Pelajaran 30-4
PELAJARAN BAHASA ARAB
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Feminim wajib – الْمُؤَنَّثِ وُجُوبًا
|
Gambar
|
Terjemahan
|
Contoh Arab
|
No.
|
|
|
Suad has done sports for a month
|
مَارَسَتْ سُعَادُ الرِّيَاضَةَ شَهْرًا
|
1
|
||
|
Zaynab studies at Cairo University
|
تَدْرُسُ زَيْنَبُ فِيْ جَامِعَةِ الْقَاهِرَةِ
|
2
|
||
|
Fatima works in a big company
|
فَاطِمَةُ تَعْمَلُ فِيْ شَرِكَةٍ كَبِيرَةٍ
|
3
|
||
|
Suad studied hard and passed the exam
|
دَرَسَتْ سُعَادُ بِجِدٍ¹ فَنَجَحَتْ فِيْ الِامْتِحَانِ
|
4
|
||
|
The giraffe ate a lot of carrots
|
أَكَلَتِ الزَّرَافَةُ كَثِيرًا مِنَ الجَزَرِ
|
5
|
||
|
The cat entered the kitchen, ate food and then it escaped from the window
|
|
6
|
- Pelaku kata kerja adalah feminim sejati yang menghasilkan keturunan atau bertelur, apakah wanita, hewan atau burung termasuk kata benda nama - contohnya adalah Suad, Zainab, Fatimah, jerapah dan kucing. Semua kata benda ini adalah kata benda feminim yang sesungguhnya. Akan tetapi, ada suatu kondisi yang harus dipenuhi agar kata kerja menjadi feminim wajib - yaitu kata kerja dan pelakunya harus terhubung secara langsung, yaitu kata benda berada langsung setelah kata kerja.
- Pelaku kata kerja adalah kata ganti tertambat (ضَمِيرٌ مُتَّصِلٌ) yang merujuk pada kata benda feminim yang disebutkan sebelum kata kerja. Perhatikan contoh-contoh berikut:
|
Gambar
|
Terjemahan
|
Arab
|
|
|
The Mother is a gift from God; she becomes pregnant, gives birth and cares for her children
|
الْأُمُّ هَدِيَّةٌ مِنَ اللَّهِ؛ حَمَلَتْ، وَوَضَعَتْ، وَسَهِرَتْ عَلَى رَاحَةِ أَوْلَادِهَا² |
||
|
My friend Mariam is diligent; she reads and studies much
|
صَدِيْقَتِيْ مَرْيَمُ مُجْتَهِدَةٌ؛ فَهِيَ تَقْرَأُ كَثِيْرًا، وَتَدْرُسُ كَثِيرًا |
||
|
|
The police (exert efforts to) keep security of people and protect their property and souls (lives)
|
تَسْهَرُ³ الشُّرْطَةُ عَلَى أَمْنِ الْمُوَاطِنِينَ⁴؛ فَتَحْمِي⁵ أَمْوَالَهُمْ⁶، وَأَرْوَاحَهُمْ⁷ |
|
|
The sky is a source of life for the land; if it rains it fills the land with goodness and life, and if not land becomes waste lh
|
|
||
|
Planes are a wonderful invention, because they carry heavy things and transport passengers to remote countries
|
الطَّائِرَاتُ اِخْتِرَاعٌ رَائِعٌ تَحْمِلُ الْأَشْيَاءَ الثَّقِيلَةَ⁸ وَتَنْقُلُ الأَشْخَاصَ⁹ إِلَى بِلادٍ¹⁰ بَعِيدَةٍ |
|
|
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
حَمَلَتْ
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
سَهِرَتْ
|
|
|
Sekarang
|
تَقْرَأُ
|
|
|
مُضَارِع Sekarang
|
تَدْرُسُ
|
|
|
مُضَارِع Sekarang
|
تَسْهَرُ
|
|
|
مُضَارِع Sekarang
|
تَحْمِي
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
أَمْطَرَتْ
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
مَلأتِ
|
|
|
ماضٍ Lampau
|
أَمْسَكَت
|
|
|
Sekarang
|
تَحْمِلُ
|
|
|
مُضَارِع Sekarang
|
تَنْقُلُ
|
|
|
Kata kerja yang berhubungan dengan kata benda feminim
|
Kata benda feminim
|
|
|
|
الأمُّ Mother
|
|
|
تَقْرَأُ ; تَدْرُسُ
|
مَرْيَم Mariam
|
|
|
تسْهَر ; تَحْمِي
|
الشُّرْطَةُ Police
|
|
|
مَلأتِ ; أمْسَكَتْ ; أَمْطَرَتْ
|
السماء Sky
|
|
|
تَحْمِلُ ; تَنْقُلُ
|
الطَّائرات Planes
|
- Jika pelaku kata kerja merupakan kata benda feminim (yang menghasilkan keturunan atau bertelur, termasuk wanita, hewan dan burung), dimana pelaku kata kerja tersebut berada langsung setelah kata kerja (perhatikan contoh-contoh sebelumnya).
- Pelaku kata kerja merupakan kata ganti laten yang merujuk pada kata benda feminim yang disebutkan sebelum kata kerja, (perhatikan contoh-contoh sebelumnya).
بِجِدٍ /bijidin/ (dengan giat; secara serius; dengan sungguh-sungguh) merupakan kata keterangan yang dalam hal ini menerangkan kata kerja دَرَسَتْ /darasat/ (dia (perempuan) belajar).
