Pelajaran 31-2

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8   9 

Pelajaran 31 – الدَّرْسُ الحادِي الثَّلاثُونَ

Kata Kerja dalam Bentuk Kalimat Afirmatif dan Kalimat Negatif – الفِعْلُ المُثْبَتُ وَالْفِعْلُ المَنْفِيُّ

Lanjutan

Kita masih berada pada pelajaran tiga puluh satu kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.

Pada pelajaran 14 mengenai bentuk kata kerja berdasarkan waktu, kita membahas kata kerja bahasa Arab bentuk sekarang dan mempelajari bahwa kata kerja tersebut terutama mengungkapkan bentuk waktu kata kerja  sekarang – yaitu suatu tindakan yang dilakukan pada saat pembicaraan. Kita perhatikan bahwa kata kerja tersebut juga bisa mengungkapkan bentuk kata kerja waktu lain seperti masa depan (tindakan yang akan dilakukan di lain waktu), menggunakan partikel (sa- dan sawfa حرف السين وسوف) sebelum kata kerja waktu bentuk sekarang. Silakan lihat contoh di bawah ini.

 
Akan Datang
Sekarang
Arab
سَيَكْتُبُ غَدًا
يَكْتُبُ الْآنَ
Terjemahan
He will write tomorrow
Dia (laki-laki) akan menulis besok
He is writing now
Dia (laki-laki) sedang menulis sekarang
Arab
سَوْفَ يُسَافِرُ غَدًا
يُسَافِرُ الْيَوْمََ
Terjemahan
He is going to travel tomorrow
Dia (laki-laki) akan melakukan perjalanan 
He is traveling today
Dia (laki-laki) bepergian hari ini

Penting untuk ditekankan pada dua poin yang berbeda sebelum kita masuk ke rincian. Partikel yang kita bahas di bawah ini memiliki fungsi sebagai berikut:
  1. Untuk mengubah periode waktu (tense) dari kata kerja bentuk sekarang – misalnya dari kata kerja bentuk sekarang ke kata kerja bentuk yang akan datang.

  2. Untuk mengubah tindakan menjadi negatif.

Pengecualian untuk aturan itu adalah partikel لا yang mempertahankan artinya sebagai periode waktu sekarang.

Pertanyaannya sekarang adalah: Bagaimana kita membentuk kata kerja sekarang menjadi negatif dengan mengacu pada periode waktu yang berbeda, yaitu sekarang, masa yang akan datang dan masa lalu?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita akan membagi pembahasan pada poin-poin berikut:
  • Membentuk kata kerja sekarang  (yang menunjukkan bentuk kata kerja sekarang) menjadi negatif.
  • Membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan di masa yang akan datang) menjadi negatif.
  • Membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan waktu lampau) menjadi negatif.
Membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan kata kerja bentuk sekarang) menjadi negatif:

Kata kerja bentuk sekarang bisa dinegasikan dan mempertahankan bentuk sekarangnya  dengan menggunakan dua partikel sebagai berikut:

a-   “lā لا”

Bentuk Waktu
Kalimat
Kata Kerja
Partikel
Sekarang
أَنَا لَا أُحِبُّ عَصِيْرَ الْجَوَافَةِ¹
I do not like the guava juice
Saya tidak suka jus jambu
أُحِبُّ
Uħibbu
I like
Saya suka
لا
Sekarang
نَحْنُ لا نَكْتُبُ عِنْدَمَا يَتَكَلَّمُ الْأُسْتَاذُِ
We do not write when the teacher is speaking
 Kami tidak menulis ketika guru sedang berbicara
نَكْتُبُ
Naktubu
We write
Kami menulis
لا
Sekarang
مُنَى لَا تُفَضِّلُ الْقَهْوَةَ هِي تُحِبُّ الشَّايَ أَكْثَر
Muna does not prefer coffee. She loves tea more
Muna tidak suka kopi. Dia lebih menyukai teh
تُفَضِّلُ
Tufađđilu
She prefers
Dia (perempuan) lebih suka
لا

Dari contoh-contoh di atas, kita perhatikan hal-hal berikut:
  • Partikel (lā " لا " ) digunakan untuk membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan kata kerja bentuk sekarang) menjadi negatif.
  • Akhiran vokal dari kata kerja sekarang setelah partikel (la " لا " ) tidak berubah seperti akhiran vokal pada kalimat positif.
Kalimat Negatif
Kalimat Positif
لَا أُحِبُّ
I do not like
Saya tidak suka
أُحِبُّ
I like 
Saya suka
لا نَكْتُبُ
We do not write
Kami tidak menulis
نَكْتُبُ
We write 
Kami menulis
لَا تُفّضِّلُ
She does not prefer
Dia (perempuantidak lebih suka
تُفَضِّلُ
She prefers
Dia (perempuan) lebih suka

b-   “Mā ما”

