Pelajaran 20-4
Bagian
Pelajaran 20 – اَلدَّرْسُ الْعِشْرُونَ
Murakkab Adad | Frasa Bilangan (اَلْمُرَكَّبُ الْعَددِيُّ – Al-Murakkabu Al-‘Adadiyy)
Adad | BIlangan 3 sampai 10
Pada bagian pelajaran ini, kita akan mengulang kembali bilangan (adad) bahasa Arab dari 3 sampai 10 beserta kaidah-kaidah yang berkaitan dengan penggunaannya, insyaallah.
Dalam bahasa Arab, untuk adad 3 sampai 10, berlaku beberapa kaidah berikut. Penjelasan ini merupakan ulasan beserta contoh untuk benda yang dihitung atau ma'dud (مَعْدُوْد – ma'dūd) berbentuk feminin atau mu'annats (مُؤَنَّث – mu'annaś):
1. Adad | Bilangan Selalu Mendahului Ma'dud | Kata yang Dihitung
Bilangan atau adad (عَدَد – 'adad) selalu mendahului kata benda atau ma'dud (مَعْدُوْد – ma'dūd). Artinya, ma'dud selalu muncul setelah adad.
Contoh:
ثَلَاثُ أَخَوَاتٍ
Artinya: Tiga saudara perempuan.
- ثَلَاثُ = tiga → adad.
- أَخَوَاتٍ = saudara-saudara perempuan → ma'dud.
2. Ma'dud Berbentuk Jamak, sedangkan Adad berbentuk Tunggal (Mufrad)
Ma'dud harus selalu dalam bentuk jamak (جَمْعٌ – jam‘u), sedangkan adad 3–10 selalu digunakan dalam bentuk tunggal atau mufrad (مُفْرَد – mufrad).
Contoh:
أَرْبَعُ كَلِمَاتٍ
Artinya: Empat kata.
- أَرْبَعُ = empat → adad.
- كَلِمَاتٍ = kata-kata → ma'dud, berbentuk jamak.
3. Adad Mengikuti Kedudukan I'rab (Kasus Gramatikal), sedangkan Ma'dud Selalu Majrur (Kasus Genitif)
Contoh:
سَبْعُ جَامِعَاتٍ
Artinya: Tujuh universitas.
- سَبْعُ = tujuh → adad, dalam kasus nominatif atau marfu (مَرْفُوعٌ – marfū‘) pada contoh ini.
- جَامِعَاتٍ = universitas-universitas → ma'dud, selalu majrur.
4. Ma'dud Selalu Berbentuk Nakirah (Tak Tentu/Bersifat Umum)
Ma'dud selalu bersifat tak tentu atau nakirah (نَكِرَة – nakirah), sehingga menggunakan harakat kasratain (kasrah ganda) dan tidak menggunakan alif lam (ال – alif lām).
Contoh:
عَشْرُ عَمَّاتٍ
Artinya: Sepuluh bibi dari pihak ayah.
Perhatikan bahwa:
عَمَّاتٍ
berakhiran ـٍ kasratain dan tidak diawali الـ.
5. Adad untuk Ma'dud yang Muannats Berbentuk Mudzakkar
Contoh:
خَمْسُ نِسَاءٍ
Artinya: Lima perempuan.
- خَمْسُ = lima → bentuk adad yang mudzakkar.
- نِسَاءٍ = perempuan-perempuan → ma'dud, berbentuk muannats dan jamak.
Contoh-contoh
Mari kita gunakan beberapa contoh agar kaidah tersebut lebih mudah dipahami.
Gambar | Indonesia | Arab |
| Saya memiliki tiga buku catatan. | |
| Dia pergi ke lima dokter perempuan yang berbeda. | |
| Kamu duduk bersama enam orang teman. | |
| Hamidah mengunjungi delapan kota. |
Ringkasan Kaidah
Untuk adad 3–10 (الأَعْدَادُ مِنْ ثَلَاثَةٍ إِلَى عَشَرَةٍ):
- Adad berada sebelum ma'dud.
- Ma'dud berbentuk jamak.
- Adad berbentuk mufrad.
- Ma'dud selalu majrur.
- Ma'dud selalu nakirah.
- Ma'dud tidak menggunakan alif-lam (أَلْ).
- Jika ma'dud adalah muannats, adad 3–10 yang digunakan berbentuk mudzakkar.
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel




Komentar
Posting Komentar