Pelajaran 38-6

 PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


 Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8 

Pelajaran 38 – الدَّرْسُ الثَّامِنُ وَالثَّلاثُونَ

Ketidakberubahan kata kerja bentuk sekarang – بِنَاءُ الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ

Latihan – تَدْرِيبٌ

Ini merupakan bagian latihan pada kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.

Pada bagian ini kita akan menjawab beberapa pertanyaan untuk menguji pemahaman Anda mengenai aturan-aturan yang telah kita pelajari In-insya Allah.

Klik tanda (√) di bawah pilihan yang benar yang berhubungan dengan setiap kalimat berikut. Setelah menyelesaikan semua pertanyaan, klik tombol Mark (nilai) untuk melihat jawaban yang benar dan untuk memperoleh nilai Anda.

أيُّ الأفْعالِ الآتِيَةِ مُعْرَبٌ، وأيُّها مَبْنِي؟

Kalimat di atas mengatakan: "Kata kerja manakah dari berikut ini yang bisa berubah, dan mana yang tidak bisa berubah?"


Kata Kerja
¹لَيَقُولُونَ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 


Kata Kerja
²يَفْعَلُون
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
³يَهْجُرَنَّ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁴يَقْتُلْنَ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁵اُكْتُبْنَ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁶لَنْ يَتَزَوَّجُوا
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁷لَمْ يَتَزَوَّجُوا
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁸لَمْ يَتَزَوَّجْنَ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
⁹لَنْ أَبْرَحَنَّ
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 

Kata Kerja
¹⁰تَدْرِسِين
Kasus
مبني
Tidak bisa berubah
 
معرب
Bisa berubah
 


Catatan:
  1. اِنَّ هٰۤؤُلَآ ءِ لَيَقُوْلُوْنَ 

    "Sesungguhnya mereka (kaum musyrik) itu pasti akan berkata,"(QS. Ad-Dukhan 44: Ayat 34)

    اَ لَاۤ اِنَّهُمْ مِّنْ اِفْكِهِمْ لَيَقُوْلُوْنَ 

    "Ingatlah, sesungguhnya di antara kebohongannya mereka benar-benar mengatakan," (QS. As-Saffat 37: Ayat 151)

    قَالَ /qāla/ = dia (laki-laki) berkata (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang ditandai oleh huruf Alif (ا) atau huruf waw (و) di tengah kata (pelajaran 32). 

    لَا يَقُولُونَ /lā yaqūlūna/ = mereka tidak berkata (sekarang; secara rutin) 

    لَنْ يَقُولُوا /lan yaqūlū/ = mereka tidak akan berkata 

    لَمْ يَقُولُوا /lam yaqūlū/ = mereka tidak berkata (saat lampau) 

    Perhatikan perubahan kata dimana huruf nun (نَ) dihilangkan pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) dan kasus jusif (المجزوم).

  2. لَا يَفْعَلُون /lā yafʿalūna/ = mereka tidak berbuat (sekarang; secara rutin) 

    لَنْ يَفْعَلُوا /lan yafʿalū/ = mereka tidak akan berbuat 

    لَمْ يَفْعَلُوا /lam yafʿalū/ = mereka tidak berbuat (saat lampau) 

    Pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) dan kasus jusif (المجزوم) terjadi penghilangan huruf nun atau MENGALAMI PERUBAHAN.

  3. يَهْجُرَنَّ /yahjuranna/ (sungguh, dia (laki-laki) berhijrah) merupakan kata kerja dengan huruf nun penegas. Kata kerja ini tidak bisa berubah pada fathah huruf terakhir sebelum nun penegas. Asal kata ini adalah يَهْجُرُ‎ /yahjuru/ (dia (laki-laki) hijrah (sekarang/secara rutin). Bentuk dasar atau bentuk lampaunya adalah هَجَرَ /hajara/ (dia (laki-laki) hijrah (saat lampau))..

  4. قَتَلَ /qatala/ = dia (laki-laki) membunuh (saat lampau)

    لَا يَقْتُلْنَ /lā yaqtulna/ = mereka (perempuan) tidak membunuh (sekarang/secara rutin)

    لَنْ يَقْتُلْنَ /lan yaqtulna/ = mereka (perempuan) tidak akan membunuh

    لَمْ يَقْتُلْنَ /lam yaqtulna/ = mereka (perempuan) tidak membunuh (saat lampau)

    KATA KERJA INI TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN PADA KASUS MANAPUN.

  5. اُكْتُبْنَ /uktubna/ (tulislah (oleh kalian perempuan)) merupakan kata kerja perintah (الْأَمْر) yang merujuk pada orang kedua jamak feminim (مُؤَنَّثُ). Kata kerja perintah ini tidak bisa berubah (مبني) pada sukun huruf sebelum nun jamak feminim (مُؤَنَّثُ). Bentuk dasar atau bentuk lampau kata kerja ini adalah كَتَبَ /kataba/ (dia (laki-laki) menulis (saat lampau)).

  6. تَزَوَّجَ /tazawwaja/ (dia (laki-laki) menikah (saat lampau))

    يَتَزَوَّجُونَ‎ لَا /lā yatazawwajūna/ = mereka (laki-laki) tidak menikah (sekarang/secara rutin)

    لَنْ يَتَزَوَّجُوا‎ /lan yatazawwajū/ = mereka (laki-laki) tidak akan menikah

    لَمْ يَتَزَوَّجُوا‎ /lam yatazawwajū/ = mereka (laki-laki) tidak menikah (saat lampau)

    KATA KERJA INI MENGALAMI PERUBAHAN PADA KASUS AKUSATIF (حَالَةُ النَّصْب) DAN KASUS JUSIF (المجزوم).

  7. Kasusnya mirip dengan catatan nomor 6.

  8. تَزَوَّجَ /tazawwaja/ (dia (laki-laki) menikah (saat lampau))

    لَا يَتَزَوَّجْنَ‎ /lā yatazawwajna/ = mereka (perempuan) tidak menikah (sekarang/secara rutin)

     لَنْ يَتَزَوَّجْنَ‎ /lan yatazawwajna/ = mereka (perempuan) tidak akan menikah

    لَمْ يَتَزَوَّجْنَ‎ /lam yatazawwajna/ = mereka (perempuan) tidak menikah (saat lampau)

    KATA KERJA INI TIDAK MENGALAMI PERUBAHAN PADA KASUS MANAPUN.

  9. بَرِحَ /bariḥa/ = dia (laki-laki) meninggalkan (saat lampau)

    أَبْرَحُ‎ /ʾabraḥu/ = saya meninggalkan (sekarang/secara rutin)

    لَنْ أَبْرَحَنَّ /lan ʾabraḥanna/ (sungguh, saya tidak akan meninggalkan) merupakan kata kerja dengan nun penegas. Kata kerja ini tidak bisa berubah pada huruf berharakat fathah sebelum nun penegas.

  10. دَرَسَ /darasa/ = dia (laki-laki) belajar (saat lampau) 

    لَا تَدْرِسِين /lā tadrisīna/ = dia (perempuan) tidak belajar (sekarang/secara rutin)

    لَنْ تَدْرِسِي /lan tadrisī/ = dia (perempuan) tidak akan belajar

    لَمْ تَدْرِسِي /lam tadrisī/ = dia (perempuan) tidak belajar (saat lampau)

    Pada kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) dan kasus jusif (المجزوم) terjadi penghilangan huruf nun atau terjadi perubahan.


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Twitter dan di Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2