Pelajaran 37-3
Naŝb (Akusatif) dari Lima Kata Kerja
|
أَنْ يَنَامَ |
أَنْ نَخْرُجَ |
لَنْ يَنْتَصِرَ
|
لَنْ يَضِيعَ
|
|
||||
|
an yanām-a |
an nakhruĵ-a
|
lan yantaŝir-a
|
lan yađhīξ-a
|
| ||||
to sleep
|
to get out
| will not win
| will not be lost
| Arti
|
|
Terjemahan
|
Contoh
|
|
|
The Prophet (peace be upon him) said: " You will not enter Paradise until you believe and you will not believe until you love one another" May I inform you of something, if you do, you love each other. Promote greeting amongst you (by saying As-salamu 'alaikum to one another)"
|
قال رَسُولُ اللَّهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: "لَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤمِنُوا، وَلَنْ تُؤمِنُوا، حَتَّى تَحَابُّوا، أَوَلا أَدُلَّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعْلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ؛ أَفْشُوا السَّلامَ بَيْنَكُمْ¹" |
|
|
Allah (Exalted be He) says: "By no means shall you attain to righteousness until you spend (benevolently) out of what you love*
|
قَالَ اللَّهُ تَعَالى:"لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّى تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ²
|
|
|
Muslims should propagate the sound teachings of Islam
| يَجِبُ عَلَى الْمُسْلِمِينَ أَنْ يَنْشُروُا تَعالِيمَ الإسْلامِ الصَّحِيحَةَ³ |
|
|
They should inform people of its truth
| وَأنْ يُخْبِرُوا النَّاسَ بِحَقِيقَتِهِ⁴ | |
They should teach people its moderateness
|
وَأنْ يُعَلِّموُا النَّاسَ أيْضًا وَسَطِيَّتِهِ⁵
|
|
تَنالُوا |
تُؤْمِنُوا
|
تَدْخُلُوا
|
Kata Kerja
|
|||
|
tanāl-ū |
tu'min-ū
|
tadkhul-ū
|
|
|||
|
attain
|
believe
|
enter
|
Arti
|
تُنْفِقُوا | تَحَابُّوا | تُؤمِنُوا | Kata Kerja | |||
tunfiq-ū | taħābb-ū | tu'min-ū | ||||
spend
| love one another
| believe
| Arti |
يُعَلِّموُا | يُخْبِرُوا | يَنْشُروُا | Kata Kerja | |||
yuξallim-ū | yukhbir-ū | yanshur-ū | ||||
teach
| inform
| propagate
| Arti |
|
حَتَّى |
لَنْ
|
أَنْ
|
|
ħattā |
lan
|
An
|
تُؤْمِنُوا /tuʾminū/ (kalian (laki-laki) beriman) merupakan kata kerja bentuk sekarang dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah آمَنَ /ʾāmana/ (dia laki-laki) beriman (saat lampau)). Dalam konteks perintah Qur'an dan sunah menggunakan kata kerja maskulin (مُذَّكَر) sebagai keumuman yang berlaku untuk gender laki-laki dan gender perempuan.
تَحَابُّوا /taḥābbū/ atau تَحَابَبُوا /taḥābabū/ (mereka (laki-laki) saling mencintai) pada Wiktionary dinyatakan sebagai kata kerja bentuk lampau yang bentuk dasarnya juga dalam bentuk lampau adalah تَحَابَّ /taḥābba/ atau تَحَابَبَ /taḥābaba/ (dia (laki-laki) mencintai (saat lampau)). تَحَابَبْتُمْ /taḥābabtum/ (kalian (laki-laki) saling mencintai (saat lampau)) adalah kata kerja yang memiliki bentuk dasar yang sama.
أَوَلا /ʾawalā/ merupakan kata yang banyak ditemukan dalam Al Qur'an dan lazim diartikan "apakah …. tidak". Dalam konteks hadis ini diterjemahkan "maukah".
