Pelajaran 29-6
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Latihan - تَدْرِيبٌ
|
أيُّ الْجُمَلِ الآتِيَةِ صَحِيحٌ وأيُّها خَطَأ؟
|
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||||||
- أَكَلَ مُحَمَّدٌ الفَطُورَ فِي الصَّباح
Muhammad had breakfast in the morning
Muhammad sarapan di pagi hari (pada saat lampau).أَكَلَ /ʔakala/ = dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) makan (saat lampau).
نَامَ خَالِدُ الساعة العاشِرَة كُلَّ يوم ٍ
Khalid sleeps at 10 everyday
Khalid tidur jam 10 setiap hari
نَامَ /nāma/ = dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) tidur (saat lampau).
Keterangan waktu yang diberikan adalah kejadian setiap hari (كُلَّ يوم). Harusnya kata kerjanya adalah يَنَامُ /yanāmu/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر) tidur (secara rutin) yang merupakan kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع).
سَأَكْتُبُ الواجِبَ مُنْذُ ساعَة
I will write the homework for one hour
Saya akan menulis pekerjaan rumah selama satu jam
أَكْتُبُ /ʔaktubu/ (saya menulis) merupakan kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah كَتَبَ /kataba/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) menulis (saat lampau)). Dengan menambahkan سَ /sa/ (akan) di awal kata kerja, maka bentuk waktu kata kerja berubah menjadi masa yang akan datang (زمن المُستقبل). Keterangan waktu مُنْذُ ساعَة (selama satu jam) digunakan untuk kata kerja lampau (فِعْلٌ مَاضٍ).
ذَهَبْتُ إلى النَّادي قَبْلَ الظُّهْر
I went to the sporting club before noon
Saya pergi ke klub olahraga sebelum tengah hari (pada saat yang lampau)
ذَهَبْتُ /ḏahabtu/ (saya pergi (saat lampau)) memiliki bentuk dasar ذَهَبَ /ḏahaba/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) pergi (saat lampau)).
النَّادِي /an-nādī/ (klub tersebut) adalah kata benda manqūŝ (اسْمٌ مَنْقُوصٌ). Silakan rujuk kembali pelajaran 27-5 catatan no. 4.
بَدَأَ العَامُ الدِّراسِيُّ الجَدِيدُ في يَنَايِرَ الالْقَادِمِ
The new school year will start in next January
Tahun ajaran baru akan dimulai Januari depan
بَدَآ /badaʔā/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) mulai (saat lampau)) tidak tepat penggunaannya karena keterangan waktu في يَنَايِرَ الالْقَادِمِ (Januari depan) adalah keterangan waktu akan datang (زمن المُستقبل). Seharusnya kata kerjanya adalah سَيَبْدَأُ /yabdaʔu/
فِيْ يَنَايِرَ الْقَادِمِ (pada Januari depan) merupakan frasa kata depan فِيْ (di/pada) yang menjadikan klausa kata sifat (النَّعْتُ والْمَنْعُوتُ) sesudahnya sebagai kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Klausa kata sifat يَنَايِرَ الْقَادِمِ adalah terdefinisi (مَعْرِفَةٌ) yang ditandai oleh artikel terdefinisi الْ (al-) pada kata sifat الْقَادِمِ (berikutnya). Adapun kata يَنَايِرَ (Januari) juga dalam bentuk terdefinisi (مَعْرِفَةٌ) tapi tidak pernah memiliki artikel الْ (al-) pada kata ini. Pada kasus genitif (حَالَةُ الْجَر), lazimnya kata benda atau kata sifat atau keduanya memiliki akhiran fathah. Namun pada frasa ini hanya kata sifat الْقَادِمِ (berikutnya) yang memiliki kasrah sedangkan kata benda yang dijelaskan yaitu يَنَايِرَ (Januari) memiliki fathah di akhirnya. Ini disebabkan karena kata tersebut termasuk dalam kategori kasus kata benda atau kata sifat berharakat satu yang tidak pernah memiliki akhiran kasrah pada vokal akhirnya (pelajaran 22) . Jadi akhiran vokalnya adalah dammah pada kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع dan fathah pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب (حَالَةُ النَّصْب) dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور.
سَأُسَافِرُ اليَوْمَ إلى لَنْدَنَ
I will travel today to London
Saya akan melakukan perjalanan hari ini ke London (beberapa saat atau beberapa jam lagi).
لَنْدَنَ (London) merupakan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dengan harakat fathah karena merupakan kata benda berharakat tunggal (اَلْمَمْنُوعُ مِنَ الصَّرْفِ) (pelajaran 21).
سَأَذْهَبُ إلى الطَّبيبِ بَعْدَ يَوْمَيْنِ
I will go to the doctor after two days
Saya akan pergi ke dokter setelah dua hari (dua hari lagi)
يَوْمَيْنِ (dua hari) merupakan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور yang dalam bentuk kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع adalah يَوْمَانِ /yawmāni/. Bentuk dualis (مُثَنَّى) ini berasal dari bentuk tunggalnya (مُفْرَد) yaitu يَوْمٌ /yawmun/ kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع. Setelah objek keterangan waktu بَعْدَ (setelah) kata bendanya memiliki kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور (pelajaran 16-6).
وَصَلت الطائرَة ُ بَعْدَ أَمْس
The plane arrived yesterday
Pesawat tiba kemarin
وَصَلَتْ /waṣalat/ = dia (feminim (مُؤَنَّثُ)) tiba (saat lampau).
بَعْدَ digunakan untuk waktu yang akan datang (زمن المُستقبل).
Komentar
Posting Komentar