Pelajaran 4-1
Bagian
Pelajaran 4 – الدَّرْسُ الرَّابِعُ
Pendahuluan (مُقَدِّمَةٌ – Muqaddimah)
Ini adalah pelajaran keempat dalam kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini dilengkapi dengan gambar, video, dan audio yang akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.
Dalam pelajaran ini, kita akan mempelajari beberapa hal berikut:
1. Kaidah Penggunaan Huruf Jar | Kata Depan (حُرُوفُ الْجَرِّ – Ḥurūfu Al-Jarr)
Kata depan dalam bahasa Arab disebut
حُرُوفُ الْجَرِّ (ḥurūfu al-jarr)
Yaitu kata-kata yang digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kata atau kalimat. Empat huruf jar yang paling umum adalah:
2. Kaidah Penggunaan Adawatul Istifham | Kalimat atau Kata Tanya (أَدَوَاتُ الاسْتِفْهَامِ – Adawātu Al-Istifhām)
Adawatul istifham adalah kalimat atau kata yang digunakan untuk bertanya. Beberapa adawatul istifham di antaranya:
3. Sebagian Dhamir | Kata Ganti Orang (الضَّمَائِرُ الشَّخْصِيَّةُ – Aḍ-Ḍamā’iru Asy-Syakhṣiyyah)
Contohnya:
Indonesia | Orang | Gender | Arab |
Saya | Mutakallim (مُتَكَلِّم): orang pertama (pembicara) | Maskulin (Mudzakkar)/Feminin (Muannats) | |
Kamu (laki-laki) | Mukhatab (مُخَاطَب): orang kedua (lawan bicara). | Mudzakkar | |
Kamu (perempuan) | Mukhatab (مُخَاطَب): orang kedua (lawan bicara). | Muannats | |
Dia (laki-laki) | Ghaib (غَائِب): orang ketiga (orang yang dibicarakan/tidak ada di tempat). | Maskulin (Mudzakkar) | |
Dia (perempuan) | Ghaib (غَائِب): orang ketiga (orang yang dibicarakan/tidak ada di tempat). | Feminin (Muannats) |
4. Perbedaan Kata Maskulin atau Laki-laki (مُذَكَّر - Mużakkar) dan Feminin atau Perempuan (مُؤَنَّث - Mu’annaṡ)
Kata maskulin disebut:
مُذَكَّر (mużakkar = laki-laki)
Kata feminin disebut:
مُؤَنَّث (mu’annaṡ = perempuan)
Terdapat tiga cara mengubah kata benda (isim) mudzakkar menjadi muannats:
5. Perbedaan Kalimat Nominal (Jumlah Ismiyah) dan Kalimat Verbal (Jumlah Fi‘liyah)
a. Kalimat nominal: jumlah ismiyah (الْجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ – al-jumlah al-ismiyyah)
Kalimat yang diawali dengan kata benda (isim) disebut jumlah ismiyah
b. Kalimat verbal: jumlah fi‘liyah (الْجُمْلَةُ الْفِعْلِيَّةُ – al-jumlah al-fi‘liyyah)
Kalimat yang diawali dengan kata kerja (fi'il) disebut jumlah fi‘liyah
Perhatikan contoh pada tabel berikut:
Istilah gramatikal | Kalimat nominal al-jumlatul ismiyyah الْجُمْلَةُ الاسْمِيَّةُ | Kalimat verbal al-jumlatul fi‘liyyah الْجُمْلَةُ الْفِعْلِيَّةُ |
Arab | ||
Transliterasi | Ahmadu żahaba ilal ĵāmi‘ati | Żahaba Ahmadu ilal jāmi‘ati |
Bacaan Literal | Ahmad pergi ke universitas | Pergi Ahmad ke universitas |
Silakan klik tombol bagian berikutnya untuk melanjutkan.
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel
Komentar
Posting Komentar