Pelajaran 17-4
Lanjutan
Kita masih berada pada pelajaran ketujuh belas dari kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus bahasa Arab yang dilengkapi dengan gambar dan audio ini akan membantu Anda mempelajari bahasa Arab.
Bentuk Jamak Taksir | Jamak Tak Beraturan (جَمْعُ التَّكْسِيرِ – Jam‘u At-Taksīr)
Kita telah mempelajari pada Pelajaran 13 bagian 7 bahwa jamak taksīr adalah bentuk jamak dari suatu kata yang bentuk asli kata tunggal-nya (mufrad) berubah secara signifikan.
Contoh dalam Bahasa Inggris
Beberapa contoh kata benda yang memiliki jamak taksir adalah:
- Man (Pria) → Men (Pria-pria)
- Woman (Wanita) → Women (Wanita-wanita)
Berbeda dengan jamak beraturan atau jamak salim (جَمْعُ سَالِمٍ – jam'u sālim):
- Book (Buku) → Books (Buku-buku)
- Door (Pintu) → Doors (Pintu-pintu)
Wazan | Pola Jamak Taksir untuk Kata Benda dan Kata Sifat
Dalam bahasa Arab, terdapat lebih dari dua puluh wazan jamak taksir untuk kata benda dan kata sifat.
Kita telah mempelajari beberapa pola (wazan) tersebut pada pelajaran-pelajaran sebelumnya, dan pada bagian pelajaran ini kita akan mempelajari satu wazan lagi, insyaallah.
Contoh Penggunaan Wazan مَفَاعِلُ
Mari kita ambil beberapa contoh untuk menghafal wazan ini:
Gambar | Indonesia | Arab | |
| Ini adalah buku catatan Hamid | ||
| Ini adàlah buku- buku catatan Hamid | ||
| Ini adalah meja guru | ||
| Ini adalah meja-meja guru | ||
| Ini adalah sebuah hotel yang mahal | ||
| Ini adalah hotel-hotel yang mahal | ||
Catatan: Perhatikan bahwa kata tunjuk atau isim isyarah (اِسْمُ إِشَارَةٍ – ismu isyārah) berubah dari هَذَا menjadi هَذِهِ, karena bentuk jamak taksir untuk benda tak berakal (isim ghairu aqil) diperlakukan seperti perempuan tunggal (mufrad muannats) dalam tata bahasa Arab (nahwu). Kata sifat atau na‘at (نَعْتٌ – na‘t) juga berubah menjadi bentuk mufrad muannats, yaitu غَالِيَةٌ, karena jamak taksir untuk kalian isim ghairu aqil mengikuti kaidah tersebut.
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel






Komentar
Posting Komentar