Pelajaran 5-4
Pendahuluan
Mari kita lanjutkan belajar bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus bahasa Arab ini mencakup tata bahasa Arab (النَّحْو – an-naḥwu), struktur kalimat (التَّرْكِيب – at-tarkīb), morfologi Arab (الصَّرْف – aṣ-ṣarf), dan lainnya.
Pada bagian pelajaran ini, kita akan mempelajari sebuah konsep baru, yaitu penggunaan huruf alif (حَرْفُ الأَلِف – ḥarfu al-alif) dalam bahasa Arab. Dalam bahasa Arab, huruf alif memiliki dua jenis.
Jenis-jenis Alif
Hamzah Qatha – هَمْزَةُ الْقَطْعِ
(hamzatu al-qaṭ‘ = hamzah putus)
→ Jenis alif ini selalu dibaca, baik diawali kata lain maupun tidak.Hamzah Washal – هَمْزَةُ الْوَصْلِ
(hamzatu al-waṣl = hamzah sambung)
→ Jenis alif ini ditulis di awal kata, tetapi tidak dibaca apabila didahului oleh kata atau huruf lain, meskipun tetap ditulis.
Contoh Hamzah Washal
Indonesia | Transliterasi | Arab | Jenis alif |
Dia adalah putra guru tersebut. | huwab nul mudarrisi | ||
Dan nama gadis itu adalah Aminah. | Was mul binti Āminatu |
Penjelasan
Pada contoh-contoh di atas, huruf alif ditulis tetapi tidak dibaca.
- Pada kata ٱبْنُ (ibnu = anak), alif tidak dibaca sehingga huruf ب (bā’) langsung tersambung dengan huruf sebelumnya, dan diucapkan bnu.
- Begitu juga pada kata ٱلْمُدَرِّسِ (al-mudarrisi = guru), alif pada ال tidak dibaca, sehingga bunyinya menyatu menjadi nul mudarrisi.
Pada contoh kedua:
- Huruf وَ (wa = dan) langsung tersambung dengan kata ٱسْمُ (ismu = nama), sehingga diucapkan wasmu.
- Alif pada ٱلْبِنْتِ juga tidak dibaca, sehingga kalimatnya menjadi wasmul binti āminatu.
Contoh Hamzah Qatha
Indonesia | Transliterasi | Arab | Jenis alif |
Saya Ahmad | Anā Aḥmadu | ||
Asalmu dari mana | Min aina anti | ||
Siapa kamu? | Man anta |
Penjelasan
Pada contoh-contoh ini, huruf alif selalu ditulis dan dibaca. Tidak ada penggabungan bunyi antar huruf. Jenis alif seperti ini disebut hamzah qatha (هَمْزَةُ الْقَطْعِ).
Catatan Penting
- Tidak ada aturan baku yang benar-benar pasti untuk membedakan hamzah qatha dan hamzah washal.
- Kata ganti (الضَّمَائِر – aḍ-ḍamā’ir), kata tanya (أَدَوَاتُ الاِسْتِفْهَام – adawātu al-istifhām), dan kata benda yang diawali alif umumnya menggunakan hamzah qatha.
- Hamzah washal dibaca jika berada di awal kalimat dan tidak didahului kata apa pun.
- Hamzah qatha selalu dibaca, baik di awal kalimat maupun di tengah.
Contoh Kalimat Lengkap
Tips: Tabel berikut akan tampil lebih optimal jika dilihat dalam mode desktop, sehingga gambar dapat terlihat dengan jelas. Untuk mengaktifkannya di peramban Chrome, ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, kemudian pilih situs desktop. Sebagai alternatif, Anda dapat memiringkan ponsel ke posisi landscape.
Gambar | Indonesia | Arab |
![]() | Siapakah kamu? Saya adalah putra Abbas | |
![]() | Dan putra siapakah dia? Dia adalah putra Khalid. | |
![]() ![]() | Nama gurunya adalah Said dan nama insinyurnya adalah Khalid | |
![]() ![]() | Putra Ammar adalah seorang pelajar, dan putra Yasir adalah seorang pedagang. | |
![]() | Di mana putra sang insinyur? Dia sedang kuliah di universitas. |
Penutup
Pada pelajaran berikutnya, insya Allah, kita akan mempelajari konsep baru, yaitu kata panggilan
(أَدَوَاتُ النِّدَاءِ – adawātu an-nidā’).
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel







Komentar
Posting Komentar