Pelajaran 26-3
Latihan - تَدْرِيبٌ
Pada bagian ini, kita akan menguji ilmu yang telah kita pelajari dalam pelajaran sejauh ini.
Pilihlah jawaban yang benar untuk setiap pertanyaan berikut. Silakan klik pilihan yang benar untuk setiap pertanyaan di bawah. Setelah selesai, klik tombol Mark (nilai) untuk melihat jawaban yang benar dan memperoleh nilai Anda.
|
| ||||||||||||||||||
|
| ||||||||||||||||||
|
|
||||||||||||||||||
قَرَأَ الطَّالِبُ أَحَدَ عَشَرَ دَرْسًا
The student read eleven lessons
Siswa tersebut membaca sebelas pelajaran
أَحَدَ عَشَرَ berada dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dan tidak bisa berubah (مَبْنِيٌّ) pada kasus manapun. Gendernya adalah maskulin (مُذَكَّر) sesuai gender kata benda yang mengikutinya.
نَامَ الوَلَدُ اِثْنَتَي عَشْرَةَ سَاعَةً
The boy slept twelve hours
Anak laki-laki tersebut tidur dua belas jam
اِثْنَتَي عَشْرَةَ berada dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dan berubah (مُعْرَبُ) hanya pada satuannya. Gendernya adalah feminim (مُؤَنَّثُ) sesuai gender kata benda yang mengikutinya.
ذَهَبْتُ إلى النَّادِي مَعَ أَحَدَ عَشَرَ لاعِبًا
I went to the sporting club with eleven players
Saya pergi ke klub olahraga dengan sebelas pemain
أَحَدَ عَشَرَ berada dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan tidak bisa berubah (مَبْنِيٌّ) pada kasus manapun. Gendernya adalah maskulin (مُذَكَّر) sesuai gender kata benda yang mengikutinya.
خَرَجَتْ أُخْتِي معَ اِثْنَتَي عَشْرَةَ صَدِيقَةً
My sister went out with twelve friends
Saudara perempuan saya pergi keluar dengan dua belas teman
اِثْنَتَي عَشْرَةَ berada dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan berubah (مُعْرَبُ) hanya pada satuannya. Gendernya adalah feminim (مُؤَنَّثُ) sesuai gender kata benda yang mengikutinya.
دَرَسَ أَخِي مَعَ أَحَدَ عَشَر أُسْتَاذًا
My brother studied with eleven professors
Saudara laki-laki saya belajar dengan sebelas dosen
أَحَدَ عَشَرَ berada dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan tidak bisa berubah (مَبْنِيٌّ) pada kasus manapun. Gendernya adalah maskulin (مُذَكَّر) sesuai gender kata benda yang mengikutinya. Kata benda (مَعْدُود) setelah bilangan selalu dalam bentuk tunggal (مُفْرَد) kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب
تَعَلَّمَتْ أُخْتِي مَعَ اِثْنَتَي عَشْرَةَ مُدَرِّسَةً
My sister learnt with twelve female teachers
Saudara perempuan saya belajar dengan dua belas guru wanita
اِثْنَتَي عَشْرَةَ berada dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan berubah (مُعْرَبُ) hanya pada satuannya. Gendernya adalah feminim (مُؤَنَّثُ) sesuai gender kata benda yang mengikutinya.
Komentar
Posting Komentar