Pelajaran 20-4

 PELAJARAN BAHASA ARAB

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ


Bagian
 1   2   3   4   5   6   7 

Pelajaran 20 -اَلدَّرْسُ الْعِشْرُونَ

Frasa bilangan - اَلْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ

Pada bagian pelajaran ini, kita akan meninjau bilangan Arab dari 3 hingga 10 dan aturan-aturan yang berhubungan dengan penggunaannya, Insya Allah. Dalam bahasa Arab, untuk bilàngan 3 hingga 10 aturan-aturan berikut diterapkan, ini merupakan tinjauan dengan contoh mengenai feminim /ma'dūd/:
  • Bilangan selalu mengawali kata benda, yaitu kata benda selalu muncul setelah bilangan, misal:
    • ¹ثَلاثُ أَخَوَاتٍ yang artinya "Tiga saudara perempuan"
  • Kata benda harus selalu dalàm bentuk jamak sedangkan bilangan selalu tampil dalam bentuk tunggal, misal:
    • أَرْبَعُ كَلِمَاتٍ yang artinya "Empat kata"
  • Bilangan memiliki kasus yang berbeda sesuai situasi, tapi kata benda selalu memiliki kasus genitif, misal:
    • سَبْعُ جَامِعَاتٍ yang artinya "Tujuh universitas"
  • Kata benda selalu tidak terdefinisi, dan karena itu kata benda tersebut memiliki /Kasrah/ ganda dan tidak ada /alif-laam/ misal:
    • عَشْرُ عَمَّاتٍ yang artinya "Sepuluh bibi dari pihak ayah"
  • Bilangan dari kata benda feminim selalu maskulin yaitu, kapanpun ada kata benda feminim, bilangan untuk kata benda itu harus selalu dalam bentuk maskulin, misal:
    • ²خَمْسُ نِسَاءٍ yang artinya "Lima wanita"
Mari kita gunakan beberapa contoh agar lebih mudah memahami aturan tersebut:

Gambar
Terjemahan
Arab
I have three note-books
Saya memiliki tiga buku catatan
عِنْدِي ثَلاثُ كرَّاسَاتٍ
She went to five different lady doctors
Dia (perempuan) pergi ke lima dokter wanita yang berbeda
ذَهَبَتْ إِلَى خَمْسِ طَبِيبَاتٍ مُخْتَلِفَاتٍ³
You sat with six friends
Kamu (perempuan) duduk dengan enam teman
جَلَسْتِ مَعَ سِتِّ صَدِيقَاتٍ
Hameeda visited eight cities
Hamida mengunjungi delapan kota
زَارَتْ حَمِيدَةُ ثَمَانِيَ مُدُنٍ

Kesimpulan:
  • Ada kemiripan antara ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ) dengan frasa bilangan 3-10. Persamaannya yaitu kasus pada مُضَافٌ إِلَيْه (Pemilik) dan kata benda (مَعْدُود) pada bilangan 3-10 selalu berada dalam kasus genitif (حَالَةُ الْجَر) atau مجرور dan مُضَافٌ (Yang Dimiliki) dan bilangan (عَدَد) kasusnya sesuai situasi. Perbedaannya yaitu kata benda (مَعْدُود) pada frasa bilangan selalu tidak terdefinisi (إِسْمُ النَكِرَة) yang ditandai kasratain (kasrah ganda) di akhir kata sedangkan مُضَافٌ إِلَيْه (Pemilik) bisa terdefinisi (إِسْمُ الْمَعْرِفَة) dan bisa tidak tidak terdefinisi (إِسْمُ النَكِرَة). Silakan kunjungi lagi pelajaran 5-2 mengenai ungkapan kepemilikan (إضَافَةُ).

Catatan:
  1. أَخَوَاتٌ⁩ /ʔaḵawātun/ (saudara perempuan) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari أُخْتٌ⁩ /ʔuḵtun/ (lihat pelajaran 13).


  2. نِسَاءٌ⁩‎ /nisāʔun/ (para wanita) bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari اِمْرَأَةٌ⁩ /imraʔatun/ (lihat lihat pelajaran 13).


  3. طَبِيبَاتٍ مُخْتَلِفَاتٍ (dokter wanita yang berbeda) adalah klausa kata sifat (الْمُرَكَّبُ الْوَصْفِيُّ) (pelajaran 9).


  4. ⁧مُدُنٌ⁩‎ /mudunun/ (kota) adalah bentuk jamak tidak beraturan (جَمْعُ تَكْسِير) dari مَدِينَةٌ⁩ /madīnatun/ (lihat pelajaran 13).


Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2