " You will not enter Paradise until you believe and you will not believe until you love one another" May I inform you of something, if you do, you love each other. Promote greeting amongst you (by saying As-salamu 'alaikum to one another)"

Rasulullahbersabda: “Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian beriman, dan tidaklah kalian beriman hingga kalian saling menyayangi. Maukah kalian aku tunjukkan atas sesuatu yang mana apabila kalian mengerjakannya niscaya kalian akan saling menyayangi. Sebarkanlah salam di antara kalian.”

قال رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: "لَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤمِنُوا، وَلَنْ تُؤمِنُوا، حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلا أَدُلَّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعْلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؛ أَفْشُوا السَّلامَ بَيْنَكُمْ¹"

Allah (Exalted be He) says: "By no means shall you attain to righteousness until you spend (benevolently) out of what you love*

Allah Ta’ala berfirman: “Kamu sekali-kali tidak akan mencapai kebajikan sampai kamu menafkahkan (dengan tulus) dari apa yang kamu cintai.”

قَالَ اللَّهُ تَعَالى:"لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ²

Muslims should propagate the sound teachings of Islam

Umat ​​Islam harus menyebarkan ajaran Islam yang benar

يَجِبُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ أَنْ يَنْشُروُا تَعالِيمَ الإسْلامِ الصَّحِيحَةَ³

They should inform people of its truth

Mereka harus memberi tahu orang-orang tentang kebenarannya
وَأنْ يُخْبِرُوا النَّاسَ بِحَقِيقَتِهِ

They should teach people its moderateness

Mereka harus mengajari manusia moderasinya
وَأنْ يُعَلِّموُا النَّاسَ أيْضًا وَسَطِيَّتِهِ

Perhatikan kata kerja berikut yang diperlihatkan pada contoh di atas:

تَنالُوا
تُؤْمِنُوا
تَدْخُلُوا
Kata Kerja
tanāl-ū
tu'min-ū
tadkhul-ū
 Transliterasi
attain
mencapai
believe
beriman
enter
masuk
Arti

تُنْفِقُوا
تَحَابُّوا
تُؤمِنُوا
Kata Kerja
tunfiq-ū
taħābb-ū
tu'min-ū
 Transliterasi
spend
membelanjakan
love one another
saling mencintai
believe
beriman
Arti

Kata kerja ini berasal dari Lima Kata Kerja.  Nūn نُون [huruf "N"] dihilangkan karena kata kerjanya berada dalam kasus Nasb (Akusatif) نَصْب.  Partikel Nasb (Akusatif) di sini adalah artikel حَتَّى (ħattā).

Nūn (ن) juga dihilangkan dari kata kerja berikut, karena kata kerja tersebut berada setelah partikel Nasb (Akusatif) أَنْ.

يُعَلِّموُا 
يُخْبِرُوا
يَنْشُروُا
Kata Kerja
yuξallim-ū
yukhbir-ū
yanshur-ū
 Transliterasi
teach
mengajarkan
inform
menceritakan
propagate
menyebarkan
Arti

Jadi bisa kita katakan bahwa tanda Naŝb (Akusatif) dari Lima Kata Kerja adalah penghilangan huruf Nūn ("ن").  Berikut adalah beberapa partikel Naŝb (Akusatif) dari kata kerja sekarang:

حَتَّى
لَنْ
أَنْ
ħattā
lan
An


Catatan:
  1. تُؤْمِنُوا‎ /tuʾminū/ (kalian (laki-laki) beriman) merupakan kata kerja bentuk sekarang dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah آمَنَ /ʾāmana/ (dia laki-laki) beriman (saat lampau)). Dalam konteks perintah Qur'an dan sunah menggunakan kata kerja maskulin (مُذَّكَر) sebagai keumuman yang berlaku untuk gender laki-laki dan gender perempuan.

    تَحَابُّوا‎ /taḥābbū/ atau تَحَابَبُوا‎ /taḥābabū/ (mereka (laki-laki) saling mencintai) pada Wiktionary dinyatakan sebagai kata kerja bentuk lampau yang bentuk dasarnya juga dalam bentuk lampau adalah تَحَابَّ /taḥābba/ atau تَحَابَبَ‎ /taḥābaba/ (dia (laki-laki) mencintai (saat lampau)). تَحَابَبْتُمْ‎ /taḥābabtum/ (kalian (laki-laki) saling mencintai (saat lampau)) adalah kata kerja yang memiliki bentuk dasar yang sama.

