Pelajaran 13-9
Lanjutan
Mari kita lanjutkan belajar bahasa Arab melalui kursus bahasa Arab gratis ini. Kursus ini mencakup tata bahasa Arab atau nahwu (النَّحْوُ – an-naḥwu), sintaksis bahasa Arab, morfologi atau sharaf (الصَّرْفُ – aṣ-ṣarf), dan berbagai pembahasan lainnya.
Tidak ada kaidah atau pola khusus untuk pembentukan jamak tidak beraturan atau jamak taksir (جَمْعُ التَّكْسِيرِ – jam‘u at-taksīr) dari isim muannats (الاِسْمُ الْمُؤَنَّثُ – al-ismu al-mu’annats) atau kata benda feminin dan sifat muannats (الصِّفَةُ الْمُؤَنَّثَةُ – aṣ-ṣifatu al-mu’annatsah) dalam bahasa Arab. Sebagian besar isim muannats membentuk jamak feminin beraturan atau jamak muannats salim (جَمْعُ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ – jam‘u al-mu’annatsi as-sālim).
Namun, beberapa bentuk jamak dari isim muannats diberikan di bawah ini. Bentuk-bentuk tersebut tidak mengikuti pola tertentu yang tetap:
Gambar | Jamak | Tunggal (mufrad) |
| (Anak-anak perempuan) | (Seorang anak perempuan) |
| (Saudari-saudari) | (Saudari) |
| (Gadis-gadis muda) | (Gadis muda) |
| (Para wanita) | Perempuan, wanita |
Silakan follow Pelajaran Bahasa Arab di Facebook, X dan Telegram Channel




Komentar
Posting Komentar