Pelajaran 29-2

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Bagian
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Pelajaran 29 – الدَّرْسُ التَّاسِعُ وَالْعِشْرُونَ

Bentuk Kata Kerja (Lampau, Sekarang dan Akan Datang) - زَمَن الفِعْل  (الماضي ،وَالْمُضارِع ،والمُسْتَقْبَل)


Lanjutan


Kita masih berada pada pelajaran dua puluh sembilan kursus Bahasa Arab gratis kita. Kursus Bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari Bahasa Arab.


Bentuk waktu kata kerja dalam Bahasa Arab terbagi ke dalam tiga jenis: lampau, sekarang dan masa yang akan datang.


Masa lampau berarti bahwa tindakan terjadi sebelum waktu pembicaraan. Kata kerja lampau selalu digunakan untuk mengungkapkan kejadian masa lalu [sudah dibahas pada pelajaran 28]. Lihat contoh berikut:


Kalimat
(Arab)
Kalimat
(Terjemahan)
Kata Kerja
(Arab)
Kata  Kerja
(Terjemahan)
هَلْ دَرَسَ أَخُوْكَ هَذَا الْكِتَابَ؟
Did your brother study this book?
Apakah saudara laki-lakimu mempelajari buku ini?
دَرَسَ
Studied
Belajar
مَا كَتَبْتُ وَاجِبِيْ أَمْسِ
I did not write (do) my homework yesterday

Saya tidak menulis (mengerjakan) pekerjaan rumah saya kemarin
كَتَبَ
Wrote
Menulis
بَعَثَ اللَّهُ الأَنْبِيَاءَ¹ لِيُنْذِرُوا² النَّاسَ³
 Allah sent prophets to warn people
Allah mengutus rasul untuk memberi peringatan kepada manusia
بَعَثَ
Sent
Mengirim

Kita perhatikan bahwa kejadian yang dimaksud ketiga kata kerja yang disebutkan di atas ada sebelum waktu pembicaraan, dan ini merupakan kata kerja bentuk lampau.

Kata kerja bentuk sekarang artinya bahwa aksi terjadi pada saat pembicaraan. Jika kita ucapkan: Muhammad sedang makan مُحَمَّدٌ يَأْكُلُ, ini artinya bahwa dia sedang makan persis pada saat pembicaraan, tidak sebelum atau sesudah pembicaraan.


Bentuk waktu sekarang diungkapkan dalam Bahasa Arab dengan kata kerja bentuk sekarang pada pelajaran  yang telah kita pelajari pada Pelajaran 28. Kita telah mempelajari bagaimana merumuskan berbagai jenis kata kerja bentuk sekarang, seperti berikut: 


Kalimat
(terjemahan)
Kalimat
(Arab)
Kata Kerja
(Arab)
Kata Kerja
(terjemahan)
My brother is sitting in the mosque

Saudara laki-laki saya sedang duduk di mesjid

يَجْلِسُ أَخِي فِيْ الْمَسْجِدِ
يَجْلِسُ
To sit

Duduk

Work starts at 10:00 o'clock

Kerja mulai pada pukul 10:00

يَبْدَأُ الْعَمَلُ السَّاعَةَ الْعَاشِرَةَ
يَبْدَأ
To start

Mulai

The technician is repairing the television.

