Pelajaran 26-1

PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

 
Bagian
 1   2   3   4   5   6   7   8   9  10 11 12 13

Pelajaran 26 – الدرس السَّادِسُ وَالْعِشْرُونَ

Bilangan Gabungan (B) المركب العددي

Pendahuluan – مُقَدِّمَةٌ

Ini adalah pelajaran kedua puluh enam kursus Bahasa Arab gratis kita. Kursus Bahasa Arab ini disertai gambar dan audio akan membantu Anda mempelajari Bahasa Arab.

Kita mempelajari pada pelajaran 19 dan pelajaran 20 bilangan Arab dari 1 hingga 10 seperti yang diberlakukan untuk kata benda bilangan maskulin dan kata benda bilangan feminim.

Pada pelajaran ini kita akan mempelajari  bilangan 11 hingga 19 Insya Allah. Topik yang akan dibahas mencakupi:
  • Bilangan (أحَدَ عَشَر) "aћada ξashar" (sebelas) dan (اِثْنا عشر) "ithnā ξashar" (dua belas) ada di bagian khusus, dan aturan-aturan khusus yang berhubungan dengan bilangan ini.
  • Setelah itu kita akan membahas bilangan dari (ثلاثة عشر) "thalāthata ξashar" (tiga belas) hingga (تِسْعَةَ عَشَر) "tisξata ξashar" (sembilan belas).
  • Kita akan menjawab beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan bilangan, seperti:
    • Bagaimana situasi dimana sebuah bilangan akan menjadi maskulin atau feminim?
    • Apakah bilangan bisa berubah atau tidak bisa berubah?
    • Akhiran kata benda yang diikuti bilangan الاسْم المَعْدود (kata benda tersebut berada setelah bilangan).
Di bawah ini kita akan membahas beberapa contoh. Bacalah contoh-contoh tersebut dengan seksama dan kemudian pelajari aturan-aturan yang mengikuti pada bagian-bagian selanjutnya.

Catatan:
Kata kerja pada contoh-contoh ketiga tabel di bawah adalah dalam bentuk lampau (فِعْلٌ مَاض)

