Pelajaran 16-6

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْم

Bagian

 1   2   3   4   5   6   7   8   9 

Pelajaran 16 – الدَّرْسُ السَّادِسَ عَشَرَ

Zharaf Zaman | Kata Keterangan Waktu (ظَرْفُ زَمَانٍ – Ẓarfu Zamān)

Mari kita lanjutkan belajar bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis kita. Kursus bahasa Arab ini mencakup tata bahasa Arab atau nahwu (نَحْوٌ – naḥw), sintaksis Arab, morfologi Arab atau sharaf (صَرْفٌ – ṣarf), dan banyak lagi.

​Pada bagian pelajaran ini kita akan mempelajari istilah gramatikal Arab yang baru, insyaallah. Kita akan mempelajari bentuk kata benda atau isim (اِسْمٌ – ism) dalam bahasa Arab yang menunjukkan waktu terjadinya suatu perbuatan. Jenis kata benda ini disebut Kata Keterangan Waktu atau Zharaf Zaman (ظَرْفُ زَمَانٍ – zharfu zamān) atau Objek Tempat/Waktu atau Maf'ul Fih (الْمَفْعُولُ فِيهِ – al-maf'ūlu fīh).

​Di bagian pelajaran ini kita akan mempelajari perubahan harakat akhir atau i'rab (إِعْرَابٌ – i'rāb) dari kata-kata tersebut serta kata-kata yang mengikutinya, insyaallah. Ada berbagai isim  berbeda yang digunakan sebagai zharaf zaman, dan kita akan mempelajari dua di antaranya pada bagian ini, yaitu:

Indonesia

Arab

Sebelum

قَبْلَ

Setelah

بَعْدَ

Kaidah Zharaf Zaman

Isim ini termasuk ke dalam jenis objek atau maf'ul (مَفْعُولٌ – maf'ūl); oleh karena itu, kata-kata ini selalu berada dalam kasus akusatif atau manshub (مَنْصُوبٌ – manṣūb) dengan tanda harakat fathah. Akan tetapi, kata-kata ini juga berfungsi sebagai kata yang bersandar atau mudhaf (مُضَافٌ – muḍāf), sehingga kata benda yang mengikutinya (sebagai mudhaf ilaih) akan berada dalam kasus genitif atau majrur (مَجْرُورٌ – majrūr). Contohnya:

Contoh Tambahan

Mari kita ambil beberapa contoh lagi untuk memahami aturan ini:

Pelajaran 16-7
Daftar Isi

Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di FacebookX dan Telegram Channel


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pelajaran 1-1

Pelajaran 1-2