Pelajaran 30-7
Pada bagian ini kita akan menyajikan beberapa pertanyaan untuk menguji pemahaman Anda mengenai aturan-aturan yang telah kita pelajari Insya Allah. Untuk menjawab pertanyaan:
- Ketiklah jawaban yang lengkap untuk pertanyaan berikut dengan memilih pertanyaan dan menggunakan papan ketik layar atau menggunakan papan ketik sesungguhnya.
- Gunakan tombol Shift untuk memasukkan karakter pada bagian atas huruf dan gunakan harakat lengkap pada jawaban Anda - misal fathah, kasrah, sukūn dan sebagainya.
- Jangan gunakan harakat pada hal-hal kasus berikut:
- Alif yang diikuti oleh lam ال (sementara lam itu sendiri bisa diwakili oleh vokal).
- Lam yang diikuti oleh alif لا (dimana alif itu sendiri bisa diwakili ketika disertai oleh hamzah.
- Jangan menaruh alif kecil pada kata-kata seperti هذا.
- Jangan menaruh harakat pada vokal panjang.
- Setelah menyelesaikan semua pertanyaan, klik tombol Mark (Nilai) untuk melihat jawaban yang benar dan untuk memperoleh nilai Anda.
|
اكْتُبِ التَّصْرِيفَ الصَّحِيحَ للفِعْلِ الَّذِي بَيْنَ الْقَوْسَيْنِ
|
Perhatikan pelaku kata kerja pada kalimat berikut dan setelah itu tuliskan kata kerja yang sesuai, apakah feminim atau maskulin. Jika kata kerjanya bisa maskulin dan feminim, tulislah jawaban yang benar dua kali, satu dengan kata kerja maskulin dan satu lagi dengan kata kerja feminim, pisahkan dengan spasi.
|
البَناتُ في الامتحان¹ ........ (نَجَحَ) The girls suceeded in the exam |
النَّساءُ في المُظاهرات² ..... (خَرَج) The women went out in the demonstration
|
||
|
الْقِطَّةُ الْفَأْرَ³ ......... (أَكَل) The cat ate the mouse
|
في فَصْلِ الرَّبِيعِ ......... الزُّهُور⁴ (يَتَفَتَّح) In spring, flowers bloom
|
||
|
وفِي فَصْلِ الشِّتَاءِ ........ الجَوُّ بارِداً⁵ (يَكُوْن) In winter, the weather is cold
|
في فَصْلِ الخَرِيفِ........ الأَمْطارُ⁶ (يَتَسۧاقَط) In autumn, rain falls
|
||
|
وفِي فَصْلِ الصَّيْفِ ......... الحَرَارَةُ⁷ (تَرْتَفِع) In summer, the weather is hot
|
إلى النّادِي اليَوْمَ أُمِّي وخَالَتِي⁸….. To the sporting club, my mother and my aunt went today
|
||
|
أُخْتِي مَرْيَم ........ بِجَائِزَةِ المُسَابَقَة⁹ (فَاز) My sister Maryam won the prize of the contest
|
الزَّوْجَةُ شَرِيكة الْحياة فهي .......... زَوْجَها في كُلِّ صَغِيرةٍ وكَبِيرَةٍ¹⁰ (يُسَاعِد) The wife is a partner of the husband life, she helps him in everything (big or small)
|
نَجَحَتِ الْبَنَاتُ فِي الِْامْتِحَانِ
نَجَحَتْ /najaḥat/ (dia (perempuan / feminim (مُؤَنَّثُ)) lulus (saat lampau)) memiliki akhiran ta (ت) harakat sukun. Harakat sukun berubah menjadi harakat kasrah setelah diikuti oleh kata benda yang memiliki awalan kata sandang terdefinisi al (الْ).
بَنَاتٌ /banātun/ (saudara-saudara perempuan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari بِنْتٌ /bintun/ (pelajaran 13-1).
خَرَجَتِ النِّسَاءُ فِي الْمُظَاهَرَاتِ
نِسَاءٌ /nisāʾun/ (para wanita) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari اِمْرَأَةٌ /imraʾatun/ (seorang wanita) (pelajaran 13-1). Kata kerja yang digunakan adalah untuk orang ketiga tunggal perempuan yaitu خَرَجَتْ /ḵarajat/ (dia (perempuan) keluar (saat lampau)). Karena diikuti oleh kata benda yang berawalan artikel terdefinisi al (ال), harakat sukun pada huruf ta (ت) berubah menjadi harakat kasrah.
