Pelajaran 20-2
Bagian
Pelajaran 20 – اَلدَّرْسُ الْعِشْرُونَ
Murakkab Adad | Frasa Bilangan (اَلْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ – Al-Murakkabu Al-‘Adadiyy)
Pada bagian ini, kita akan mempelajari penggunaan dua bilangan (adad) pertama dalam bahasa Arab, yaitu “satu” dan “dua”, khususnya yang berkaitan dengan kata benda yang dihitung atau ma'dud (مَعْدُودٌ – ma‘dūd) yang berjenis feminin atau muannats (مُؤَنَّثٌ – mu’annaṡ), insyaallah.
Mengulang Kaidah dari Pelajaran Sebelumnya
Pada pelajaran sebelumnya kita telah mempelajari bahwa dalam bahasa Arab, gabungan yang terdiri dari sebuah bilangan dan kata benda yang mengikutinya disebut frasa bilangan atau murakkab adad (الْمُرَكَّبُ الْعَدَدِيُّ – al-murakkabu al-‘adadiyy).
- Bilangan disebut adad (الْعَدَدُ – al-‘adad).
- Kata benda yang menunjukkan sesuatu yang dihitung oleh bilangan tersebut disebut ma'dud (الْمَعْدُودُ – al-ma‘dūd).
Adad “Satu” dan “Dua”
Murakkab adad untuk adad “satu” dan “dua” diperlakukan sebagai frasa kata sifat atau tarkib washfi/al-murakkab na'ti (تَرْكِيبٌ وَصْفِيٌّ – tarkībun waṣfī), yaitu susunan yang terdiri dari kata benda yang diterangkan atau mawshuf (مَوْصُوفٌ – mawṣūf) dan kata sifat (صِفَةٌ – ṣifah).
Kita telah mempelajari kaidah tarkib washfi/al-murakkab na'ti (تَرْكِيبٌ وَصْفِيٌّ – tarkīb waṣfī) pada Pelajaran 9 bagian 2.
Untuk adad “satu” dan “dua”, ma'dud selalu disebut terlebih dahulu, kemudian baru adad yang menerangkannya. Dengan kata lain, ma'dud berada sebelum adad dan adad tersebut berfungsi sebagai shifah/na'at bagi ma'dud tersebut.
Ma'dud dan adad harus memiliki kesesuaian dalam beberapa hal:
Adad akan mengikuti kasus gramatikal atau i'rab (إِعْرَابٌ – i'rāb) yang sama dengan ma'dud-nya.
-
Keduanya memiliki jenis kelamin gramatikal atau jinis (جِنْسٌ – jins) yang sama. Jika ma'dud-nya mudzakkar (maskulin), adad juga dalam bentuk mudzakkar; jika ma'dud-nya mu'annats (feminin), adad juga dalam bentuk mu"annats.
Adad dan ma'dud tersebut selalu berupa kata benda tak tentu atau isim nakirah (نَكِرَةٌ – nakirah).
Contoh
“Satu buku catatan” diterjemahkan:
كُرَّاسَةٌ وَاحِدَةٌ
- كُرَّاسَةٌ = sebuah buku catatan
- وَاحِدَةٌ = satu
Keduanya sama-sama kasus nominatif atau marfu' (مَرْفُوعٌ – marfū‘), sama-sama mu'annats, dan sama-sama berbentuk nakirah.
“Dua fakultas” diterjemahkan:
كُلِّيَّتَانِ اثْنَتَانِ
- كُلِّيَّتَانِ = dua fakultas
- اثْنَتَانِ = dua
Keduanya sama-sama marfu' dan sama-sama mu'annats.
Contoh-contoh Tambahan
Gambar | Indonesia | Arab |
| Ada seekor sapi di ladang. | |
| Saya memiliki dua orang putri. | |
| Dia membaca satu buku. | |
| Dia mempelajari dua cerita. | |
| Buku-buku itu ada di dalam satu tas. | |
| Anak-anak laki-laki itu berada di dua kebun. |
Ringkasan Kaidah
Untuk adad 1 dan 2:
مَعْدُودٌ + عَدَدٌ
kata benda yang dihitung + bilangan
Adad وَاحِدٌ / وَاحِدَةٌ dan اثْنَانِ / اثْنَتَانِ berfungsi sebagai shifah/na'at bagi ma'dud.
Keduanya harus sesuai dalam:
- I'rab
- Jinis
- Ma'dud berbentuk nakirah
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel






Komentar
Posting Komentar