Bilangan
Dengan maskulin
Dengan feminim
 ١١
(11)¹
جاء أحدَ عَشَرَ أُسْتَاذًا
/"Ĵā'a aћada ξashar ustādhan"/
Eleven professors came
Sebelas dosen datang
جاءت إِحْدَى عَشْرَةَ أُسْتاذةً
/"Ĵā'at iћdā ξashrata ustādhatan"/
Eleven lady professors came
Sebelas dosen wanita datang
١٢
(12)²
ذهب اثْنَا عَشَرَ مُهَنْدِسًا 
/"Dhahaba ithnā ξashar muhandisan"/
Twelve engineers went out
Dua belas insinyur pergi keluar 
ذَهَبَت اثْنَتا عَشْرَةَ مُهَنْدِسَةًً
/"Dhahabat ithnatā ξashrat muhandisatan"/
Twelve lady engineers went out
Dua belas insinyur wanita pergi keluar
رَأَيْتُ اِثْنَي عَشَر مُهَنْدِسًا
/ra'aytu ithnai ξashara muhandisan"/
I saw twelve engineers
Saya melihat dua belas insinyur
رأيت اثْنَتَيْ عَشْرَةَ مُهَنْدِسَةً
/"ra’aytu ithnatai ξashrata muhandisatan"/
I saw twelve lady engineers
Saya melihat dua belas insinyur wanita
١٣
(13)³
في الفَصْلِ ثلاثةَ عَشَرَ طالِبًا
/"fil-faŝli thalāthata ξshara ŧâliban"/
Thirteen students are in the class
Tiga belas murid ada di dalam kelas
حَضَرَتْ ثَلاثَ عَشْرَةَ مُدَرِّسَة
/"ħađarat thalātha ξashrata mudarrisatan"/
Thirteen lady teachers attended
Tiga belas guru wanita hadir
١٤
(14)
قَرَأْتُ أرْبَعَةََ َعَشَرَ كِتَابًا
/" qara’tu arbaξata ξashara kitāban"/
I read fourteen books
Saya membaca empat belas buku
قَرَأتُ أرْبَعَ عَشْرَةَ قِصَّةً
/"qara’tu arbaξa ξashrata qiŝŝatan"/
I read fourteen stories
Saya membaca empat belas cerita
١٥
(15) 
رَجَعْتُ بَعْدَ خَمْسَةَ عَشَرَ يَوْمًا
/"raĵaξtu baξda khamsata ξashara yawman"/
I came back after fifteen days
Saya kembali setelah lima belas hari
نِمْتُ خَمْسَ عَشْرَةَ سَاعَةً
/"nimtu khamsa ξashrata sāξatan"/
I slept for fifteen hours
Saya tidur selama lima belas jam
١٦
(16)
ذَبَحْتُ سِتَّةَ عَشَرَ دِيكًا
/"dhabaћtu sitta ξashara dīkan"/
I slaughtered sixteen roosters
 Saya menyembelih enam belas ayam jantan
 ذَبَحْتُ سِتَّ عَشْرَةَ دَجَاجَةً
/"dhabaћtu sitta ξashrata daĵaĵatan"/
I slaughtered sixteen hens
 Saya menyembelih enam belas ayam betina
١٧
(17)
دَعَوْتُ سَبْعَةَ عَشَرَ دُعَاءً⁶
/"daξawtu sabξata ξashara duξā‘an"/
I invoked seventeen supplications l
Saya memohon tujuh belas permohonan
صَلَّيْتُ سَبْعَ عَشْرَةَ رَكْعَةً
/"ŝallaitu sabξa ξashrata rakξatan"/
I prayed seventeen Rak'ahs
Saya shalat tujuh belas rakaat
١٨
(18)
مُحَمَّدٌ عِنْدَهُ ثَمَانِيَةَ عَشَرَ صَدِيقًا
/"muħammadun ξindahu thamāniyata ξashara ŝadīqan"/
Muhammad has eighteen friends
Muhammad mempunyai delapan belas teman
فاطِمَةُ عِنْدَها ثَمَانِيَ عَشْرَةَ صَدِيقَةً
/"Fatimatu ξindahā thamāni ξashrata ŝadīqatan"/
Fatimah has eighteen friends
Fatimah mempunyai delapan belas teman
١٩
(19)
هَذَا الطِّفْلُ عُمْرُهُ تِسْعَةَ عَشَرَ يَوْمًا
/"hādhā aŧ-ŧiflu ξumruhū tisξata ξashara yawman"/
This child is nineteen days old
Anak ini berusia sembilan belas hari
هذا الوَلَدُ عُمْرُهُ تِسْعَ عَشْرَةَ سَنَةً
/"hādhā al-waladu ξumruhū tisξa ξashrata sanatan"/
This boy is nineteen years old
Anak laki-laki ini berumur sembilan belas tahun
  • Kita juga akan mempelajari bilangan dari 20 hingga 90, yang meliputi dua bagian: (1) bilangan puluhan (yaitu 20, 30,…90) dan (2) bilangan-bilangan lainnya:
رَأيْتُ عِشْرِينَ بَلَدًا
جاءَ ثَلاثون رَجُلا
  /"ra'aytu ξishriin baladan"/
I saw twenty countries
Saya melihat dua puluh negara
/"ĵā'a thalathūn raĵulan"/
Thirty men came
countries
Tiga puluh pria datang

Bilangan gabungan bisa terdiri dari dua angka yang dihubungkan oleh (و) (dan):

رَأْيت اِثْنَينِ وعِشْرِينَ بَلَدًا
جاء واحِدٌ وثَلاثُونَ رجلا
/"ra'aytu ithnai[n] wa ξishrīn baladan"/
I saw twenty-two countries
Saya melihat dua puluh dua negara
/"ĵā'a wāћidun wa thalāthūn raĵulan"/
Thirty-one men came
Tiga puluh satu pria datang

Catatan:
  1. أَحَدَ عَشَرَ /ʔaḥada ʕašara/ (sebelas) adalah bilangan untuk gender maskulin (مُذَكَّر) yang tidak mengalami perubahan pada kasus manapun.