Kata مُظاهَرَاتٌ /muẓāharātun/ (demonstrasi) adalah jamak beraturan dari kata benda feminim مُظَاهَرَةٌ /muẓāharatun/ (pelajaran 13-4)أَكَلَتِ الْقِطَّةُ الْفَأْرَ
Perubahan harakat sukun ke kasrah pada akhir kata kerja sama dengan kasus nomor sebelumnya.
في فَصْلِ الرَّبِيعِ يَتَفَتَّحُ (تَتَفَتَّحُ) الزُّهُور
زُهُورٌ /zuhūrun/ (bunga-bunga) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) (lihat pelajaran 13-1) dari زَهْرٌ /zahrun/ (sekuntum bunga). Kata ini merupakan subjek dan berada dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع. Dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب yang berfungsi sebagai sebagai objek (مَفْعُولٌ) bentuknya adalah زُهُورًا /zuhūran/ dan dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) menjadi زُهُورٍ /zuhūrin/. Kata benda ini bukanlah kata benda feminim sejati.
فَصْل الرَّبِيعِ (musim semi) adalah bahasan pada ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
وَفِيْ فَصْلِ الشِّتَاءِ يَكُونُ الْجَوُّ بارِداً
يَكُونُ /yakūnu/ (dia (maskulin (مُذَكَّر)) adalah) merupakan kata kerja bentuk sekarang yang bentuk dasarnya adalah كَانَ /kāna/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) adalah (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) (pelajaran 32) yang ditandai oleh huruf waw (و) di tengah kata yang jenisnya adalah kata kerja aĵwaf (أَجْوَفُ).
فَصْلِ الشِّتَاءِ (musim dingin) adalah bahasan pada ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
فِيْ فَصْلِ الْخَرِيفِ يَتَسَاقَطُ (تَسَاقَطُ) الْأَمْطَارُ
فَصْلِ الْخَرِيفِ (musim gugur) adalah bahasan pada ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
أَمْطَارٌ /ʔamṭārun/ (hujan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari مَطَرٌ /maṭarun/ (pelajaran 13-1).
وفِي فَصْلِ الصَّيْفِ يَرْتَفِعُ (تَرْتَفِعُ) الحَرَارَةُ
Kata يَرْتَفِعُ /yartafiʿu (dia (maskulin (مُذَكَّر)) naik) dan تَرْتَفِعُ /tartafiʿu/ (dia (feminim (مُؤَنَّثُ)) naik) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang dasarnya adalah اِرْتَفَعَ /irtafaʿa/ (dia (maskulin (مُذَكَّر)) naik (saat lampau)).
حَرَارَةٌ /ḥarāratun/ (suhu) bukanlah kata benda feminim sejati.
ذَهَبَ (ذَهَبَتْ) إِلَى النَّادِي الْيَوْمَ أُمِّيْ وَخَالَتِيْ
Kata benda umumnya memiliki akhiran harakat dhammah atau dhammatain di akhir katanya dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع, harakat fathah atau fathain pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dan harakat kasrah kasratain pada kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور khususnya kata benda tunggal (مُفْرَد). Namun pada kata نَادٍ /nādin/ (sebuah klub) merupakan kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع dengan harakat kasratain. Kata نَادٍ /nādin/ dengan harakat kasratain ini sekaligus merangkap kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Untuk kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب memiliki harakat fathain yaitu نَادِيًا /nādiyan/ dengan tambahan huruf ya dan Alif (يا). Saat kata tersebut terdefinisi dengan menambahkan artikel Al (ال) di awal kata, kata tersebut berubah dengan menambahkan huruf ya (ي) di akhir kata seperti النَّادِي /an-nādī/ untuk kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور serta النَّادِيَ /an-nādiya/ untuk kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب. Kata benda ini dikenal dengan kata benda manqūŝ (اسْمٌ مَنْقُوصٌ) (lihat juga catatan no. 4 pelajaran 27-5).
ِأُخْتِيْ مَرْيَمُ فَازَتْ بِجَائِزَةِ الْمُسَابَقَة
جَائِزَة المُسَابَقَة (hadiah perlombaan) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
اَلزَّوْۡجَةُ شَرِيْكَةُ الْحَيَاةِ فَهِيَ تُسَاعِدُ زَوْجَهَا فِيْ كُلِّ صَغِيْرَةٍ وكَبِيْرَة
شَرِيكة الْحياةِ (mitra hidup) dan زَوْجها (suami dia (perempuan)) adalah ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
كُلّ صَغِير (segala besar) adalah kata gabungan (إضَافَةُ) dengan aturan yang sama dengan ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
Komentar
Posting Komentar