Bentuk Waktu
Kata Kerja
Partikel
Kalimat
Sekarang
أُحِبُّ
Uħibbu
I like
Saya suka
ما
أَنَا مَا أُحِبُّ عَصِيْرَ الْجَوَافَةِ
I do not like the guava juice
Saya tidak suka jus jambu
Sekarang
نَكْتُبُ
Naktubu
We write
Kami menulis
ما
نَحْنُ مَا نَكْتُبُ عِنْدَمَا يَتَكَلَّمُ الْأُسْتَاذُ
We do not write when the teacher is speaking
Kami tidak menulis ketika guru sedang berbicara
Sekarang
تُفَضِّلُ
Tufađđilu
She prefers
Dia (perempuan) lebih menyukai
ما
مُنَى مَا تُفَضِّلُ الْقَهْوَةَ هِي تُحِبُّ الشَّايَ أَكْثَر
Muna does not prefer coffee. She loves tea more
Muna tidak suka kopi. Dia lebih menyukai teh

Dari contoh-contoh yang disebutkan di atas kita perhatikan bahwa “mā ما ” memiliki fungsi dan arti yang sama dengan partikel “lā لا ”. Oleh karena itu kata kerja sekarang setelah “mā ما ” tetap menunjukkan kata kerja bentuk sekarang, dan akhirannya tidak dipengaruhi oleh “mā ما ”, jadi tetap dalam kasus nominatif.

Membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan di masa yang akan datang) menjadi negatif:

Partikel
Kalimat Negatif
Kalimat Positif
لَنْ
بَعْدَ أَنِ تَنْتَهِيَ الدِّرَاسَةُ لَنْ أَرْجِعَ إلى بَلَدِي
I will not return to my country after I finish my studies
Saya tidak akan kembali ke negara saya setelah saya menyelesaikan studi saya
بَعْدَ أَنْ تَنْتَهِيَ الدِّرَاسَةُ سَأَرْجِعُ إلَى بَلَدِي²
I will return to my country after I finish my studies
Saya akan kembali ke negara saya setelah saya menyelesaikan studi saya
لَنْ
لَنْ أَسْكُنَ مَعَ أُسْرَتِيْ بَعْدَ الزَّوَاجِ
I will not live with my family after marriage
Saya tidak akan tinggal bersama keluarga saya setelah menikah
سَأَسْكُنُ مَعَ أُسْرَتِيْ بَعْدَ الزَّوَاجِ
I will live with my family after marriage
Saya akan tinggal bersama keluarga saya setelah menikah

Catatan:
  • Dalam kalimat positif kata kerja bentuk sekarang diawali oleh huruf س yang artinya akan untuk membentuk kalimat waktu masa yang akan datang.
  • Dalam kalimat negatif kata kerja bentuk sekarang diawali oleh partikel لَنْ yang artinya tidak akan tanpa diawali huruf س  untuk membentuk kalimat negatif waktu masa yang akan datang. Kata kerjanya berharakat fathah pada huruf terakhirnya (kasus akusatif),
Dari contoh-contoh di atas, kita perhatikan hal-hal berikut:

a-    Partikel (lan " لن " ) digunakan untuk membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan di masa yang akan datang) menjadi negatif.

Kalimat Negatif
Kalimat Positif
لَنْ يَدْرُسَ
He will not study
Dia (laki-kaki) tidak akan belajar
سَيَدْرُسُ
He will study
Dia (laki-lakiakan belajar
لَن يَرْجِعَ
He will not return
Dia (laki-laki) tidak akan kembali
سَيَرْجِعُ
He will return
Dia (laki-laki) akan kembali

b-    Kata kerja setelah partikel (lan) menjadi kasus akusatif dengan akhiran vokal fathah sebagai ganti dhammah

Kalimat Negatif
Kalimat Positif
لَنْ أََرْجِعَ
I will  not return
Saya tidak akan kembali
سَأَرْجِعُ
I will return
Saya akan kembali
لَنْ أَسْكُنَ
I will  not dwell
Saya tidak akan tinggal
سَأَسْكُنُ
I will dwell
Saya akan tinggal

Membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan waktu lampau) menjadi negatif:

Partikel (lam "  لمْ " ) digunakan untuk membentuk kata kerja sekarang (yang menunjukkan tindakan di waktu lampau) menjadi negatif. “Lam” memiliki tiga fungsi, yaitu membentuk kata kerja waktu sekarang menjadi negatif dan mengubah bentuk kata kerja dari waktu sekarang menjadi waktu lampau, dan akhirnya mengubah kata kerja dari kasus nominatif menjadi kasus jussif. Arti kata kerja setelah "lam" ada hubungannya dengan waktu lampau dan tidak ada hubungannya dengan waktu sekarang, meskipun dalam bentuk sekarang.