    إِحْدَى عَشْرَةَ‎ /ʔiḥdā ʕašrata/ (sebelas) adalah bilangan untuk gender feminim (مُؤَنَّثُ) yang tidak mengalami perubahan pada kasus manapun.


  2. اِثْنَا عَشَرَ /iṯnā ʕašara/ (dua belas) adalah bilangan untuk gender maskulin (مُذَكَّر) dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع. Dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور kata ini berubah menjadi اِثْنَيْ عَشَرَ‎ /iṯnay ʕašara/.


    اِثْنَتَا عَشْرَةَ‎‎ /iṯnatā ʕašrata‎/ (dua belas) adalah bilangan untuk gender feminim (مُؤَنَّثُ) dalam kasus nominatif (حَالَةُ الرَّفْع) atau مرفوع. Dalam kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب dan kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور kata ini berubah menjadi اِثْنَتَيْ عَشْرَةَ‎‎ /iṯnatay ʕašrata/.

     
  3. ثَلَاثَةَ عَشَرَ /ṯalāṯata ʕašara/ (tiga belas) digunakan untuk kata benda dengan gender maskulin (مُذَكَّر). Bilangan puluhannya yaitu عَشَرَ selalu mengikuti gender kata bendanya dan gender bilangan satuan berlawanan dengan gender kata bendanya. Bilangan ini sama untuk semua kasus. Kata benda yang mengikuti adalah dalam bentuk tunggal kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب.


    ثَلَاثَ عَشْرَةَ‎ /ṯalāṯa ʕašrata/ (tiga belas) digunakan untuk kata benda dengan gender feminim (مُؤَنَّثُ). Bilangan puluhannya yaitu عَشْرَةَ‎ selalu mengikuti gender kata bendanya dan gender bilangan satuan berlawanan dengan gender kata bendanya. Bilangan ini sama untuk semua kasus. Kata benda yang mengikuti adalah dalam bentuk tunggal kasus akusatif (حَالَةُ النَّصْب) atau منصوب.


    Aturan pada bilangan tiga belas ini berlaku untuk bilangan empat belas sampai sembilan belas.  


  4. نِمْتُ /nimtu/ (saya tidur (saat lampau) adalah kata kerja bentuk lampau (فِعْلٌ مَاض) yang merujuk pada orang pertama tunggal. Bentuk dasarnya adalah نَامَ /nāma/ (dia (laki-laki) tidur (saat lampau)). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang Insya Allah dibahas pada pelajaran 32.


  5. صَلَّيْتُ /ṣallaytu/ (saya shalat (saat lampau)) adalah kata kerja bentuk lampau (فِعْلٌ مَاض) yang merujuk pada orang pertama tunggal. Bentuk dasarnya adalah صَلَّى /ṣallā/ (dia (laki-laki) shalat (saat lampau). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang Insya Allah dibahas pada pelajaran 32.


  6. دَعَوْتُ‎ /daʕawtu/ (saya memohon (saat lampau)) adalah kata kerja bentuk lampau (فِعْلٌ مَاض) yang merujuk pada orang pertama tunggal. Bentuk dasarnya adalah دَعَا /daʕā/ (dia (laki-laki) memohon (saat lampau). Kata kerja ini termasuk kata kerja tidak beraturan (الْفِعْلُ الْمُعْتَل) yang Insya Allah dibahas pada pelajaran 32.


    دُعَاءٌ /duʕāʔun/ (permohonan; dia) adalah kata benda verbal/ gerund (مصدر) dari kata kerja دَعَا /daʕā/ (dia (laki-laki) memohon (saat lampau)), (dibahas Insya Allah pada pelajaran 36-3).


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2