أَدُلُّ /ʾadullu/ (saya menunjukkan/menyarankan) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah دَلَّ /dalla/ (dia (laki-laki) menunjukkan/menyarankan (saat lampau))
فَعَلْتُمْ /faʿaltum/ (mereka (laki-laki) mengerjakan (saat lampau)) merupakan kata kerja lampau untuk orang ketiga jamak maskulin. Bentuk dasarnya yang juga dalam bentuk lampau merujuk pada orang ketiga tunggal maskulin yaitu فَعَلَ /faʿala/ (dia (laki-laki) melakukan (saat lampau)).
أَفْشُوا /ʾafšū/ ( sebarkanlah (oleh kalian laki-laki)) dilafalkan sebagai أُفْشُوا /ʾufšū/ pada aplikasi Arabic Conjugator. Bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah فَشَا /fašā/ (dia (laki-laki) menyebarkan (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh Alif di akhir kata (pelajaran 32).
قَالَ اللَّهُ تَعَالى (Allah Ta’ala berfirman) adalah kalimat yang terdiri dari dua kata kerja dengan subjek yang sama yaitu kata kerja قَالَ /qāla/ (Dia (maskulin) berfirman (saat lampau)) dan kata kerja تَعَالى /taālā/ (Dia (maskulin) adalah Maha Tinggi ((sejak) saat lampau)).
تَنَالُوا /tanālū/ (mereka (laki-laki) mencapai) merupakan kata kerja bentuk sekarang dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah نَالَ /nāla/ (dia (laki-laki) mencapai (saat lampau)).
تُنْفِقُونَ /tunfiqūna/ (kalian (laki-laki) menginfaqan) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَنْفَقَ /ʾanfaqa/ (dia (laki-laki) menginfaqan (saat lampau))
تُحِبُّونَ /tuḥibbūna/ (kalian (laki-laki) mencintai) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَحَبَّ /ʾaḥabba/ (dia (laki-laki) mencintai (saat lampau)).
يَجِبُ /yajibu/ (dia (maskulin) harus) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah وَجَبَ /wajaba/ (dia (maskulin) harus (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh huruf waw (و) atau huruf ya (ي) di awal kata (pelajaran 32). Kata kerja ini berkolokasi dengan kata depan عَلَى /a lā/ (atas) dan partikel Akusatif أَنْ /ʾan/ (untuk). Secara harfiah bisa diartikan "kewajiban atas.....untuk...."
تَعالِيمُ الإسْلامِ /taʿālīmu al-islāmi/ (ajaran Islam) merupakan ungkapan kepemilikan (إضَافَة) (lihat aturannya pada pelajaran 5-2). تَعَالِيمَ /taʿālīmu/ (ajaran-ajaran) adalah bentuk jamak dari تَعْلِيمٌ /taʿlīmun/. Kata benda ini termasuk kata benda verbal / gerund (مَصْدَر) dari kata kerja عَلَّمَ /ʿallama/ (dia (laki-laki) mengajar (saat lampau)) (lihat pelajaran 36-3).
التَّعَالِيمُ الصَّحِيحَةُ /at-taʿālīmu aṣ-ṣaḥīḥatu/ (ajaran yang benar) merupakan klausa kata sifat (pelajaran 9) untuk kata benda jamak tidak rasional (غَيْرُ عَاقِل). Aturan klausa kata sifat untuk kata benda jamak tidak rasional berbeda dengan aturan dengan kata sifat kata benda jamak rasional (عَاقِل). Pada kata benda jamak tidak rasional berlaku aturan yaitu kata sifat yang menjelaskan kata benda jamak tidak rasional harus dalam bentuk feminim tunggal (pelajaran 17).
يُخْبِرُوا /yuḵbirū/ (mereka (laki-laki) memberitahu) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah أَخْبَرَ /ʾaḵbara/ (dia (laki-laki) memberitahu (saat lampau)).
نَاسٌ /nāsun/ (manusia) adalah bentuk jamak dari إِنْسَانٌ /ʾinsānun/.
وَسَطِيَّةٌ /wasaṭiyyatun/ (pertengahan; moderat) adalah bentuk feminim (مُؤَنَّث) dari وَسَطٌ /wasaṭun/.
أيْضًا /ayḍan/ = juga.
Komentar
Posting Komentar