Pelajaran 31-6
Latihan - تدريب
Pada bagian ini kita akan menyajikan beberapa pertanyaan untuk menguji pemahaman Anda mengenai aturan-aturan yang telah kita pelajari Insya Allah. Untuk menjawab pertanyaan:
- Ketik jawaban yang lengkap untuk pertanyaan berikut dengan memilih pertanyaan dan menggunakan papan ketik layar atau menggunakan papan ketik Anda yang sesungguhnya.
- Gunakan tombol Shift untuk memasukkan karakter di bagian atas huruf dan gunakan harakat yang lengkap pada jawaban Anda – misal fathah, kasrah, sukūn, dan sebagainya.
- Jangan gunakan harakat pada hal-hal berikut:
- Alif yang diikuti oleh lam ال (sementara lam itu sendiri bisa diwakili oleh vokal).
- Lam yang diikuti oleh alif لا (sedangkan Alif itu sendiri bisa diwakili ketika disertai hamzah).
- Jangan menaruh Alif kecil pada kata-kata seperti هٰذا.
- Jangan menaruh harakat pada vokal panjang.
- Setelah menyelesaikan semua pertanyaan, klik tombol Mark (Nilai) untuk melihat jawaban yang benar dan untuk memperoleh nilai Anda.
|
أعِدْ كِتَابةَ الأفعال الموجودة بين القوسين منفية بأداة النفي المناسبة لزمن الجملة
|
Kalimat bahasa Arab di atas artinya “Tulis ulang kata kerja di antara tanda kurung dalam bentuk negatif sesuai dengan bentuk waktu kalimatnya”.
|
(زَار) My father visited the city of Luxor
|
الأُسْتَاذُ الدَّرْسَ بِالمُحَادَثَة² (بَدَأَ) The tutor started the lesson with conversation
|
||
|
³أَمْسِ إلَى السِّيْنِمَا (ذَهَبْتُ) I went to the cinema yesterday
|
⁴الْفِيلْمَ الْمَعْرُوْض (شَاهَدْتُ) I watched the running film
|
||
|
فِي الْبَحْرِ الْأَحْمَرِ الْأُسْبُوْعَ الْمَاضِي⁵ (سَبَحْتُ) Last week I swam in the red sea
|
|
مَا زَارَ أَبِيْ مَدِيْنَةَ الْأُقْصُرِ
مَدِيْنَةَ الْأُقْصُر merupakan ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).
مَا بَدَأَ الْأُسْتَاذُ الدَّرْسَ بِالْمُحَادَثَةِ
Kata بِالْمُحَادَثَة (dengan percakapan) merupakan frasa kata depan بِ (dengan). Dengan demikian kata الْمُحَادَثَة (percakapan) merupakan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Jadi walaupun dalam penulisannya tidak dicantumkan harakat, kita sudah bisa menebak harakat akhir pada kata tersebut adalah kasrah (pelajaran 4-2 dan pelajaran 4-3).
مَا ذَهَبْتُ أَمْسِ إلَى السِّيْنِمَا
إلَى السِّيْنِمَا (ke bioskop) adalah frasa kata depan إلَى (ke) sehingga kasus pada kata سِينِمَا /sīnimā/ (bioskop) merupakan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور. Namun kata tersebut tidak memiliki kasrah tapi berupa vokal panjang dengan fathah. Kata ini dalam ketiga kasus (kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع, kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب) memiliki bentuk kata yang sama atau tidak ada perubahan (lihat juga catatan no. 2)
مَا شَاهَدْتُ الْفِيلْمَ المَعْرُوض
الفِيلمَ المَعْرُوض (film yang ditayangkan) merupakan klausa kata sifat (الْمُرَكَّبُ الْوَصْفِيُّ atau النَّعْتُ والْمَنْعُوتُ) (pelajaran 9).
مَا سَبَحْتُ فِي البَحْرِ الأحْمَرِ الأُسْبُوع الماضِي
البَحْرِ الأحْمَرِ (laut merah) merupakan klausa kata sifat (الْمُرَكَّبُ الْوَصْفِيُّ atau النَّعْتُ والْمَنْعُوتُ) (pelajaran 9).
الماضِي (lampau, yang lalu) dalam bentuk tidak terdefinisi (نَكِرَة): kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور berbentuk مَاضٍ /māḍin/, kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب berbentuk مَاضِيًا /māḍiyan/. Dalam bentuk terdefinisi (مَعْرِفَة): kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور berbentuk الْمَاضِي /al-māḍī/, kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب berbentuk الْمَاضِيَ /al-māḍiya/
Komentar
Posting Komentar