Kalimat positif
bentuk lampau
Kalimat negatif kata
kerja bentuk sekarang
menggunakan "lam" menjadi bentuk lampau
Kalimat positif
bentuk sekarang
دَرَسَ عَلِيٌّ اللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ فِي مِصْرَ
Ali studied Arabic in Egypt
Ali belajar bahasa Arab di Mesir 
لَمْ يَدْرُسْ عَلِيٌّ اللُّغَةَ الْعَرَبِيَّةَ فِي مِصْرَ
Ali did not study Arabic in Egypt
Ali tidak belajar bahasa Arab di Mesir
يَدْرُسُ عَلِيٌّ اللُّغَةَ الْعَرَبِيَّةَ فِي مِصْر
Ali studies Arabic in Egypt
Ali belajar bahasa Arab di Mesir
كَتَبَ الطَّالِبُ وَاجِبَهُ فِي الْمَدْرَسَةِ
The student did his homework at school
Siswa itu mengerjakan pekerjaan rumahnya di sekolah
لَمْ يَكْتُبْ الطَّالِبُ وَاجِبَهُ فِي الْمَدْرَسَةِ
The student did not write his homework at school
Siswa itu tidak menulis pekerjaan rumahnya di sekolah
يَكْتُبُ الطَّالِبُ وَاجِبَهُ فِي الْمَدْرَسَةِ
The student does his homework at school
Siswa tersebut mengerjakan pekerjaan rumahnya di sekolah
شَاهَدَ أَحْمَدُ التِّلْفَازَ أمْسِ
Ahmad watched TV yesterday
Ahmad menonton TV kemarin
لَمْ يُشَاهِدْ أَحْمَدُ التِّلْفَازَ الْيَوْمَ
Ahmad did not watch TV every day
Ahmad tidak menonton TV setiap hari
يُشَاهِدُ أَحْمَدُ التِّلْفَازَ كُلَّ يَوْمٍ
Ahmad watches TV every day
Ahmad menonton TV setiap hari

Jika kita lihat contoh di atas, kita mendapati bahwa kalimat-kalimat tersebut ditulis dalam tiga cara yang berbeda.

a- Yang pertama dengan kata kerja sekarang  bentuk positif yang menunjukkan  bentuk kata kerja sekarang, menggunakan kata kerja " يَدْرُسُ ، يَكْتُبُ يُشَاهِدُ " .

b- Yang kedua dengan kata kerja sekarang bentuk negatif yang menggunakan partikel “lam” yang menunjukkan bahwa tindakan itu tidak terjadi (dalam bentuk lampau): " لَمْ يَدْرُسْ ، لَمْ يَكْتُبْ ، لَمْ يُشَاهِدْ "

c- Yang ketiga dengan kata kerja sekarang bentuk positif yang menunjukkan kata kerja lampau: "دَرَسَ ، كَتَبَ ، شَاهَدَ"

Anda perhatikan bahwa arti kata kerja pada kalimat yang kedua sama dengan arti kata kerja pada kalimat yang ketiga, tetapi dalam bentuk negatif.

Anda juga bisa perhatikan bahwa kata kerja sekarang bentuk positif ditandai dengan dammah pada huruf terakhirnya (karena berada dalam kasus nominatif), sedangkan kata kerja sekarang bentuk negatif setelah “lam” ditandai dengan sukūn pada huruf terakhirnya (jika berada dalam kasus jusif): " لَمْ يَدْرُسْ ، لَمْ يَكْتُبْ ، لَمْ يُشاهِدْ ".

Dengan cara ini, "lam" memiliki tiga fungsi yang telah kita sebutkan, yaitu:

a- Membentuk kalimat negatif

b- Mengubah bentuk kata kerja dari sekarang ke masa lampau.

c- Mengubah kasus kata kerja dari nominatif menjadi kasus jusif.

Setelah penambahan “lam”
(berubah jadi lampau)
Sebelum penambahan “lam”
(waktu sekarang/rutin)
لَمْ  يَدْرُسْ
He did not study
Dia (laki-lakitidak belajar
يَدْرُسُ
He studies 
Dia (laki-laki) belajar
لَمْ يَكْتُبْ
He did not write
Dia (laki-lakitidak menulis
يَكْتُبُ
He writes
Dia (laki-laki) menulis
لَمْ يُشَاهِدْ
He did not watch
Dia (laki-lakitidak menonton
يُشَاهِدُ
He watches
Dia (laki-laki) menonton

Catatan

  1. عَصِيْرَ الْجَوَافَةِ (jus jambu) adalah kata gabungan (إضَافَةُ) pada bahasan ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).


  2. Partikel أَنْ pada frasa أَنْ تَنْتَهِيَ merupakan partikel akusatif (حَرْفُ نَصْبٍ) yang menjadikan kata kerja setelahnya memiliki harakat akhir berupa fathah (pelajaran 25-6). Pada kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع kata ini berbentuk seperti تَنْتَهِي /tantahī/ dengan akhiran vokal panjang berupa harakat sukun pada huruf ya. Kata تَنْتَهِيَ /tantahiya/ (kamu (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) / dia (perempuan / feminim (مُؤَنَّثُ)) selesai) merupakan kata kerja bentuk sekarang (فِعْل مُضَارِع) yang bentuk dasarnya adalah اِنْتَهَى /intahā/ (dia (laki-laki / maskulin (مُذَكَّر)) selesai (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَلُّ) (pelajaran 32). Subjek (فَاعِلٌ) pada kata kerja ini adalah الدِّرَاسَةُ (studi) yang ditandai oleh harakat dammah di akhir kata.


    بَلَدِي (negara saya) termasuk ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) (pelajaran 5-2).

Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2