أَوْلَادٌ /ʾawlādun/ (anak-anak) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari وَلَدٌ /waladun/ (seorang anak) (pelajaran 13-1).
تَسْهَرُ /tasharu/ (dia (feminim) mengawasi/menjaga) dalam bentuk dasarnya dilafalkan سَهِرَ /sahira/ (dia (maskulin) mengawasi/menjaga (saat lampau)).
Sebagai pengingat, frasa عَلَى أَمْنِ الْمُوَاطِنِينَ merupakan frasa kata depan عَلَى ((di) atas) yang diikuti oleh ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5) أَمْنِ الْمُوَاطِنِينَ (keamanan warga negara). Kata أَمْنِ (keamanan) adalah sebagai /Muđâf/ (kata yang dimiliki) dan kata الْمُوَاطِنِينَ (warga negara) sebagai /Muđâf Ilaihi/ (pemilik). Kata أَمْنِ merupakan kata benda terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة). Artikel terdefinisi الْ (al-) di awal kata ini dihilangkan karena berfungsi sebagai /Muđâf/ (kata yang dimiliki). Itulah sebabnya kata ini memiliki harakat satu (pelajaran 3). /Muđâf/ memiliki akhiran vokal sesuai dengan kasusnya. Kata أَمْنِ memiliki akhiran vokal berupa harakat kasrah karena posisinya setelah kata depan عَلَى (atas) sehingga memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور (pelajaran 4-3). /Muđâf Ilaihi/ (dalam hal ini الْمُوَاطِنِينَ (warga negara)) selalu memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Jadi kedua kata setelah kata depan عَلَى (atas) memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Kata الْمُوَاطِنِينَ adalah bentuk jamak beraturan (جَمْعٌ سَالِمٌ) dari مُوَاطِنٌ /muwāṭinun/ (seorang warga negara). Dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع bentuk jamak beraturan (جَمْعٌ سَالِمٌ) dari kata ini adalah مُوَاطِنُونَ /muwāṭinūna/ (pelajaran 13-1).
تَحْمِي /taḥmī/ (dia (feminim) melindungi) termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) (pelajaran 32). Dalam bentuk dasarnya adalah حَمَى /ḥamā/ (dia (maskulin) melindungi). Kata kerja dasar ini ditandai dengan Alif maksurah ى di akhir katanya.
أَمْوَالٌ /ʾamwālun/ (harta; kekayaan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari مَالٌ /mālun/.
أَرْوَاحٌ /ʾarwāḥun/ (roh; jiwa; kehidupan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari رُوحٌ /rūḥun/.
الْأَشْيَاءَ الثَّقِيلَةَ (benda-benda yang berat) merupakan klausa kata sifat (الْمُرَكَّبُ الْوَصْفِيُّ atau النَّعْتُ والْمَنْعُوتُ) (pelajaran 9) yaitu kata benda yang diikuti kata sifat (sebagai penjelas). Misal "buku kecil*, buku sebagai kata benda dijelaskan oleh kata sifat "kecil". Dalam Bahasa Arab jika bendanya tunggal (الْمُفْرَد) maka kata sifat juga harus dalam bentuk tunggal, jika kata bendanya terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة) kata sifat juga terdefinisi atau sebaliknya, kata benda maskulin (الْمُذَكَّر) kata sifat juga harus bentuk maskulin dan begitupun jika kata bendanya feminim (الْمُؤَنَّث) kata sifat juga harus bentuk feminim. Dengan kata lain gender antara kata benda tunggal dan kata sifat harus sama. Kalau dalam bentuk jamak aturan tersebut hanya berlaku untuk kata benda rasional (عَاقِلٌ) (pelajaran 17) dimana kata bendanya jamak kata sifat juga harus bentuk jamak. Begitu juga kata ganti orang dan kata ganti tunjuk harus bentuk jamak. Tapi jika kata benda jamak untuk kata benda irrasional (غَيْرُ عَاقِل) aturan pada kata benda tunggal (rasional dan irasional) tidak berlaku. Pada bentuk jamak kata benda irasional maka kata ganti dan kata sifat yang menyertainya harus dalam bentuk feminim tunggal. Jadi kata ganti feminim dan kata sifat feminim tidak pernah dalam bentuk jamak khusus kata benda irasional. Kita perhatikan pada klausa kata sifat الْأَشْيَاءَ الثَّقِيلَةَ, kata benda أَشْيَاءُ /ʾašyāʾu/ (benda-benda) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari شَيْءٌ /šayʾun/ (benda). Sedangkan kata sifat yang menyertainya yaitu الثَّقِيلَةَ (berat) adalah dalam bentuk feminim tunggal.
أَشْخَاصٌ /ʾašḵāṣun/ (orang-orang) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari شَخْصٌ /šaḵṣun/ (orang).
بِلادٍ بَعِيدَةٍ (negeri-negeri yang jauh) kasusnya sama dengan catatan nomor 8. بِلَادٌ /bilādun/ (negeri-negeri) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari بَلَدٌ /baladun/ (negeri).
Untuk mengetahui arti kata kerja pada tabel silakan merujuk pada kalimat pada kata-kata berwarna ungu.











Komentar
Posting Komentar