Pelajaran 16-2

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Bagian

 1   2   3   4   5   6   7   8   9 

Pelajaran 16 – الدَّرْسُ السَّادِسَ عَشَرَ

Lanjutan

Mari kita lanjutkan belajar bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini mencakup tata bahasa Arab atau nahwu (نَحْوٌ – naḥw), sintaksis Arab, morfologi Arab atau sharaf (صَرْفٌ – ṣarf), dan masih banyak lagi.

​Di bagian ini, kita akan mempelajari bentuk jamak dari dua kata ganti atau isim dhamir (اِسْمُ الضَّمِيرِ – ismu ḍamīr) lagi dalam bahasa Arab, insyaallah. Kita telah mempelajari bentuk jamak dari beberapa kata ganti orang atau dhamir munfashil (ضَمِيرٌ مُنْفَصِلٌ – ḍamīrun munfaṣil) dan kata ganti kepemilikan atau dhamir muttashil (ضَمِيرٌ مُتَّصِلٌ – ḍamīrun muttaṣil) pada (Pelajaran 14 bagian 4) dan (Pelajaran 15 bagian 2).

Contoh

Indonesia

Transliterasi

Arab

Tunggal/ jamak (Arab)

Feminin (Arab)

Istilah gramatikal

أَنْتِ ذَهَبْتِ

Kamu pergi

Kamu

anti

أَنْتِ

الْمُفْرَدُ

الْمُؤَنَّثُ

الضَّمِيرُ الْمُنْفَصِلُ
(kata ganti terpisah - contoh: Kamu tinggi)

أَنْتُنَّ ذَهَبْتُنَّ

Kalian pergi

Kalian

antunna

أَنْتُنَّ

الْجَمْعُ

أُمُّكِ

Ibumu

Punyamu

ki

كِ

الْمُفْرَدُ

الضَّمِيرُ الْمُتَّصِلُ
(kata ganti bersambung - contoh: Rumahmu)

أُمُّكُنَّ

Ibu kalian

Punya kalian

kunna

كُنَّ

الْجَمْعُ

Kaidah

Apabila kita menggunakan أَنْتِ sebagai dhamir munfashil untuk mufrad muannats, maka bentuk jamaknya adalah أَنْتُنَّ.

Kaidah yang sama juga berlaku pada dhamir muttashil. Misalnya, jika kita mengatakan:
كِتَابُكِ = bukumu (milik seorang perempuan),
maka untuk jamak muannats menjadi:
كِتَابُكُنَّ = buku kalian (milik kalian semua perempuan).

Catatan Penting

Perlu diingat bahwa dhamir termasuk kata yang mabni (مَبْنِيٌّ – mabniyy), yaitu bentuk akhirnya tidak berubah walaupun kedudukannya dalam kalimat berubah.

Artinya, أَنْتُنَّ tetap memiliki tasydid (الشَّدَّةُ – asy-syaddah) dan fatḥah (الْفَتْحَةُ – al-fatḥah) pada huruf terakhirnya, baik ketika berada dalam:
  • posisi nominatif atau marfu (مَرْفُوعٌ – marfū‘),
  • posisi akusatif atau manshub (مَنْصُوبٌ – manṣūb),
  • maupun posisi genitif atau majrur (مَجْرُورٌ – majrūr).

Contoh-Contoh Tambahan

Mari kita ambil beberapa contoh lagi agar lebih mudah memahami kaidah tersebut.

Indonesia

Transliterasi

Arabic

Pronoun

Siapa kamu? (mufrad muannats)

Saya adalah seorang siswi

Man Anti?
Anā ṭālibatun

مَنْ أَنْتِ؟

أَنَا طَالِبَةٌ.

أَنْتِ

Dari mana kalian? (jamak muannats)

Kami dari Cina

Min aina Antunna?
Naḥnu minaṣ Ṣīn

مِنْ أَيْنَ أَنْتُنَّ؟

نَحْنُ مِنَ الصِّينِ.

أَنْتُنَّ

Dimana tasmu?

Tas saya ada di dalam kamar saya

Aina haqībatuki
Haqībatī fī gurfatī

أَيْنَ حَقِيبَتُكِ؟

حَقِيبَتِي فِي غُرْفَتِي.

كِ

Apa agama kaliàn

Our religion is Islam

Àgama kami Islam

Ma dīnukunna?
Dīnunā al Islāmu

مَا دِينُكُنَّ؟

دِينُنَا الإِسْلامُ.

كُنَّ

Pelajaran 16-3
Daftar Isi

Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2