Pelajaran 29-7

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ



Bagian
1 2 3 4 5 6 7 8 9

Pelajaran 29 – الدَّرْسُ التَّاسِعُ وَالْعِشْرُونَ

Bentuk Kata Kerja (Lampau, Sekarang dan Akan Datang) - زَمَن الفِعْل  (الماضي ،وَالْمُضارِع ،والمُسْتَقْبَل)


Sifat-sifat Kata Kerja Bentuk Sekarang - خصائص الفعل المضارع


Kita masih berada pada pelajaran dua puluh sembilan kursus Bahasa Arab gratis kita. Kursus Bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari Bahasa Arab.

Kita telah mempelajari bentuk-bentuk yang dimiliki oleh kata kerja lampau dan bentuk-bentuk kata kerja sekarang demikian juga cara penulisan kata kerja yang akan datang – yaitu diungkapkan dengan partikel (sa- سـ atau sawfa سوف).

Pada bagian ini kita akan membahas kata kerja bentuk sekarang secara lebih terperinci karena kata kerja bentuk sekarang dalam Bahasa Arab memiliki berbagai banyak sifat, termasuk:

  • Kata kerja tersebut menunjukan suatu aksi yang sedang dilakukan pada saat pembicaraan atau kejadian yang akan datang, yang mana kata kerja sekarang bisa mengungkapkan waktu sekarang (seperti yang telah kita jelaskan pada Bagian 2 pelajaran ini).

  • Kata kerja tersebut juga mengungkapkan kejadian yang akan datang. Jika kata kerja tersebut diawali dengan (أَنْ), arti dari kata kerja tersebut menunjukan masa yang akan datang. Sebagai contoh:

أُرِيْدُ¹ أَنْ² أَذْهَبَ إِلَى مِصْرَ³ فِي الْعَامِ الْقَادِمِ
I want to go to Egypt next year
Saya ingin pergi ke Mesir tahun depan

  • Juga, jika kata kerja bentuk sekarang diawali oleh إِنْ (kata bersyarat jika) - yang mana melalui kata ini kita memahami bahwa ada suatu harapan bahwa aksi bisa terjadi di masa datang – kata kerja tersebut juga menunjukan masa yang akan datang – seperti pada contoh di bawah:

إِنْ ذَاكَرَ مُحَمَّدٌ يَنْجَحْ
If Muhammad studies, he (will) succeed
Jika Muhammad  belajar, dia (akan) berhasil

لن (lan) menegasikan kata kerja bentuk sekarang (seperti yang akan kita pelajari pada pelajaran berikutnya. Jika kata kerja bentuk sekarang diawali oleh (لن), partikel tersebut menunjukan masa yang akan datang, dan inilah mengapa kita menambahkan kata (besok غَداً) pada kalimat.

لَنْ أَذهَبَ إِلَى الْمَدْرَسَةِ غّداً
I will not go to school tomorrow
Saya tidak akan pergi ke sekolah besok

Catatan:
  1. أُرِيدُ /ʾurīdu/ (saya ingin) adalah kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah أَرَادَ /ʾarāda/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) ingin (saat lampau)). Kata kerja ini merupakan kata kerja tidak beraturan (الْفِعْل الْمُعْتَلُّ) (pelajaran 32).

  2. أَنْ pada frasa أَنْ أَذْهَبَ merupakan artikel akusatif (أَداةُ نَصْب) yang menjadikan kata kerja sesudahnya memiliki akhiran vokal berharakat fathah (pelajaran 25-6).

  3. مِصْرَ (Mesir) pada frasa إِلَى مِصْرَ (ke Mesir) adalah kasus kata benda berharakat tunggal (إِعرَابُ الْمَمْنُوعِ مِنَ الصَّرْفِ), lihat catatan nomor 6 pelajaran 29-5.

  4. Kata bersyarat إِنْ Insya Allah akan dibahas pada pelajaran 87. Perhatikan kata kerja يَنْجَحْ /yanjah/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) lulus) yang berada dalam kasus jusif (حَالَةُ الْجَزْمِ) (pelajaran 25-6)

  5. Artikel akusatif لَنْ pada frasa لَنْ أَذهَبَ telah disinggung sebelumnya pada pelajaran 25-6 yang mana kata kerja sesudahnya memiliki akhiran harakat fathah.

Daftar Isi


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2