Teknisi tersebut sedang memperbaiki televisi

المُهَنْدِسُ يُصْلِحُ التِّلْفَازَ
يُصْلِحُ
To repair

Memperbaiki

The child is damaging his toys
Anak tersebut sedang merusak main-mainannya
اَلطِّفْلُ يُفْسِدُ لُعَبَهُ
يُفْسِدُ
To spoil / damage
Merusak
The month is approaching its end
Bulan mendekati akhirnya
 يَقْتَرِبُ الشَّهْرُ مِنْ نِهَايَتِهِ
يَقْتَرِبُ
To approach
Mendekati
Your opinion is far from true
Pemikiranmu jauh dari kebenaran
يَبْتَعِدُ رَأْيُكَ عَنِ الصَّوَابِ
يَبْتَعِدُ
 To go far
Pergi jauh
Engineers are extracting oil from underground
Para insinyur sedang mengeluarkan minyak dari dalam bumi
يَسْتَخْرِجُ المُهَنْدِسُوْنَ النِّفْطَ مِنَ الأَرْضِ
يَسْتَخْرِجُ
 To extract
Mengeluarkan
The traveler is inquiring about the time of the plane takeoff
Penumpang tersebut sedang menanyakan waktu tinggal landas pesawat
يَسْتَعْلِمُ¹⁰ الْمُسَافِرُ عَنْ مَوْعِدِ إِقْلَاعِ الطَّائِرَةِ
يَسْتَعْلِمُ
To inquire
Menanyakan

Seperti yang kita pelajari pada pelajaran sebelumnya, kata kerja sekarang selalu diawali dengan huruf-huruf berikut: (/أ/، /يـ/، /تـ/، /نـ/)


Bentuk yang akan datang berarti bahwa tindakan terjadi setelah waktu pembicaraan. Jika seseorang mengatakan: Muhammad akan pergi ke tempat kerja سَيَذْهَبُ مُحَمَّدٌ إلَى الْعَمَلِ, ini berati bahwa dia akan pergi setelah beberapa waktu (sejam, sehari, seminggu, dan sebagainya).


Kalimat
(terjemahan) 
Kalimat
(Arab)
Transliterasi / Terjemahan
Kata kerja bentuk yang akan datang
 Kata kerja bentuk sekarang
The new academic year will start after a month
Tahun ajaran baru akan mulai setelah sebulan
سَيَبْدَأُ الْعَامُ الدِّرَاسِيُّ الْجَدِيْدُ بَعْدَ¹¹ شَهْرٍ
sa-,yabda’u
(will) start
(akan) mulai
سَيَبْدَأُ
يَبْدَأُ
We will perform the Eid Prayer after sunrise
Kita akan melaksanakan shalat id setelah matahari terbit
سَنُصَلِّي¹² صَلَاةَ الْعِيدِ بَعْدَ شُرُوْقِ الشَّمْسِ
sa-yuŝalli
(will) pray
(akan) shalat
سَيُصَلِّي
يُصَلَّي
The diligent student will succeed
Siswa yang rajin akan berhasil
سَيَنْجَحُ الطَّالِبُ الْمُجْتَهِدُ
sa-yanĵaħu
(will) succeed 
(akan) berhasil
سَيَنْجَحُ
يَنْجَحُ
The judge is going to settle disputes among people fairly
Hakim tersebut akan menyelesaikan perselisihan diantara manusia secara adil
سَيَقْضِي¹³ الْقاضِي¹⁴ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ
 sa-yaqđī
(will) spend
(akan) menyelesaikan
سَيَقْضِي
يَقْضِي
The strong amongst us shall help the week
Yang kuat diantara kita akan membantu yang lemah
سَيُسَاعِدُ الْقَوِيُّ مِنَّا الضَّعِيْفَ
sa-yusāξidu
(will) help
(akan) membantu
سَيُسَاعِدُ
يُسَاعِدُ
The children are going to wear the new clothes
Anak-anak akan memakai pakaian baru
سَيَلْبَسُ الْأَوْلَادُ¹⁵ الْمَلَابِسَ¹⁶ الْجَدِيْدَةَ¹⁷
sa-yalbasu
(will) wear
(akan) memakai
سَيَلْبَسُ
يَلْبَسُ

Setelah memahami arti kata kerja bentuk yang akan datang, kita akan mempelajari bagaimana merumuskan kata kerja pada bentuk waktu kata kerja ini.


Pada tabel sebelumnya, kita perhatikan bahwa ada dua kata kerja: yang pertama adalah يَبْدَأ dan bentuk yang akan datangnya سَيَبْدَأُ. Bentuk yang akan datang kata kerja tersebut sama dengan bentuk kata kerja sekarang dengan huruf awalan seen (سَ) sebelum kata kerja bentuk sekarang.