    أَوَلا /ʾawalā/ merupakan kata yang banyak ditemukan dalam Al Qur'an dan lazim diartikan "apakah …. tidak". Dalam konteks hadis ini diterjemahkan "maukah".

    أَدُلُّ‎ /ʾadullu/ (saya menunjukkan/menyarankan) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah دَلَّ /dalla/ (dia (laki-laki) menunjukkan/menyarankan (saat lampau))

    فَعَلْتُمْ‎ /faʿaltum/ (mereka (laki-laki) mengerjakan (saat lampau)) merupakan kata kerja lampau untuk orang ketiga jamak maskulin. Bentuk dasarnya yang juga dalam bentuk lampau merujuk pada orang ketiga tunggal maskulin yaitu فَعَلَ /faʿala/ (dia (laki-laki) melakukan (saat lampau)).

    أَفْشُوا /ʾafšū/ ( sebarkanlah (oleh kalian laki-laki)) dilafalkan sebagai أُفْشُوا /ʾufšū/ pada aplikasi Arabic Conjugator. Bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah فَشَا /fašā/ (dia (laki-laki) menyebarkan (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh Alif di akhir kata (pelajaran 32).

  2. قَالَ اللَّهُ تَعَالى (Allah Ta’ala berfirman) adalah kalimat yang terdiri dari dua kata kerja dengan subjek yang sama yaitu kata kerja قَالَ /qāla/ (Dia (maskulin) berfirman (saat lampau)) dan kata kerja تَعَالى /taālā/ (Dia (maskulin) adalah Maha Tinggi ((sejak) saat lampau)).

    تَنَالُوا /tanālū/ (mereka (laki-laki) mencapai) merupakan kata kerja bentuk sekarang dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah نَالَ /nāla/ (dia (laki-laki) mencapai (saat lampau)).

    تُنْفِقُونَ‎ /tunfiqūna/ (kalian (laki-laki) menginfaqan) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَنْفَقَ /ʾanfaqa/ (dia (laki-laki) menginfaqan (saat lampau))

    تُحِبُّونَ /tuḥibbūna/ (kalian (laki-laki) mencintai) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَحَبَّ /ʾaḥabba/ (dia (laki-laki) mencintai (saat lampau)).

  3. يَجِبُ‎ /yajibu/ (dia (maskulin) harus) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah وَجَبَ /wajaba/ (dia (maskulin) harus (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh huruf waw (و) atau huruf ya (ي) di awal kata (pelajaran 32). Kata kerja ini berkolokasi dengan kata depan عَلَى /a lā/ (atas) dan partikel Akusatif أَنْ /ʾan/ (untuk). Secara harfiah bisa diartikan "kewajiban atas.....untuk...."

    تَعالِيمُ الإسْلامِ /taʿālīmu al-islāmi/ (ajaran Islam) merupakan ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (lihat aturannya pada pelajaran 5-2). تَعَالِيمَ /taʿālīmu/ (ajaran-ajaran) adalah bentuk jamak dari تَعْلِيمٌ /taʿlīmun/. Kata benda ini termasuk kata benda verbal / gerund (مَصْدَر) dari kata kerja عَلَّمَ /ʿallama/ (dia (laki-laki) mengajar (saat lampau)) (lihat pelajaran 36-3). 

    التَّعَالِيمُ الصَّحِيحَةُ /at-taʿālīmu aṣ-ṣaḥīḥatu/ (ajaran yang benar) merupakan klausa kata sifat (pelajaran 9) untuk kata benda jamak tidak rasional (غَيْرُ عَاقِل). Aturan klausa kata sifat untuk kata benda jamak tidak rasional berbeda dengan aturan dengan kata sifat kata benda jamak rasional (عَاقِل). Pada kata benda jamak tidak rasional berlaku aturan yaitu kata sifat yang menjelaskan kata benda jamak tidak rasional harus dalam bentuk feminim tunggal (pelajaran 17).

  4. يُخْبِرُوا /yuḵbirū/ (mereka (laki-laki) memberitahu) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَخْبَرَ /ʾaḵbara/ (dia (laki-laki) memberitahu (saat lampau)).

    نَاسٌ /nāsun/ (manusia) adalah bentuk jamak dari إِنْسَانٌ /ʾinsānun/.

  5. وَسَطِيَّةٌ /wasaṭiyyatun/ (pertengahan; moderat) adalah bentuk feminim (مُؤَنَّث) dari وَسَطٌ /wasaṭun/.

    أيْضًا /ayḍan/ = juga.


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Twitter

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2