سَ + الفعل في الحاضِر (المضارع)
sa- + kata kerja dalam bentuk sekarang

Cara lain untuk merubah kata kerja bentuk sekarang ke kata kerja bentuk yang akan datang adalah dengan menambahkan kata /sawfa/:


 (سَوْفَ  + الفعل في الحاضر (المضارع
sawfa + kata kerja dalam bentuk sekarang

Perbedaan antara sa- ( سـ ) dan sawfa ( سوف ) yaitu yang pertama menunjukan bahwa tindakan akan segera  terjadi atau dalam waktu yang singkat [masa depan yang dekat] tapi yang kedua berarti bahwa tindakan akan terjadi dalam waktu yang lebih lama [masa depan yang jauh], ada waktu yang panjang yang memisahkan waktu pembicaraan dan waktu aksi masa depan, seperti contoh-contoh berikut:


Kalimat
(Arab)
Kalimat
(terjemahan) 
Terjemahan
Kata kerja bentuk yang akan datang
Kata kerja bentuk sekarang
سَأُسَافِرُ الْآنَ وَلَكِنِّيْ سَوْفَ أَعُوْدُ¹⁸ بَعْدَ سَنَةٍ
I am going to travel now, but I will return after a year

Saya akan bepergian sekarang, tapi saya akan kembali setelah setahun
(will) return
(akan) kembali
سَوْفَ يَعُوْدُ
يَعُوْدُ
سَوْفَ أَنَامُ بَعْدَ أَنْ¹⁹ أُشَاهِدَ الْفِيلْمَ
I will sleep after I watch the film
Saya akan tidur setelah saya menonton film
(will) sleep
(akan) tidur
سَوْفَ أَنَامُ
أَنَامُ
يَقُوْلُ²⁰ الْوَزِيْرُ أِنَّهُ سَوْفَ يَقْضِيْ عَلَى الْبِطَالَةِ خِلَالَ خَمْسِ سَنَوَاتٍ²¹
The minister says he will put an end to unemployment in five years
Menteri berkata dia akan mengakhiri pengangguran dalam lima tahun
(will) spend
(akan) menghabiskan (waktu)
سَوْفَ يَقْضِيْ
يَقْضِيْ
سَوْفَ أَغْسِلُ مَلَابِسِيْ فِيْ نِهَايَةِ الْأُسْبُوْعِ
I will wash my clothes in the weekend
Saya akan mencuci pakaian saya pada akhir pekan
(will) wash
(akan) mencuci
سَوْفَ أَغْسِلُ
أَغْسِلُ

Catatan

  1. أَنْبِيَاءَ /ʾanbiyāʾa/ (para nabi) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari نَبِيٌّ /nabiyyun/ pelajaran 13-1. Harakat akhirnya adalah fathah yang dikenal dengan kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau (منصوب) karena berfungsi sebagai objek (مَفْعُولٌ) dari kata kerja lampau بَعَثَ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mengirim).

  2. يُنْذِرُوْا /yunḏirū/  (mereka (laki-laki) memperingatkan) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah أَنْذَرَ /'anḏara/ (dia (laki-laki) memperingatkan (saat lampau)).

  3. النَّاسُ /an-nāsu/ adalah kata benda yang hanya dalam bentuk jamak. Kata benda ini memiliki kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau (منصوب) yang ditandai harakat fathah di akhir katanya karena posisinya sebagai objek (مَفْعُولٌ) dari kata kerja يُنْذِرُوْا (memperingatkan).

  4. يُصْلِحُ /yuṣliḥu/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) memperbaiki) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah أَصْلَحَ /ʾaṣlaḥa/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) memperbaiki (saat lampau)).

  5. يُفْسِدُ /yufsidu/ (dia (laki-laki) merusak adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah أَفْسَدَ /afsada/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) merusak (saat lampau)).

  6. لُعَبٌ /luʿabun/ (mainan-mainan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari لُعْبَةٌ /luʿbatun/ (lihat pelajaran 13-1) yang termasuk dari kategori kata benda feminim (الْمُؤَنَّثُ)

  7. يَقْتَرِبُ /yaqtaribu/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mendekati) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah اِقْتَرَبَ /iqtaraba/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mendekat (saat lampau))). Dalam kalimat ini kata يَقْتَرِبُ /yaqtaribu/ berkolokasi dengan kata depan مِنْ /min/ (dari).

  8. يَبْتَعِدُ / yabtaʿidu/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) jauh) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah اِبْتَعَدَ /ibtaʿada/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) jauh (saat lampau). Dalam kalimat ini kata يَبْتَعِدُ / yabtaʿidu/ berkolokasi dengan kata depan عَن /'an/ (dari).

  9. يَسْتَخْرِجُ /yastaḵriju/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mengeluarkan) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah اِسْتَخْرَجَ /'istaḵraja/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mengeluarkan (saat lampau)).

  10. يَسْتَعْلِمُ /yastaʿlimu/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) menanyakan) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah اِسْتَعْلَمَ /istaʿlama/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) menanyakan (saat lampau)) yang berkolokasi dengan kata depan عَنْ.

  11. Objek keterangan waktu (ظَرْفُ زَمَانٍ) yaitu بَعْدَ /ba'da/ (setelah) memiliki kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dengan /fatħah/. Akan tetapi kata benda tersebut berfungsi sebagai مُضَاف⁩. Kata benda yang mengikutinya akan memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Lihat lagi pelajaran 16-6.

  12. نُصَلِّي /nuṣallī/ (kita shalat) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah صَلَّى /ṣallā/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) shalat (saat lampau)).

  13. يَقْضِي /yaqḍī/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mengadili) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah قَضَى /qaḍā/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر) mengadili (saat lampau)).

  14. الْقَاضِي /al-qāḍī/ (hakim tersebut) adalah bentuk terdefinisi (مَعْرِفَةٌ) kata benda yang bentuk tidak terdefinisinya (نَكِرَة) adalah قَاضٍ /qāḍin/ (seorang hakim). Kata benda ini termasuk kata benda manqūŝ (اسْمٌ مَنْقُوصٌ) (pelajaran 27).

  15. مَلَابِسُ /malābisu/ (pakaian) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari مَلْبَسٌ /malbasun/ (pelajaran 13-1).

  16. الْأَوْلَاد /ʾawlādun/ (anak-anak) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari وَلَدٌ /waladun/ (pelajaran 13-1).

  17. لْمَلَابِسَ الْجَدِيْدَةَ (pakaian-pakaian baru) merupakan klausa kata sifat (النَّعْتُ والْمَنْعُوتُ). Kata الْمَلَابِسَ (pakaian-pakaian) merupakan bentuk jamak kata benda tidak rasional (غَيْرُ عَاقِلٍ) sehingga kata sifat yang menjelaskannya harus dalam bentuk feminim (الْمُؤَنَّثُ). Lihat pelajaran 17.

  18. أَعُودُ /ʾaʿūdu/ (saya kembali) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah عَادَʕ /āda/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) kembali (saat lampau)).

  19.  أَنْ merupakan artikel akusatif (أَداةُ نَصْبٍ) yang menyebabkan kata kerja yang mengikutinya berharakat fathah, dalam hal ini أَنْ أُشَاهِدَ (pelajaran 25-6)

  20. يَقُولُ /yaqūlu/ (dia (laki-laki) berkata) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah قَالَ /qāla/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) berbicara (saat lampau). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَلُّ) yang dibahas pada pelajaran 32.

  21. خَمْسِ سَنَوَاتٍ merupakan frasa bilangan di bawah sepuluh. Kata benda (اسْمُ) setelah bilangan harus dalam bentuk jamak (الْجَمْعُ) dengan harakat kasrah yang dikenal dengan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور serta gendernya berlawanan dengan gender bilangan. Adapun سَنَوَاتٌ /sanawātun/ (tahun) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعٌ تَكْسِيرٍ) dari سَنَةٌ /sanatun/. Lihat pelajaran 19-4

Pelajaran 29-3

Daftar Isi


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2